Monchi Yakin Roma Raih Hasil Lebih Baik di Liga Champions

Monchi Yakin Roma Raih Hasil Lebih Baik di Liga Champions

1

Judi Sabung Ayam – Direktur Olahraga AS Roma, Monchi, memberikan prediksi terkait kiprah klubnya di kompetisi Liga Champions musim 2018-2019. Monchi optimis Il Lupi –julukan Roma– bakal mampu meraih hasil lebih baik di Liga Champions musim ini.

Sebagaimana diketahui, Roma memang tampil mengejutkan pada Liga Champions 2017-2018. Sempat tidak diunggulkan untuk lolos dari fase grup, Roma justru tampil luar biasa dengan finis sebagai juara Grup C Liga Champions 2017-2018 dengan mengangkangi Chelsea serta Atletico Madrid.

Di babak 16 Besar, Link Alternatif Sbobet Roma juga mampu melewati hadangan dari Shakhtar Donetsk. Puncak kejutan Roma adalah ketika menyingkirkan Barcelona di babak perempatfinal Liga Champions musim lalu. Roma secara dramatis unggul agresivitas gol tandang dari Barca.

Akan tetapi sayang langkah mereka harus terhenti di babak semifinal. Roma menyerah agregat 6-7 dari Liverpool. Keberhasilan Roma tersebut pun nampaknya memberikan motivasi besar terhadap para pemainnya di Liga Champions 2018-2019. Monchi pun meyakini hal itu bisa berdampak dengan performa luar biasa di atas lapangan.

“Tentu saja saya merasa optimis dengan kiprah kami di Liga Champions musim ini. Saya merasa ada rasa lapar yang besar dari para pemain kami saat ini. Terlebih jika melihat apa yang mereka raih pada tahun lalu,” jelas Monchi, seperti dikutip dari Football Italia, Jumat (31/8/2018).

“Akan tetapi yang jelas, kami akan berusaha keras untuk bisa meraih hasil positif di seluruh turnamen yang kami ikuti. Meski harus diakui bahwa Liga Champions memang memberikan sensasi tersendiri,” tuntas pria berusia 49 tahun tersebut.

Resmi Berlabuh Di Chelsea, Mateo Kovacic Berharap Musim Hebat

Resmi Berlabuh Di Chelsea, Mateo Kovacic Berharap Musim Hebat

4

Taruhan Maxbet – Chelsea merampungkan transfer Mateo Kovacic dari Real Madrid dalam skema pinjaman hingga akhir musim 2018-2019.

Gelandang 24 tahun bergerak ke London sebagai bagian dari kesepakatan trnsfer Thibaut Courtois ke Real Madrid. Pemain internasional Kroasia meninggalkan ibu kota Spanyol setelah tiga musim membela El Real sejak pindah dari Inter Milan pada 2015.

Kovacic hanya membuat 17 penampilan di Liga Spanyol musim lalu dan ia pindah ke Liga Inggris untuk mencari kesempatan bermain reguler di tim utama.

Di Piala Dunia 2018, ia tampil lima kali bersama Timnas Kroasia meski kebanyakan memulai dari bangku cadangan. Ia tampil di tiga laga penyisihan grup dan dua laga knockout yakni 16 besar dan perempatfinal. Sementara di semifinal dan final ia menjadi cadangan yang tak dimainkan.

Antusias jajal liga baru

Berbicara kepada situs resmi Chelsea setelah kepindahannya, Link Sbobet Resmi Kovacic berkata: “Aku sangat senang dan antusias berada di Chelsea. Ini perasaan yang menakjubkan. Aku akan mencoba melakukan yang terbaik untuk klub ini.”

“Ini liga baru untukku, permulaan selalu sulit namun aku yakin pelatih dan rekan-rekan baruku akan membantu. Dan aku mengharapkan musim yang hebat.”

Direktur Chelsea Marina Granovskaia kemudian menambahkan: “Kami sangat senang menyambut Mateo dalam keluarga Chelsea. Ia sangat sesuai dengan kebutuhan kami musim ini. Gayanya sesuai dengan bagaimana Maurizio [Sarri] ingin bermain dan kami sangat yakin ia akan membuktikan menjadi aset berharga untuk klub.”

