Figo Minta Orang-Orang Hargai keputusan Zidane Tinggalkan Madrid

Figo Minta Orang-Orang Hargai keputusan Zidane Tinggalkan Madrid

Judi Maxbet – Belum lama ini jagat sepakbola sempat dihebohkan dengan pengunduran diri Zinedine Zidane sebagai Pelatih Real Madrid. Kabar pengunduran diri tersebut lekas menjadi viral karena dilakukan secara mendadak. Terlebih lagi, Madrid juga baru saja memenangi gelar juara Liga Champions 2017-2018.

Tak ayal, banyak pihak yang mempertanyakan keputusan Zidane untuk mundur tersebut. Zidane mengungkapkan kalau yang menjadi alasannya pergi dari Madrid adalah karena dia tak ingin terlena. Dalam artian, Zidane tak ingin menjadi pelatih yang baru akan pergi dari sebuah klub setelah dirinya sudah tak bisa memberikan kontribusi lagi di klub tersebut.

Selain itu, Zidane juga menerangkan kalau ia ingin mencari tantangan baru. Link Sbobet Resmi Kepergian Zidane dari Madrid pun masih belum bisa diterima dengan lapang dada oleh sebagian pihak. Menanggapi hal tersebut, mantan pemain Madrid, Luis Figo, menerangkan kalau Zidane mengetahui apa yang terbaik bagi dirinya sendiri.

Maka dari itu, Figo pun meminta kepada orang-orang untuk menghargai keputusan yang telah dibuat oleh Zidane. Terlebih lagi, selama menjabat sebagai Madrid, Zidane telah melakukan hal-hal luar biasa, yang mana itu patut diapresiasi.

“Zidane adalah seorang teman dan semua yang dia lakukan, menurut saya baik. Setelah apa yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir, ia telah mencapai batas tertinggi, melakukannya lebih baik dari itu adalah mustahil. Keputusannya mengejutkan bagi semua orang. Ini adalah keputusan yang Anda harus hargai,” jelas Figo, seperti dilansir 101 Great Goals, Sabtu (9/6/2018).

Conte: Trofi Piala FA Sangat Berharga untuk Musim yang Sulit Ini

Conte: Trofi Piala FA Sangat Berharga untuk Musim yang Sulit Ini

4

Judi Maxbet – Kebahagiaan tengah dirasakan pelatih Chelsea, Antonio Conte, saat ini. Pasalnya, Conte berhasil membawa Chelsea meraih gelar juara Piala FA 2017-2018 usai menaklukkan Manchester City di partai final dengan skor 1-0 pada Minggu (20/5/2018) dini hari WIB.

Conte mengaku kemenangan Chelsea di ajang Piala FA musim ini terasa begitu spesial. Sebab, pelatih berpaspor Italia itu merasa melewati musim yang sangat sulit bersama The Blues –julukan Chelsea– saat ini.

Hasil yang pahit memang harus diraih Chelsea di berbagai kompetisi musim ini. Di ajang Liga Inggris 2017-2018, mereka hanya dapat finis di posisi kelima sehingga gagal merebut tiket untuk tampil di Liga Champions musim depan.

Kemudian, di ajang Liga Champions 2017-2018, asa Chelsea untuk merebut gelar juara juga harus tertutup dalam-dalam karena langkah mereka terhenti di babak 16 besar. Begitu juga di ajang Piala Liga Inggris musim ini. Mereka hanya dapat melangkah hingga babak semifinal.

Karena itu, keberhasilan Chelsea di ajang Piala FA membuat Conte dan para pemainnya merasa begitu bahagia. Link Sbobet 2018 Berkat kemenangan mereka atas Man United, Chelsea pun batal berpuasa gelar pada musim ini.

“Saya sangat puas karena sangat sulit untuk memenangkan Piala FA melawan tim yang sangat hebat seperti Man United. Jadi, kami tentu saja merasa senang. Langkah kami tidak mudah, tetapi saya sangat senang melihat penggemar dan pemain. Mereka layak dengan kemenangan ini, memenangkan trofi penting di musim yang sangat sulit karena berbagai alasan,” ujar Conte, sebagaimana dikutip dari laman resmi Chelsea, Minggu (20/5/2018).

