Mario Gotze Buka Peluang Gabung Liverpool

Mario Gotze Buka Peluang Gabung Liverpool

Judi Tbsbet – Banyak faktor yang bisa mempengaruhi seorang pemain bergabung dengan sebuah klub. Salah satu faktor yang umum terjadi adalah soal siapa yang menjadi pelatih di klub tersebut. Seperti yang terjadi pada gelandang Borussia Dortmund, Mario Gotze, yang nayatanya memendam keinginan untuk bereuni dengan mantan pelatihnya, Jurgen Klopp.

Seperti diketahui, Klopp dan Gotze pernah menjalin kerja sama di Dortmund. Kombinasi mereka terbukti mampu menghancurkan dominasi Bayern Munich di Liga Jerman pada 2010-2011 dan 2011-2012. Gotze sebenarnya meninggalkan Dortmund lebih dulu pada 2013 untuk bergabung dengan Bayern. Sementara Klopp meninggalkan Dortmund pada 2015 dan kemudian menjadi pelatih Liverpool hingga saat ini.

Pada musim panas 2016, kala Gotze meninggalkan Bayren, Klopp sebenarnya telah mengajak gelandang asal Jerman itu untuk bergabung dengan Liverpool. Link Sbobet Resmi Akan tetapi, pada saat itu Gotze menolak dan lebih memilih bergabung kembali dengan Dortmund.

Kini, setelah dua tahun berlalu, Gotze pun membuka asa bereuni dengan mantan pelatihnya tersebut. Gotze mengungkapkan kalau Klopp adalah pelatih berkelas dunia. Maka dari itu ia akan senang jika berada di bawah asuhannya lagi.

“Saya, memutuskan untuk meninggalkan Bayern dan Jurgen Klopp berminat membawa saya ke Liverpool. Saya juga berminat untuk bekerja dengannya lagi saat itu. Keinginan ini masih ada. Dia adalah pelatih berkelas dunia dan itulah mengapa ini selalu menjadi pilihan. Saya memutuskan untuk bergabung dengan Dortmund, namun itu bukan keputusan untuk menentang Liverpool atau Klopp. Justru sebaliknya,” ujar Gotze, menukil dari Mirror, Sabtu (9/6/2018).

Mourinho Ungkap Penyebab Kekalahan Man United di Final Piala FA 2017-2018

Mourinho Ungkap Penyebab Kekalahan Man United di Final Piala FA 2017-2018

5

Judi Tbsbet – Pil pahit harus ditelan Manchester United kala berhadapan dengan Chelsea di final Piala FA 2017-2018 yang digelar Minggu (20/5/2018) dini hari WIB. Pelatih Man United, Jose Mourinho, pun membeberkan penyebab timnya bisa menelan kekalahan dari Chelsea.

Mourinho mengaku kurang fitnya kondisi striker andalan Man United, yakni Romelu Lukaku, jadi penyebab utama kekalahan mereka atas Chelsea. Menurutnya, para penggawa Man United perlu kerja ekstra untuk menjebol pertahanan Chelsea karena kondisi Lukaku yang tidak optimal.

Kondisi Lukaku memang tak sepenuhnya prima saat melakoni laga tersebut. Pasalnya, pemain berpaspor Belgia itu baru saja pulih dari cedera. Karena itu, Mourinho baru menurunkan Lukaku pada menit ke-73 untuk menggantikan Marcus Rashford.

Tentu saja, kondisi ini sangat disayangkan pelatih berpaspor Portugal tersebut. Terlebih, Chelsea bermain bertahan usai berhasil membuka keunggulan. Dengan kondisi ini, menurutnya, Man United semakin sulit mengejar keunggulan tim asuhan Antonio Conte karena langkah mereka terus terhalang oleh banyak pemain.

Akibatnya, hasil yang sangat memilukan pun harus diterima The Red Devils –julukan Man United– di ajang tersebut. Mereka gagal merebut trofi Piala FA 2017-2018 karena takluk dari Chelsea dengan skor 0-1. Link Sbobet 2018 Gol semata wayang Chelsea sendiri dicetak oleh Eden Hazard pada menit ke-21. Hazard dapat mengeksekusi dengan baik hadiah penalti yang diberikan wasit usai dirinya dilanggar oleh bek Man United, Phil Jones, di kotak terlarang.