Lemar Tak Gentar Punya Tantangan Berat Bersama Atletico

Lemar Tak Gentar Punya Tantangan Berat Bersama Atletico

1

Agen Judi Bola – Winger internasional Prancis, Thomas Lemar, tidak mempermasalahkan jika ia harus mengubah gaya bermain di Atletico Madrid. Ia menyatakan siap menerima tuntutan apapun yang ada di klub barunya tersebut.

Sejak ditangani oleh Diego Simeone pada tujuh tahun lalu, Atletico memang erat dengan stereotip kesebelasan yang gemar bertahan. Dasar sepak bola mereka adalah sekadar untuk mencetak gol lebih banyak dari lawannya dengan menguasai jalannya laga dan aktif dalam menyerang bukan sesuatu yang wajib.

Walau kerap dipandang tidak indah oleh sebagian orang namun strategi ini nyatanya sukses membuat nama Atletico kembali harum di level La Liga maupun Eropa. Bersama El Cholo kini Los Rojiblancos telah mengoleksi enam trofi mayor termasuk La Liga, Copa del Rey, Piala Super Spanyol, Piala Super Eropa dan Liga Europa.

Jika bukan karena keperkasaan Real Madrid mungkin kini Atletico juga akan punya dua trofi Liga Champions di lemari gelar mereka. Untuk saat ini klub penghuni Wanda Metropolitano tersebut harus puas dengan dua medali perak yang didapat pada 2014 dan 2016 lalu.

Karena itulah Lemar tidak keberatan mengubah gaya bermainnya yang cenderung taktikal saat masih di AS Monaco. Lagipula pemain sayap kreatif berusia 22 tahun ini cukup percaya diri jika ia punya aspek fisikal yang pantas diandalkan oleh El Atleti.

“Aku tidak pernah keberatan untuk instruksi bermain seperti apapun. Aku punya stamina yang cukup untuk terus berlari selama 90 menit. Di Atletico mereka sangat menghargai kemampuan ini. Apapun akan kulakukan demi klub dan jika berlari adalah jawabannya maka dengan senang hati kujalani,” papar Lemar dalam sesi perkenalannya pada Senin (30/7) lalu.

“Tidak sabar rasanya untuk segera bertemu dengan rekan dan staf kepelatihan baru. Aku ingin sesegera mungkin membiasakan diri. Saat bermain aku senang menjelajah dan sebisa mungkin memberi dampak pada tim,”

“Tujuan kami musim ini mungkin final Liga Champions. Kurasa kami bisa melakukannya mengingat partai puncak akan digelar di kandang sendiri,” pungkas eks SM Caen ini.

Beban besar akan ada di pundak Lemar pada musim mendatang mengingat banderolnya adalah yang tertinggi di sepanjang sejarah transfer Atletico. Link Sbobet Resmi Pemain yang akan mengenakan kostum nomor 11 itu dibeli dari Monaco dengan biaya 60 juta Euro.

Jika adaptasinya tersendat bisa-bisa ia digusur dari posisi pemain utama oleh winger-winger lain mengingat juga ada Gelson Martins yang datang dari Sporting Lisbon. Hal ini bisa terjadi mengingat Lemar tidak mengikuti pramusim secara penuh usai memperkuat Prancis di Piala Dunia 2018.

Bek Manchester City Ini Merasa Iri Prancis Menangkan Piala Dunia 2018

Bek Manchester City Ini Merasa Iri Prancis Menangkan Piala Dunia 2018

2

Situs Judi Casino – Aymeric Laporte merasa iri ketika menyaksikan Prancis memenangkan Piala Dunia karena ia tak termasuk ke dalam skuat yang dibawa oleh Didier Deschamps ke Rusia.

Bek Manchester City, Laporte, termasuk di antara pemain yang “absen” dari tim Les Bleus. Meskipun ia tidak diikutsertakan, ia sempat dimasukkan ke dalam skuat Prancis untuk pertandingan persahabatan pada bulan Maret.