“Pada awal musim, saya merasa musim ini berjalan begitu sulit sehingga kami hanya bisa finis di posisi kelima. Tetapi, semuanya dapat terbayar dengan memenangkan Piala FA, meski kalah di semifinal Piala Liga Inggris,” lanjutnya.

“Kehilangan tempat di Liga Champions tidak baik untuk klub seperti Chelsea dan kami harus jujur untuk mengatakan itu. Tetapi, pada saat yang sama Anda harus mengetahui situasi sebenarnya, untuk memahami tim kami. Pemain telah melakukan yang terbaik dan kelima adalah posisi yang pantas kami dapatkan. Memenangkan trofi penting menunjukkan komitmen dan keinginan besar dari para pemain saya,” tukasnya.

Allegri: Roma vs Juventus Selalu Jadi Pertandingan Besar

Allegri: Roma vs Juventus Selalu Jadi Pertandingan Besar

5

Judi Maxbet – Juventus bakal bertandang ke markas AS Roma dalam lanjutan pekan ke-37 Liga Italia 2017-2018. Laga tersebut merupakan laga yang menentukan bagi Juve, di mana jika mereka berhasil meraih poin, maka gelar Scudetto musim ini dipastikan menjadi milik mereka. Namun demikian, Pelatih Juve, Massimiliano Allegri, enggan memandang remeh lawannya tersebut.

Meskipun di musim ini Juve tetap mempertahankan dominasinya menguasai Liga Italia, namun Allegri memandang Roma sebagai sebuah tim yang tangguh. Maklum saja, pasalnya Roma merupakan tim asal Italia yang melangkah paling jauh dalam gelaran Liga Champions musim ini, yakni hingga semifinal.

Selain itu, pada laga nanti, Roma juga bakal bertanding di hadapan para pendukungnya sendiri yang memadati Olimpico Stadium. Hal tersebut dinilai Allegri akan membuat timnya mengalami kesulitan. Ditambah lagi, para pemain Roma juga disebutnya memiliki kondisi fisik yang kuat.

Tidak hanya di musim ini saja, namun Allegri menyebut bahwa pertandingan melawan Roma di setiap musimnya selalu menjadi pertandingan besar. Hal itu tentunya tak bisa dilepaskan dari sejarah yang dimiliki Roma sendiri, yakni sebagai salah satu klub dari Magnificent Seven Liga Italia.

“Roma vs Juventus selalu menjadi pertandingan besar dan kami akan bermain di tadion yang penuh dari apa yang saya dengar. Ini akan menjadi momen spesial, mereka memiliki para suporter yang bersemangat dan mereka merupakan tim yang telah menikmati laga hebat di Liga Champions,” terang Allegri, seperti dilansir laman resmi Juventus, Minggu (13/5/2018).

Lebih lanjut, Allegri pun memuji pelatih Roma, Eusebio Di Francesco, yang dinilainya telah melakukan tugas luar biasa pada musim pertamanya menangani tim berjuluk I Lupi itu. Link Alternatif Sbobet Ia tak ragu menyebut kalau Di Francesco merupakan salah satu pelatih muda terbaik yang ada saat ini.

“Secara fisik mereka tim yang kuat dan diolah sangat baik oleh pelatih mereka. Eusebio Di Francesco telah melakukan pekerjaan yang fantastis di sana dan tidak mudah untuk mendapatkan hasil yang dia peroleh, utamanya menembus semifinal Liga Champions. Tidak diragukan, dia adalah salah satu pelatih muda terbaik dalam sepakbola,” pungkas Allegri.

Arsenal Disarankan Gaet Asisten Pelatih Manchester City Gantikan Wenger

Arsenal Disarankan Gaet Asisten Pelatih Manchester City Gantikan Wenger

5

Judi Maxbet – Mantan pemain belakang Arsenal, Johan Djourou berpendapat bahwa Mikel Arteta akan menjadi pilihan yang baik sebagai manajer di Emirates Stadium setelah keluarnya Arsene Wenger.

Wenger, yang akan mengundurkan diri pada akhir musim ini, menjalani perpisahan emosional dengan para pendukung The Gunners pada hari Minggu dalam pertandingan kandang terakhirnya sebagai manajer klub melawan Burnley.