“Saya telah memberikan segalanya dan pemain melakukan hal yang sama. Terasa berat bagi kami bermain tanpa Lukaku dan menghadapi tim yang bertahan dengan sembilan pemain,” ujar Mourinho, sebagaimana dikutip dari Sportsmole, Minggu (20/5/2018).

“Chelsea tidak bodoh. Mereka tahu tim kami bermain tanpa Lukaku atau (Marouane) Fellaini sehingga menempatkan delapan atau sembilan pemain di pertahanan akan membuat mereka menjadi dominan,” lanjutnya.

“Kami membutuhkan kehadiran pemain seperti dia di kotak penalti lawan. Setiap kekalahan pasti menyakitkan, namun saya pulang dengan usaha dan kerja keras. Jadi, tidak ada penyesalan,” tukas Mourinho.

Di Francesco Ingin Roma Tiru Juventus

Di Francesco Ingin Roma Tiru Juventus

Judi Tbsbet – AS Roma memiliki laga krusial kala mereka menjamu Juventus dalam lanjutan pekan ke-37 Liga Italia 2017-2018 pada Senin 14 Mei 2018 dini hari WIB. Meski timnya cukup difavoritkan untuk mengamankan tiga angka lantaran bertindak sebagai tuan rumah, namun Pelatih Roma, Eusebio Di Francesco, justru tidak begitu yakin.

Hal tersebut dikarenakan Di Francesco memahami buruknya rekor pertandingan Roma kala berlaga di kandang mereka sendiri, Olimpico Stadium. Pada musim ini misalnya, dari tujuh kekalahan yang didapat Roma di ajang Liga Italia, enam di antaranya tercipta di Olimpico. Keenam kekelahan tersebut masing-masing didapat dari Inter Milan, Napoli, Atalanta, Sampdoria, AC Milan, dan Fiorentina.

Maka dari itu, Di Fransesco menyebut bahwa Roma masih membutuhkan banyak perbaikan di berbagai area, meski musim ini mereka tampil luar biasa di Liga Champions. Pelatih asal Italia itu meminta anak-anak asuhnya untuk meniru Juventus yang memiliki rekor mentereng kala berlaga di kandang, utamanya sejak ditangani Massimilano Allegri.

Tercatat, sejak ditangani Allegri pada musim panas 2014, hingga saat ini Juve baru mengalami kekalahan sebanyak tiga kali dalam pertandingan kandang mereka di Liga Italia. Link Alternatif Sbobet Di Francesco menilai kalau timnya bisa memperbaiki performanya di kandang, maka bukan tak mungkin Roma akan menjadi penantang dalam perebutan gelar juara Liga Italia.

“Dalam beberapa tahun terakhir, Roma selalu berada satu langkah di belakang. Kami harus melakukan peningkatan di banyak area dan memperkuat skuad, di mana kami kekurangan itu. Langkah terbesar ke depan adalah jika kami memperlakukan setiap pertandingan dengan cara yang sama, sesuatu yang Juventus sangat ahli dalam hal itu,” ujar Di Francesco, seperti dilansir Sportskeeda, Minggu (13/5/2018).

“Kami mengalami terlalu banyak kekalahan di kandang dalam gelaran Liga Italia, namun tidak di Liga Champions, dan lagi itu merupakan bagian dari proses pertumbuhan, mengubah Olimpico Stadium menjadi benteng. Juventus membangun sebagian besar gelar juara mereka dengan rekor pertandingan kandang yang kuat,” lanjutnya.

“Target utamanya adalah untuk tampil di Liga Champions musim depan, baik karena prestise dan juga menumbuhkan mentalitas. Ini bukan mengirim pesan ke tim lain, namun kepada diri kami sendiri dan untuk membangun membantu ambisi kami. Saya pikir Roma telah tumbuh besar selama setahun terakhir, tapi masih ada jalan panjang untuk dilalui,”  tandas Di Francesco.