Bek tengah berusia 24 tahun itu juga memenuhi syarat untuk bermain untuk Spanyol dan ia mengaku sulit untuk menonton Les Bleus yang meraih sukses tanpa kehadiran dirinya.

“Ada kecemburuan, jujur saya. Keputusan dibuat dan Anda hanya harus menerima mereka, begitulah yang terjadi dalam sepak bola,” kata Laporte kepada wartawan.

“Itu tidak mengejutkan saya, saat saya tidak terlibat. Saya tidak berada di skuat sebelumnya, tetapi itu tetap saja masih sedikit mengecewakan bagi saya, tidak terlibat di Piala Dunia. Musim panas saya benar-benar bagus. Ada banyak momen bersama keluarga dan teman. Saya sangat senang bisa pulang setelah menjalani musim yang berat,” tambahnya.

Target pertahankan posisi inti

Laporte sekarang fokus pada kehidupannya di Manchester City setelah membantu klub itu untuk meraih gelar juara Premier League musim lalu. Link Alternatif Sbobet Tim asuhan Pep Guardiola juga mengklaim Piala EFL yang melengkapi kesuksesan mereka.

“Saya sudah menjalani enam bulan yang benar-benar bagus di sini. Kami memenangkan dua gelar dan tentu saja, kami memenangkan banyak pertandingan. Akan sangat menyenangkan jika kami bermain di putaran terakhir Liga Champions tetapi itu adalah sesuatu yang bisa kami usahakan tahun ini,” kata mantan bek Athletic Bilbao itu.

“Saya merasa seperti telah menjadi starter sejak saya berada di sini. Saya akan tetap bekerja keras untuk tetap berada di tim inti, dan jika kami memenangkan pertandingan, maka saya berharap bisa berkontribusi. Semua orang ingin menjadi starter dan saya sedang bekerja keras untuk menuju itu,” lanjutnya.

“Pep adalah manajer terbaik di dunia, dia selalu membantu saya untuk menjadi lebih baik dan meningkatkan permainan saya. Dia menuntut, ya, tapi itu tidak menakutkan,” pungkas Laporte.

Chelsea Ungkap Alasan Di Balik Pembajakan Transfer Jorginho Ke Manchester City

Chelsea Ungkap Alasan Di Balik Pembajakan Transfer Jorginho Ke Manchester City

2

Agen CBO855 – Jorginho menjadi pemain pertama yang didatangkan Chelsea musim panas ini, sekaligus paket transfer Maurizio Sarri yang ditunjuk sebagai suksesor Antonio Conte. Sarri akhirnya menjelaskan mengapa dia ingin mantan anak asuhnya di Napoli itu mengikuti jejaknya ke Stamford Bridge.

Gelandang 26 tahun itu lebih diisukan akan merapat ke juara Premier League musim lalu, Manchester City. Bahkan diyakini negosiasi sudah terjadi selama beberapa bulan terakhir, dan kesepakatan terjadi dengan City menyetujui besaran harga yang diminta Partenopei.

Namun pada detik-detik terakhir, Jorginho mengubah keputusannya dengan membelot ke London Barat. Dia ditebus oleh si Biru dengan biaya 57 juta pounds dan memberinya kontrak selama lima tahun. Ekspektasi besar muncul agar Jorginho bisa memberikan peran besar untuk tim musim depan.

Kedatangan Jorginho bisa diterka sebagai paket khusus yang dibawa Sarri ke Chelsea. Berbekal pemahaman keduanya, Sarri menjadikan alasan itu sehingga klub barunya rela memenuhi permintaan pertamanya sebagai manajer.

“Jorginho bukan pemain yang mengandalkan fisik, tapi dia adalah pemain yang berteknik,” ungkap Sarri kepada Chelsea TV.

“Tetapi kualitas yang paling penting, dia adalah pemain yang sangat cepat dalam berpikir sehingga dia memiliki kemampuan untuk menggerakkan bola dengan sangat cepat.” tandasnya.