Spekulasi berlanjut mengenai siapa yang akan menggantikan manajer berusia 68 tahun itu, dengan mantan bos Barcelona Luis Enrique, pelatih Juventus Massimiliano Allegri dan asisten pelatih Liverpool, Zeljko Buvac termasuk ke dalam pembicaraan.

Djourou mengatakan bahwa tugas menggantikan Wenger adalah pekerjaan yang hampir sangat sulit, tetapi dia yakin Arteta, yang telah bekerja bersama Pep Guardiola di Manchester City selama dua tahun terakhir, bisa menjadi pilihan yang tepat.

“Itu pertanyaan yang sulit karena Arsenal sudah memiliki waktu yang lama dengan satu pelatih yang telah melakukan pekerjaan hebat untuk waktu yang lama,” kata pemain berusia 31 tahun itu.

“Tentu saja, beberapa tahun terakhir mereka tidak begitu berhasil, tetapi apa yang telah dia berikan ke klub, saya pikir Anda tidak dapat menggantikan apa yang dia lakukan. Bagi saya, ini adalah awal yang baru, ini adalah era baru, ini adalah awal yang baru. Saya pikir jika mereka ingin sukses, mereka harus merekrut seseorang yang muda, dengan filosofi yang baik, dengan pikiran yang hebat,” tambahnya.

“Allegri punya pengalaman bagus, Luis Enrique juga, tapi mungkin saya melihat seseorang seperti Mikel Arteta. Karena dia pelatih di bawah Guardiola, jadi dia punya mentalitas sepak bola yang bagus, dan dia bermain untuk Arsenal sebelumnya. Saya berpikir, masa depan akan memberi tahu semuanya, tetapi ada banyak pelatih hebat yang dapat membawa tim ini di masa depan,” lanjutnya.

Djourou bergabung dengan Arsenal saat masih berusia 16 tahun pada tahun 2003 dan kemudian ia mengumpulkan 144 penampilan untuk klub itu, Link Alternatif Sbobet sebelum bergabung dengan Hamburg dalam kesepakatan permanen pada tahun 2014.

Vamos Mataram ke Final Pro Futsal League 2018 Usai Tundukkan Permata Indah 3-2

Vamos Mataram ke Final Pro Futsal League 2018 Usai Tundukkan Permata Indah 3-2

4

Judi Maxbet – Laga semifinal pertama Pro Futsal League 2018 mempertemukan Permata Indah Manokwari kontra Vamos Mataram di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), pada Sabtu (5/5/2018) siang WIB. Vamos yang tampil dengan kekuatan penuh berhasil memastikan diri lolos ke babak final setelah mengalahkan rivalnya, Permata Indah Manokwari, dengan skor 3-2.

Pertandingan semifinal tersebut berjalan cukup seru. Jual beli serangan diperlihatkan kedua tim di sepanjang laga. Vamos berhasil memegang kendali permainan berkat penampilan apik dari pemain flank asal Iran, Ali Abedin.

Ali yang musim lalu juga memperkuat Vamos kembali menunjukkan kelasnya di lapangan. Pemain bertubuh jangkung itu selalu bisa merusak konsentrasi para pemain Permata Indah dengan aksi solonya menyisir pinggir lapangan.

Tidak hanya Ali, pemain Vamos lainnya, seperti Bambang Bayu Saptaji dan Syahidansyah Lubis, juga kerap menebar ancaman di depan gawang Permata Indah yang dijaga ketat Tely Salendra. Tidak bisa dimungkiri, kedua pemain tersebut memang menjadi duet yang cukup ditakuti tim lawan.

Tetapi, bintang pada pertandingan tersebut adalah Andri Kustiawan. Pemain berjuluk The Tractor tersebut menjadi sosok menakutkan di daerah bertahan Permata Indah. Tiga gol Vamos juga berhasil tercipta dari kakinya. Sumbangan tiga gol pada pertandingan semifinal tersebut membuat Andri semakin kukuh di puncak top skor sementara dengan koleksi 25 gol.