Ramos: Lionel Messi Intervensi Wasit Laga El Clasico

Ramos: Lionel Messi Intervensi Wasit Laga El Clasico

3

Judi Tbsbet – Sergio Ramos yakin wasit El Clasico, Alejandro Jose Hernandez terpengaruh oleh komentar yang diberikan Lionel Messi saat Barcelona dan Real Madrid bermain imbang 2-2 pada pekan ini.

Hernandez membuat marah pendukung di Camp Nou pada babak pertama karena tidak menghukum Gareth Bale yang melakukan pelanggaran kepada Samuel Umtiti dan mengusir Sergi Roberto menyusul bentrokannya dengan Marcelo.

Para pemain Barca mengitari Hernandez pada akhir 45 menit pertama, dan pendukung tuan rumah mencemooh ia dan asistennya di luar lapangan. Ramos mengatakan bahwa hal itu berlanjut di terowongan, dengan Messi menjadi sosok yang memberikan tekanan kepadanya.

“Messi memberikan sedikit tekanan [pada Hernandez] di terowongan,” kata Ramos kepada wartawan setelah pertandingan.

“Saya tidak tahu apakah ada kamera waktu kejadian itu. Saya tidak tahu apakah di babak kedua [dia] akan melakukan hal yang berbeda [jika tidak menerima tekanan itu],” tambahnya.

Gol pembuka dari Luis Suarez dibalas oleh Cristiano Ronaldo, yang kemudian mengalami cedera pergelangan kaki, untuk membuat skor berada dalam kondisi imbang saat istirahat. Meskipun bermain dengan 10 orang, Barca mampu kembali memimpin ketika Messi mencetak golnya.

Bale setelah itu berhasil mencetak gol untuk membawa Madrid menyamakan kedudukan untuk kedua kalinya, dan tim tamu kemudian tidak mendapatkan penalti ketika Marcelo jatuh di kotak terlarang, dan itu adalah salah satu keputusan yang Ramos rasa dipengaruhi oleh Messi.

Yang lainnya adalah tindakan Suarez kepada Varane sebelum gol Messi tercipta. Link Alternatif Sbobet Bahkan striker asal Uruguay itu mengaku terkejut tindakannya tidak dianggap pelanggaran setelah dia jelas menyandung bek asal Prancis tersebut.

“Saya melanggar Varane sedikit karena dia mengontrol bola dan saya menyentuh kakinya. Tapi itu keputusan wasit. Itu mengejutkan saya,” ujar Suarez.

Ramos juga merasa bahwa Suarez bersalah karena membuang-buang waktu di babak kedua, yang menjadi sebab kenapa dirinya tidak membuang bola keluar saat striker itu terbaring di lapangan.

“Setiap kali lawan cedera dan Anda pikir itu bisa menjadi serius, karena rasa hormat, Anda membuang bola dari lapangan. Tetapi mengetahui gaya dan caranya bermain, dia membuang-buang waktu. Saya menaruh rasa hormat yang tinggi kepada Barcelona, ​​tetapi pada saat itu, dia sama sekali tidak tersentuh,” pungkas Ramos.

Pelatih: Bhayangkara Cocok Bermarkas di Stadion PTIK

Pelatih: Bhayangkara Cocok Bermarkas di Stadion PTIK

3

Judi Tbsbet – Pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy menyebut timnya cocok bermarkas di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, karena kapasitas penonton stadion yang hanya sekitar 3.000 orang.

Pelatih asal Skotlandia ini melanjutkan, jika timnya berkandang di stadion-stadion besar seperti yang dilakukan sebelumnya, yaitu di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur dan Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, dengan kemampuan tampung 30.000 orang, suasana terasa sunyi.

Sebab, ketika pertandingan Bhayangkara digelar di sana, jumlah pendukung setia tim berjuluk “The Guardian” yang datang langsung tak lebih dari seperenam kapasitas stadion.