Sarri telah memulai sesi latihan pertamanya di Chelsea Senin (16/7) sore waktu setempat. Link Alternatif Sbobet Sementara musim baru Premier League akan bergulir kurang dari sebulan lagi. Dia pun membeberkan alasan di balik keputusanya menerima pinangan The Blues.

“Di Premier League ada semua pelatih terpenting di Eropa, mungkin dunia. Bagi saya itu akan sangat menarik untuk bermain melawan Guardiola, melawan Pochettino, melawan Mourinho, melawan Klopp, dan yang lainnya,” imbuhnya.

Sarri tak boleh santai-santai, mengingat tugasnya sangat berat untuk bisa mengembalikan Chelsea ke jalur juara. Mereka gagal mempertahankan mahkota musim lalu, setelah singgasana direbut oleh pasukan Pep Guardiola Manchester City.

Sementara itu kariernya di Napoli musim lalu terbilang pahit, Sarri gagal mengantarkan Partenopei meraih Scudetto pertama sejak 1990 setelah kalah laju di paruh kedua musim dengan Juventus.

Jelang Kroasia vs Inggris, Eric Dier Kagumi Dua Bintang The Blazers

Jelang Kroasia vs Inggris, Eric Dier Kagumi Dua Bintang The Blazers

3

Agen Tangkasnet – Eric Dier melontarkan pujian untuk dua bintang Kroasia, Ivan Rakitic dan Luka Modric. Menurutnya dua pemain itu harus benar-benar dihentikan saat duel Kroasia vs Inggris di semifinal Piala Dunia 2018 tengah pekan ini.

Ivan Rakitic dan Luka Modric sama-sama tampil brilian di Piala Dunia 2018 ini. Kedua pemain itu mampu bahu-mambahu membuat lini tengah Kroasia begitu kuat. Selain itu dua pemain ini juga cukup tajam di depan gawang lawan.

“Mereka adalah dua pemain fantastis, pemain kelas dunia di posisi mereka,” kata Dier pada konferensi pers jelang laga Kroasia vs Inggris.

“Mereka telah bermain di level yang sangat tinggi untuk klub mereka.

“Rakitic saya belum bermain melawan tetapi saya bermain melawan Modric dua kali tahun ini di Liga Champions dan semua orang tahu apa yang dia lakukan di Liga Premier.

“Dia adalah pemain fantastis yang dapat menciptakan momen magis dan saya pikir dia telah menjadi salah satu pemain luar biasa sejauh Piala Dunia ini.

“Mereka adalah dua pemain hebat, semua orang tahu itu. Tapi semoga kami bisa melakukan pekerjaan kami pada hari Rabu sebagai tim dan individu dan menahan mereka,” tandas Dier.

Dalam skema yang diterapkan Gareth Soutgate, Eric Dier biasa menempati posisi gelandang bertahan. Link Sbobet 2018 Dengan bermain di posisi terebut, Dier kemungkinan besar akan terus berduel dengan Rakitic dan Modric pada pertandingan nanti.

Timnas Indonesia U-19 Tetap Targetkan Kemenangan di Laga Melawan Thailand

Timnas Indonesia U-19 Tetap Targetkan Kemenangan di Laga Melawan Thailand

3

Agen Judi Tbsbet – Meski telah dipastikan lolos ke semifinal Piala AFF U-19, Timnas Indonesia U-19 tetap memastikan akan bermain all out dan tak bermain mata di laga terakhir kontra Thailand U-19.

Hal ini disampaikan Pelatih Timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri saat konferensi pers usai pertandingan kontra Vietnam U-19, pada Sabtu 7 Juli 2018 malam WIB.

“Sepakbola zaman Belanda yang bermain begituan (bermain mata). Kita akan bermain semaksimal mungkin di semua pertandingan,” beber Indra.

Timnya juga memastikan tak akan mengalah dan menurunkan pemain lapis kedua. “Kita tidak akan memakai lapis kedua dan mengalah. Tapi memang rotasi pasti ada. Itu yang kita lakukan di setiap pertandingan,” tutur pelatih berusia 55 tahun ini.

“Kita akan serius lawan Thailand nanti!” tegas Indra kembali.