Andri Kustiawan membuka keunggulan Vamos setelah memanfaatkan umpan dari Bayu Saptaji. Flank kiri Vamos itu memberikan umpan terukur ke tiang dua yang langsung disambut Andri. Link Sbobet 2018 Dua gol lainnya juga diciptakan Andri Kustiawan berkat kerja sama apik dengan pemain Vamos lainnya.

Permata Indah yang tertinggal langsung merespons dengan tampil lebih keluar. Memanfaatkan sisi lapangan, mereka berhasil menggempur para pemain Vamos. Akan tetapi, hingga peluit panjang dibunyikan, Permata Indah gagal membalas kekalahan mereka dari Vamos.

Seperti diketahui, kedua tim sempat bertemu pada partai final Pro Futsal League pada tahun lalu. Saat itu, Vamos keluar sebagai juara setelah menundukkan Permata Indah dengan skor 8-3.

Wijnaldum Tak Sangka Bakal Antarkan Liverpool ke Final Liga Champions 2017-2018

Wijnaldum Tak Sangka Bakal Antarkan Liverpool ke Final Liga Champions 2017-2018

5

Judi Maxbet – Gelandang Liverpool, Georginio Wijnaldum, mengaku tak menyangka bisa mencetak gol ke gawang AS Roma di leg II babak semifinal Liga Champions 2017-2018, Kamis (3/5/2018) dini hari WIB. Berkat gol yang dicetaknya, Liverpool pun memastikan diri melenggang ke final Liga Champions musim ini.

Wijnaldum memang memberikan kontribusi besar atas lolosnya Liverpool ke partai final Liga Champions. Sebuah gol berhasil dilesakkan Wijnaldum ke gawang Roma yang dijaga ketat Alisson Becker pada menit ke-25. Gol Wijnaldum pun membuat Liverpool dapat mengejar keunggulan Roma pada laga tersebut.

The Reds –julukan Liverpool– pun dipastikan lolos ke babak final karena berhasil mengungguli Roma dengan agregat skor 7-6. Keunggulan ini didapatkan Liverpool berkat kemenangan mereka di laga leg I yang berakhir dengan skor 5-2.

Pemain berpaspor Belanda itu pun mengatakan bahwa gol di laga leg II itu tercipta karena sebuah keberuntungan. Dirinya yang tengah berada tepat di depan gawang Roma tak menyangka bakal mendapatkan umpan cantik. Tak berpikir lama, bola itu pun langsung dilesakkan Wijnaldum ke gawang Roma.

“Itu adalah waktu yang sempurna, benar-benar sempurna. Saya berdiri di depan kiper Roma dan tiba-tiba secara mengejutkan bola datang ke arah saya dan gol pun tercipta,” ujar Wijnaldum, sebagaimana dikutip dari Soccerway, Kamis (3/4/2018).

Kini, perasaan bahagia pun tengah menyelimuti diri Wijnaldum serta rekan-rekannya karena berhasil meraih satu tiket ke babak final. Link Alternatif Sbobet Wijnaldum dengan tegas mengatakan takkan menyia-nyiakan kesempatan yang tinggal selangkah lagi meraih gelar juara di Liga Champions.

Karena itu, berbagai persiapan akan dilakukan dirinya serta para pemain Liverpool lainnya agar dapat mewujudkan tekad mereka, yakni mengangkat trofi si Kuping Besar pada musim ini. Menurut Wijnaldum, persiapan secara fisik maupun mental penting dilakukan karena lawan yang dihadapi begitu berat.

“Real Madrid adalah lawan yang tangguh. Mereka memiliki banyak pemain bagus. Meski begitu, kami tetap yakin bisa meraih kemenangan karena kami juga memiliki banyak pemain bagus,” tukas Wijnaldum.

Thomas Muller Bicara Peluang Bayern Munchen Di Semi Final Liga Champions

Thomas Muller Bicara Peluang Bayern Munchen Di Semi Final Liga Champions

3

Judi Maxbet – Pemain andalan Bayern Munchen, Thomas Muller menyatakan timnya memiliki peluang yang bagus ketika menghadapi Real Madrid di semi final Liga Champions tengah pekan mendatang.

Bayern akan bertindak sebagai tuan rumah terlebih dahulu pada, Kamis (26/4) dini hari WIB mendatang. Kemudian satu pekan berselang tim asuhan Jupp Heynckes itu akan bermain tandang ke markas Santiago Bernabeu, markas Real Madrid.