Bhayangkara FC

“Dengan jumlah penonton seperti itu, atmosfer stadion menjadi lebih terasa,” ujar Simon usai pertandingan Bhayangkara menghadapi PS Tira di Stadion PTIK, Jakarta, Jumat 4 Mei 2018.

“Terasa ada kekosongan di sana. Namun ini tak terjadi jika di PTIK sehingga anak-anak merasa nyaman,” lanjut Simon.

Untuk itu, pria berusia 40 tahun itu pun ingin momen digunakannya Stadion PTIK sebagai markas Bhayangkara FC untuk pertama kalinya, Jumat, menjadi kesempatan untuk membentuk citra “seram” PTIK bagi lawan.

“Kami mau tempat ini terlihat seperti benteng oleh tim-tim lain,” tutur Simon.

Stadion PTIK sendiri diperkenalkan secara resmi sebagai kandang Bhayangkara FC pada Rabu 2 Mei 2018. Link Sbobet 2018 Sebelumnya, tim berjuluk “The Guardian” itu bermarkas di Stadion Gelora Utama Bung Karno, Jakarta (pada laga pembuka Liga 1) dan Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur.

Laga perdana Bhayangkara di Stadion PTIK adalah melawan PS Tira di pekan ketujuh Liga 1 2018, Jumat. Bhayangkara sukses memenangkan pertandingan itu dengan skor 4-2.

Bhayangkara FC

Tiga poin itu adalah kemenangan pertama Bhayangkara dari lima laga terakhir setelah di empat pertandingan Liga 1 2018 sebelumnya mereka kalah dan seri masing-masing dua kali.

Gol-gol Bhayangkara di partai tersebut ditorehkan Vladimir Vujovic (39′), Jajang Mulyana (52′), Teuku Muhammad Ichsan (73′) dan Herman Dzumafo (86′).

Sementara gol PS Tira dibuat oleh Mariano Berriex (30′) dan Aleksandar Rakic (58′).

Kutukan Klub Britania Raya Hadang Madrid Raih Trofi Liga Champions Ke-13

Kutukan Klub Britania Raya Hadang Madrid Raih Trofi Liga Champions Ke-13

3

Judi Tbsbet – SETELAH memastikan tempat di final Liga Champions 2017-2018, Real Madrid langsung memasang target juara. Los Blancos –julukan Madrid– berambisi merebut trofi Liga Champions ke-13, sekaligus semakin mengukuhkan mereka sebagai klub tersukses di kompetisi antarklub Eropa paling prestisius itu.

Akan tetapi, usaha Madrid untuk merebut trofi ke-13 takkan mudah. Sebab di partai puncak, Madrid akan menghadapi klub asal Britania Raya (Inggris), yakni Liverpool. Lantas, ada pertautan apa antara Madrid dengan klub asal Britania Raya? Begini ceritanya.

Semenjak pertama kali tampil di kompetisi antarklub Eropa pada 1955, baik Liga Champions, Piala Winner dan Piala UEFA (sekarang Liga Eropa), Madrid sudah tiga kali menghadapi klub asal Britania Raya di partai puncak. Akan tetapi, hasil negatif selalu didapat klub ibu kota Spanyol tersebut.

Pada Piala Winner 1970-1971, Madrid dipertemukan dengan Chelsea (Inggris) di partai puncak. Saat itu, laga dilangsungkan di Stadion Karaiskakis yang merupakan markas Olympiakos. Hingga waktu normal berakhir, skor sama kuat 1-1. Chelsea unggul lebih dulu lewat Peter Osgood pada menit 56. Beruntung di pengujung pertandingan, Madrid menyamakan kedudukan lewat aksi Ignacio Zoco.

Chelsea vs Madrid

Karena saat itu belum mengenal babak perpanjangan waktu, laga final pun diulang di stadion yang sama dua hari berselang. Kali ini, The Blues –julukan Chelsea– sanggup memenangi pertandingan dengan skor 2-1, lewat gol-gol dari John Dempsey pada menit 33 dan Osgood (39’). Sementara itu, gol tunggal Madrid dikemas Sebastian Fleitas pada menit 75.