Ucapan sang nahkoda tampaknya diamini sang anak asuh Todd Rivaldo Ferre yang mengaku tetap bermain fokus dan komitmen hingga laga terakhir fase grup meski sudah lolos ke semifinal.

“Teman – teman komitmen tetap fokus pada pertandingan terakhir lawan Thailand. Kita anggap semua pertandingan di fase grup adalah final,” ujar pemain yang memperkuat Persipura Jayapura ini.

Ia pun menargetkan kemenangan di laga kontra Thailand yang berlangsung Senin malam 9 Juli 2018 pukul 19.00 WIB di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.

Garuda Nusantara – julukan Timnas Indonesia U-19 telah memastikan satu tiket ke fase semifinal Piala AFF U-19. Link Alternatif Sbobet Nurhidayat cs kokoh di puncak klasemen sementara dengan raihan 12 poin dari sapu bersih empat laga dengan kemenangan.

Sementara calon lawannya, berada di posisi kedua dengan 10 hasil dari tiga kali kemenangan dan sekali hasil imbang. Thailand hanya membutuhkan hasil seri bila ingin lolos ke fase semifinal Piala AFF U-19.

Serbia Gagal Lolos 16 Besar, Kolarov Dan Matic Isyaratkan Pensiun

Serbia Gagal Lolos 16 Besar, Kolarov Dan Matic Isyaratkan Pensiun

5

Situs Judi Maxbet – Aleksandar Kolarov dan Nemanja Matic kompak akan mempertimbangkan masa depannya bersama Serbia di kancah internasional. Mereka tak menutup kemungkinan untuk pensiun jika tenaga sudah tidak dibutuhkan lagi.

Serbia terpaksa harus tersingkir di babak penyisihan Grup E Piala Dunia, setelah menelan dua kekalahan terakhir menghadapi Swiss dan Brasil. Pada partai pamungkas grup, Elang Balkan takluk 2-0 atas Selecao yang membuat mereka harus berkemas untuk pulang.

Namun demikian, penampilan skuat besutan Mladen Krstajic itu mendapat apresiasi dari pendukungnya. Mereka tampil terbuka dan memberikan perlawanan ketat kepada tim Samba, sayangnya mereka lengah di barisan pertahanan khususnya meninggalkan celah di kedua sayap mereka. Hal itu benar-benar dimanfaatkan oleh Brasil hingga meraih kemenangan.

Kolarov cs mengemas tiga poin, hasil dari satu-satunya kemenangan atas Kosta Rika di laga pembuka grup, dan bek kiri AS Roma itu juga yang menjadi pencetak gol satu-satunya lewat tendangan bebas dalam kemenangan itu. Link Sbobet Resmi Dia memang sudah berusia 32 tahun, dan mengisyaratkan akan berhenti dari kancah internasional.

“Saya akan berbicara dengan orang-orang dari federasi sepakbola, apakah mereka masih melihat saya di tim nasional,” Kolarov, 32, seperti dikutip oleh surat kabar Blic.

“Jika saya tidak dapat berkontribusi pada apa yang dibutuhkan oleh tim nasional, saya tidak akan egois. Itu akan sulit bagi saya tetapi saya akan menjauh,” tambah mantan bek Manchester City tersebut.

Sementara itu, hal sama juga diserukan oleh gelandang Manchester United, Nemanja Matic. Dia merasa lelah karena sudah mengerahkan segalanya untuk Serbia, ia menginginkan istirahat dan hanya ingin fokus untuk kariernya di level klub. Satu syarat yang akan membuatnya mundur dari tim nasional adalah ketika sudah dirasa tidak bisa memberikan kontribusi maksimal.

“Pertama saya butuh istirahat,” kata Matic, yang telah memainkan lebih dari 60 pertandingan musim ini untuk Manchester United dan negaranya. “Aku lelah, baik secara emosional maupun fisik. Kita lihat saja.”

“Jika saya merasa saya tidak dapat memberikan hasil maksimal, saya akan mundur,” tandas Matic, yang akan berusia 30 bulan depan.