“Peluang melawan Real Madrid terlihat bagus,” kata Muller seperti yang dilanisir dari situs resmi Bundesliga.

“Kami tidak sampai ke semi final Liga Champions dengan keberuntungan.

“Kami dalam masa yang bagus dan pertandingan ini datang di waktu yang tepat. Sedangkan hasil dari pertandingan nanti masih harus kita lihat.

“Saya yakin kami takkan membiarkan mereka, tapi saya bisa mencium seusatu di laga tersebut,” tegas pemain andalan timnas Jerman itu.

Musuh lama

Bayern Munchen bukan kali ini saja melawan Real Madrid di semi final Liga Champions. Link Alternatif Sbobet Dalam enam tahun terakhir dua tim ini sudah dua kali bertemu di fase empat besar dengan hasil sama kuat.

Pertemuan pertama kedua tim dalam enam tahun terkahir terjadi di musim 2011-2012 lalu. Kala itu Die Roten berhasil menyingkirkan Madrid melalui drama adu penalti. Sedangkan duel terakhir kedua tim di semi final Liga Champions terjadi di musim 2013-14, ketika itu Los Blancos sangat dominan dengan menyingkirkan raksasa Bavaria dengan agregat 5-0.

Valverde: Rotasi Pemain saat Hadapi Celta Vigo Sudah Tepat!

Valverde: Rotasi Pemain saat Hadapi Celta Vigo Sudah Tepat!

Judi Maxbet – Barcelona harus meraih hasil 2-2 kala menghadapi Celta Vigo dalam laga lanjutan Liga Spanyol 2017-2018, Rabu (18/4/2018) dini hari WIB. Faktor rotasi pemain yang dilakukan Barcelona pada laga itu pun dianggap menjadi penyebab hasil imbang tersebut.

Menanggapi penilaian tersebut, pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, pun buka suara. Menurutnya, langkah yang dilakukan olehnya untuk mengistirahatkan beberapa pemain andalan saat bertandang ke markas Celta Vigo merupakan keputusan yang tepat.

Valverde menegaskan Barcelona tidak akan mengambil risiko besar dengan memaksakan pemain melakoni laga tersebut. Blaugrana –julukan Barcelona– tentu tidak ingin kehilangan asa meraih trofi Copa Del Rey musim ini jika memainkan pemain andalannya pada laga tersebut.

Karena itu, Valverde menilai langkah yang diambilnya sudah sangat tepat. Terlebih, pada pertemuan Barcelona dan Celta Vigo sebelumnya, strategi merotasi pemain dapat memberi pengaruh yang cukup positif.

“Memang benar ada perubahan. Ada pemain yang saya istirahatkan karena telah bermain terus-menerus dalam beberapa pertandingan terakhir. Saya pikir langkah ini sudah tepat,” ujar Valverde, sebagaimana dikutip dari Soccerway, Rabu (18/4/2018).

“Melakukan banyak perubahan secara sengaja memang sangat berisiko. Namun, kami yakin melakukannya karena berhasil meraih hasil yang manis saat berhadapan dengan Celta Vigo di ajang Copa del Rey pada Januari lalu,” lanjutnya.

“Saya pikir kami sudah bermain dengan cukup baik pada pertandingan ini. Mari kita lihat apakah bisa kami lakukan untuk para penggemar pada Sabtu (Minggu dini hari),” tukas pelatih berpaspor Spanyol tersebut.

Meski gagal meraih kemenangan, hasil pertandingan Barcelona kontra Celta Vigo tak memberi pengaruh terhadap posisi mereka di klasemen sementara Liga Spanyol 2017-2018. Link Sbobet Resmi Tim asuhan Valverde itu masih bertengger di puncak klasemen sementara Liga Spanyol 2017-2018 dengan torehan 83 poin.

Langkah Barcelona untuk meraih gelar juara Liga Spanyol musim ini pun semakin dekat. Mereka hanya membutuhkan dua kemenangan lagi untuk memastikan diri keluar sebagai kampiun pada kompetisi tertinggi di Spanyol tersebut.