Selanjutnya, Madrid kembali bertemu wakil asal Britania Raya, yakni Liverpool pada final Piala/Liga Champions 1980-1981. Saat itu dalam laga yang digelar di Parc des Princes, Madrid racikan Vujadin Boskov takluk 0-1. Gol tunggal Liverpool saat itu dicetak Alan Kennedy pada menit 83.

Alan Kennedy

Pertemuan antara Madrid dengan klub Britania di partai puncak kompetisi antarklub Eropa kembali tersaji di final Piala Winner 1982-1983. Link Alternatif Sbobet Saat itu, Madrid dipertemukan dengan wakil asal Skotlandia, Aberdeen.

Aberdeen racikan Sir Alex Ferguson memenangi pertandingan dengan skor 2-1. Mereka unggul lebih dulu lewat aksi Erick Black pada menit ketujuh. Berselang delapan menit, Madrid menyamakan kedudukan lewat penalti Juanito Gomez Gonzalez. Skor berubah 1-1 dan bertahan hingga waktu normal berakhir.

Kemenangan Aberdeen yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga di masa perpanjangan waktu. Gol kemenangan Aberdeen dicetak John Hewitt pada menit 112. Karena itu, Madrid butuh usaha ekstra keras saat menghadapi Liverpool dalam final yang dilangsungkan di Stadion NSC Olimpiyskiy pada Minggu 27 Mei 2018 pukul 01.45 dini hari WIB, untuk mematahkan kutukan kontra klub asal Britania Raya.

Real Madrid Dapat Istirahat Lebih Panjang Jelang Semi Final Liga Champions, Bayern Munchen Tak Cemas

Real Madrid Dapat Istirahat Lebih Panjang Jelang Semi Final Liga Champions, Bayern Munchen Tak Cemas

Judi Tbsbet – Manajer sementara Bayern Munchen, Jupp Heynckes, merasa tidak perlu ada yang dikhawatirkan dari jadwal longgar Real Madrid jelang leg pertama semi final Liga Champions yang akan digelar pada Kamis (26/4/18) mendatang. Baginya masa rehat yang lebih lama tidak membuat Los Blancos praktis akan lebih superior ketimbang Die Roten di Allianz Arena.

Bayern walau sudah memastikan gelar Bundesliga keenam beruntunnya pada 7 April lalu masih disibukkan dengan berbagai agenda domestik. Dalam dua pekan terakhir ada dua partai liga plus satu DFB Pokal yang harus dimainkan oleh Arjen Robben dkk.

Yang terbaru adalah kala mereka menggebuk Hannover 96 dengan skor 0-3 pada Sabtu (21/4/18) lalu. Hal tersebut membuat FC Hollywood hanya punya lima hari untuk melakukan pemulihan para pemainnya.

Sementara itu Madrid tampak lebih santai karena pertandingan terakhir mereka sebelum berangkat ke Jerman nanti adalah lawan Athletic Bilbao ke Santiago Bernabeu di jornada La Liga ke-34, Kamis (19/4/18). Itu artinya usai menjalani laga sengit yang berkesudahan 1-1 tersebut Los Galacticos masih punya satu pekan penuh untuk melakukan persiapan.

“Anda tidak akan pernah tahu benar apakah itu (waktu istirahat ekstra Madrid) bisa menentukan. Yang terpenting adalah soal mental. Bayern hanya memikirkan apakah semua pemain siap untuk bertanding di hari H atau tidak,” papar Heynckes dikutip Goal.

“Sebelum bermain di Liga Champions penting untuk menang dan itu sudah jadi ‘aturan’ sejak dulu. Kami sudah terbiasa dengan jadwal pertandingan tiga hari sekali. Semuanya bukanlah masalah ketika pemain merasa siap. Mereka harus menunjukkan jika mereka ingin untuk bermain,” pungkas pelatih yang akan segera pensiun kembali usai gelaran musim 2017/2018 ini.

Balas dendam musim lalu

Duel melawan Madrid di semi final nanti sebenarnya cukup menyimpan banyak arti bagi Bayern. Link Alternatif Sbobet Tidak cuma mempertaruhkan kans mereka untuk meraih treble winners musim ini, namun perjumpaan dengan Los Merengues juga beraromakan dendam.