Ter Stegen Minta Barcelona Kembali Rekrut Thiago

Ter Stegen Minta Barcelona Kembali Rekrut Thiago

4

Agen judi Sbobet – Kiper Barcelona, Marc-Andre ter Stegen meminta klubnya untuk membawa gelandang Bayern Munich, Thiago ke Camp Nou pada bursa transfer musim panas 2018. Pasalnya kembalinya Thiago ke Barcelona bisa menjadi sesuatu yang penting bagi Barca.

Pada musim ini Thiago telah mencetak tujuh gol dalam32 penampilannya bersama Bayern di semua kompetisi. Namun, pemain berusia 27 tahun itu hanya tampil sebagai starting bersama Bayern di Liga Jerman sebanyak 12 kali.

Pemain berpaspor Spanyol itu telah dikaitkan kembali ke Barcelona dalam beberapa pekan terakhir. Link Sbobet 2018 Hal itu pun disambut baik Ter Stegen dan akan menjadi ide yang brilian untuk bisa mengamankan tandan tangan Thiago.

“Saya ingin memilki Thiago di Barca. Gaya permainannya cocok untuk kami dan dari sudut pandang kami dia adalah pemain yang menarik,” ungkap Ter Stegen, mengutip dari Sportsmole, Jumat (15/6/2018).

“Thiago adalah tipe pemain spesial. Dia pasti akan menawarkan kami kemungkinan yang berbeda. Jika transfer terjadi, itu akan sangat brilian untuknya dan untuk kami,” tambah pemain berusia 26 tahun tersebut.

Thiago sendiri bergabung bersama Bayern pada musim panas 2013 usai memutuskan hengkan dari Barcelona. Performa terbaiknya sendiri ada bersama Bayern, di mana ia telah mencatatkan penampilan sebanyak 153 kali dengan menghasilkan 25 gol dan 27 assist. Sementara bersama Barcelona ia memiliki performa sebanayak 100 kali dengan 11 gol dan 20 assist.

Xavi Kritik Kebijakan Madrid Umumkan Lopetegui sebagai Pelatih Baru

Xavi Kritik Kebijakan Madrid Umumkan Lopetegui sebagai Pelatih Baru

2

Agen judi Casino – Real Madrid secara resmi mengumumkan pelatih baru mereka, Julen Lopetegui, hanya tiga hari sebelum gelaran Piala Dunia 2018. Hal tersebut dinilai mantan kapten Barcelona, Xavi Hernandez, sebagai sebuah kesalahan, karena pada saat itu Lopetegui masih menjabat sebagai pelatih kepala Tim Nasional (Timnas) Spanyol.

Tak ayal, selang sehari setelah pengumuman tersebut, Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF), melalui presiden mereka, Luis Rubiales, memproklamirkan bahwa Lopetegui dipecat dari jabatannya sebagai pelatih Timnas Spanyol. Pasalnya, RFEF menilai kalau Lopetegui tidak memiliki rasa hormat karena membuat keputusan secara mendadak.

RFEF kemudian menunjuk legenda Madrid, Fernando Hierro, sebagai pelatih sementara Timnas Spanyol hingga gelaran Piala Dunia 2018 selesai. Link Alternatif Sbobet Xavi pun mendukung langkah Rubiales tersebut. Meski disebutnya Rubiales mengambil risiko terlalu besar, namun Xavi sepakat bahwa federasi (RFEF) harus lebih tinggi dari kepentingan individu.

“Saya bukanlah orang yang membicarakan itu (Lopetegui bergabung dengan Madrid). Tetapi, itu (pengumuman Lopetegui sebagai pelatih baru Madrid) tidak berada di momen yang paling ideal atau tepat,” ungkap Xavi, menukil dari Goal, Kamis (14/6/2018).

“Keputuan Lopetegui nampaknya terlalu dini, tidak terduga, dan tergesa-gesa, sebuah kejutan bagi semua orang. Saya pikir Rubiales telah bereaksi dengan sangat baik. Dia melihat federasi, yang harus selalu berada di atas individu,” tandas pria yang mengantarkan Timnas Spanyol juara Piala Dunia 2010 itu.