Masih segar dalam ingatan pada musim lalu Bayern tersingkir secara prematur dari Liga Champions akibat bertemu Madrid di fase perempat final. Saat itu pelatih Carlo Ancelotti tidak kuasa mengelak dari kekalahan 6-3 secara agregat usai kalah baik di laga tandang maupun kandang.

De Gea Capai Kesepakatan dengan Madrid

De Gea Capai Kesepakatan dengan Madrid

3

Judi Tbsbet – Manchester United dilaporkan menyerah dalam usaha mempertahankan sang penjaga gawang andalan, David de Gea. Seperti diberitakan Don Balon, Rabu (18/4/2018), Man United akhirnya akan melepas De Gea ke Real Madrid pada bursa transfer musim panas 2018.

Untuk mendatangkan De Gea, Madrid akan memecahkan rekor transfer penjaga gawang. Los Blancos –julukan Madrid– akan menggelontorkan 100 juta euro atau sekira Rp1,7 triliun. De Gea sendiri merupakan target lama Madrid.

Sepeninggal Iker Casillas pada bursa transfer musim panas 2015, Madrid langsung membidik penjaga gawang berusia 27 tahun itu. Bahkan saat itu, kesepakatan antara Madrid dan Man United sudah tercapai. Selain memberikan sejumlah uang, Madrid juga akan memberikan sang penjaga gawang yakni Keylor Navas kepada Man United.

Bahkan di hari penutupan bursa transfer musim panas 2015, Navas sudah berada di bandara Kota Madrid untuk terbang ke Manchester. Akan tetapi, transfer De Gea dan Navas urung terjadi. Hal itu karena keterlambatan Man United dalam mengirimkan dokumen transfer De Gea.

Karena itu jelas, Madrid tak ingin kejadian serupa terulang kali ini. Demi merealisasikan transfer, Madrid langsung mendorong agen De Gea yakni Jorge Mendes. Dalam beberapa hari terakhir Mendes dilaporkan berada di Manchester untuk mempercepat terealisasinya transfer.

Tidak heran De Gea menjadi bidikan. Selain tampil apik di musim-musim sebelumnya, performa brilian juga ditampilkan eks penjaga gawang Atletico Madrid itu musim ini. Link Sbobet Resmi Dari 40 penampilan di semua kompetisi, De Gea telah mencatatkan 20 clean sheet.

Terkhusus di Liga Inggris, De Gea mencatatkan 16 clean sheet dari 33 pertandingan. Raihan 16 clean sheet merupakan yang terbanyak ketimbang penjaga gawang lain yang mentas di Liga Inggris musim ini.

Di Liga Inggris 2017-2018, Man United baru kemasukan 26 gol dari 33 penampilan. Minimnya gol yang masuk ke gawang Man United bisa dibilang berkat penampilan prima De Gea yang sejak 2016 berstatus sebagai kiper utama Tim Nasional (Timnas Spanyol). Satu hal yang pasti, kehadiran De Gea membuat Madrid berpotensi kembali meraih banyak gelarnya, layaknya di sepanjang 2017.

Ini Modal Utama Persib untuk Kalahkan Arema di Malang

Ini Modal Utama Persib untuk Kalahkan Arema di Malang

5

Judi Tbsbet – Persib Bandung punya bekal positif jelang duel melawan Arema FC di Malang pada Minggu 15 April 2018. Kemenangan 2-0 atas Mitra Kukar jadi tambahan energi untuk melanjutkan tren positif dengan mengalahkan Arema di kandangnya sendiri.

Tapi, bagi bek kanan Persib Henhen Herdiana, modal Persib bukan hanya kemenangan atas Mitra Kukar. Persib butuh modal lain, yaitu semangat juang tingkat tinggi.

Hal itu yang kini terus dipupuk dalam benak para pemain ‘Maung Bandung’. Sebab, Persib kini secara perlahan sedang berusaha bangkit dari keterpurukan.

“Kemenangan (atas Mitra Kukar) sih jadi modal. Tapi yang lebih utama itu daya juang kita,” ujar Henhen.

Soal target, ia menegaskan tak ada kompromi. Link Alternatif Sbobet Kemenangan jadi target utama yang tidak bisa ditawar lagi. Status sebagai tim tamu pun tidak membuat Persib ciut.

“Target kita tidak mau kalah, tidak mau draw. Kita mau menang,” tegas pemilik nomor punggung 12 itu.

Disinggung soal kekuatan Arema, Henhen memandang mereka sebagai tim berkualitas. Meski Arema belum meraih kemenangan dalam tiga laga, hal itu bukan ukuran bahwa Persib akan mengalahkan mereka dengan mudah.

“Yang pasti kita tidak bisa meremehkan mereka. Semua tim di Liga 1 berkualitas, tidak bisa dipandang sekarang mereka gimana-gimana. Yang penting saya kerja keras bersama para pemain senior lainnya untuk menunjukkan bahwa kita bisa kerja (keras untuk Persib),” jelas Henhen.

Atletico Kalahkan Sporting 2-0, Simeone Puji Kualitas Diego Costa

Atletico Kalahkan Sporting 2-0, Simeone Puji Kualitas Diego Costa

Judi Tbsbet – Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, memuji kualitas sang penyerang yakni Diego Costa. Hal itu saat Atletico mengalahkan Sporting Lisbon 2-0 di leg I perempatfinal Liga Eropa 2017-2018, Jumat (6/4/2018) dini hari WIB.

Simeone menilai, penampilan Costa di laga kontra Sporting merupakan yang terbaik semenjak penyerang keturunan Brasil itu kembali membela Los Colchoneros –julukan Atletico. Costa kembali bergabung dengan Atletico pada bursa transfer musim dingin 2018, setelah digaet dari Chelsea.

Sejauh ini, penyerang berusia 28 tahun itu sudah tampil di 15 pertandingan dengan koleksi enam gol dan empat assist. Pada laga dini hari tadi, Costa sebenarnya tidak mencetak gol. Akan tetapi, penyerang andalan Tim Nasional (Timnas) Spanyol itu memberi assist atas gol pertama Atletico yang dicetak Koke.

Setelah gol tersebut, Costa mencatatkan statistik impresif. Link Alternatif Sbobet Costa tercatat melepaskan tiga tembakan, memenangi tiga duel udara dan bahkan membuat empat penyelamatan, alias membantu pertahanan Atletico. Hal-hal di atas itulah yang membuat Simeone tak segan melayangkan pujian kepada Costa.

“Sejak Costa kembali, ini merupakan pertandingan terbaiknya. Ia seperti binatang, ia berlari dan berpartisipasi dalam gol. Costa menekan secara keras dan tampil disiplin sepanjang pertandingan,” kata Simeone mengutip dari Marca, Jumat (6/4/2018).

Terlepas dari performa Costa, kemenangan 2-0 atas Sporting membuka jalan Atletico untuk lolos ke semifinal Liga Eropa. Atletico hanya butuh hasil imbang atau kalah tidak lebih dari satu gol saat gantian bertandang ke markas Sporting, Jumat 13 April 2018 dini hari WIB.

Meraih trofi Liga Eropa bisa dibilang satu-satunya kesempatan Atletico untuk memenangi gelar musim ini. Sebab berharap menjadi kampiun di Liga Spanyol, peluang Atletico sangat kecil, mengingat konsistensi yang ditunjukkan Barcelona.

Saat ini hingga Liga Spanyol 2017-2018 memasuki pekan 30, Atletico duduk di posisi dua dengan koleksi 76 angka, tertinggal sembilan poin dari Barcelona di puncak klasemen. Sementara itu jika mampu menjuarai Liga Eropa 2017-2018, hal itu merupakan yang kedua bagi Simeone bersama Atletico. Pada 2011-2012, Simeone juga mengantarkan Atletico menjadi kampiun setelah di final menumbangkan Athletic Bilbao 3-0.