Iniesta Akui Telah Putuskan Masa Depannya dengan Barcelona

Iniesta Akui Telah Putuskan Masa Depannya dengan Barcelona

Judi Maxbet – Gelandang Barcelona, Andres Iniesta, mengatakan telah membuat keputusan terhadap masa depannya dengan klub. Meski demikian, ia mengaku akan berbicara terlebih dahulu kepada Barcelona mengenai keinginannya dalam berkarier.

Pemain berusia 33 tahun tersebut digosipkan akan pergi meninggalkan Azulgrana –julukan Barcelona- pada akhir musim 2017-2018. Iniesta kabarnya telah menerima tawaran menggiurkan dari Liga Super China (CSL).

Kapten Barcelona ini kian mendorong spekulasi mengenai kepergiannya pada akhir musim ketika Roma sukses menumbangkan Barcelona di kompetisi Liga Champions. Alhasil banyak kabar mengatakan bahwa pertandingan melawan Serigala Ibu Kota tersebut bisa menjadi pertandingan Liga Champions terkahir Iniesta bersama Barcelona.

Pemain kunci Barcelona tersebut juga dihadiahi tepuk tangan yang sangat meriah dari para penggemarnya setelah sukses menumbangkan Valencia dengan skor 2-1 pada pekan ke-32 Liga Spanyol pada Sabtu 14 April 2018. Link Alternatif Sbobet Iniesta mengaku bahwa apapun yang ia pikirkan saat ini telah dibuatkan berdasarkan rencananya.

“Saya sudah memutuskan apa yang akan saya lakukan. Saya selalu mendapat kasih sayang dari para penggemar. Saya berterima kasih kepada mereka yang sudah ada di sana selama lebih dari 20 tahun. Dukungan mereka sangat penting untuk memenangkan pertandingan,” cetus Iniesta, sebagaimana dilansir dari Soccerway, Minggu (15/4/2018).

“Ketika saya harus memberikan pendapat saya, klub akan mengetahuinya dan kemudian orang lain akan mengetahuinya. Sekarang saya senang dengan pertandingan hari ini, karena menurut saya Liga Spanyol sangat berarti,” lanjutnya.

“Kekecewaan dan hal-hal yang kami lakukan sangat buruk. Mereka terluka. Hal-hal yang kami lakukan dengan baik juga ada di sana untuk dinikmati. Kami memiliki dua jalan, bersedih atau pergi berkabung dan bergerak maju,” sambungnya.

Iniesta juga membantah kabar miring yang mengatakan bahwa telah terjadi pertikaian antara para pemain dan pelatih, Ernesto Valverde setelah mengalami kekalahan telak dengan skor 3-0 melawan AS Roma di leg kedua Liga Champions.

“Ketidaksepakatan dengan pelatih sama sekali tidak ada. Ini adalah tentang cara para pemain bermain. Banyak hal gagal dilakukan. Roma tidak akan rugi. Kami tidak tahu bagaimana beradaptasi dengan pertandingan. Hal-hal yang tidak dapat dijelaskan bisa terjadi seperti kebangkitan kami saat melawan Paris Saint-Germain (PSG) musim lalu,” tutupnya.

Balotelli: Jika Saya Berkulit Putih, Saya Tak Akan Dapat Banyak Masalah

Balotelli: Jika Saya Berkulit Putih, Saya Tak Akan Dapat Banyak Masalah

5

Judi Maxbet – Salah satu masalah yang hingga saat ini masih menjadi problema utama dalam dunia sepakbola adalah perihal tindakan rasis. Bahkan perlakuan rasis ini tak hanya dilakukan oleh kelompok suporter, tapi juga terkadang dilakukan oleh pesepakbola itu sendiri.

Salah satu pemain yang kerap mendapatkan perlakukan rasis adalah striker kepunyaan OGC Nice, Mario Balotelli. Teranyar, striker 27 tahun itu mendapat perlakuan rasis saat timnya berlaga di ajang Liga Prancis menghadapi FCO Dijon pada 10 Februari 2018.

Saat itu, Balotelli mencoba melaporkan perlakuaan tidak menyenangkan yang diterima olehnya kepada wasit yang memimpin jalannya pertandingan. Namun, alih-alih mendapat perlindungan, Balotelli justru diganjar kartu kuning.

Kesal dengan perlakukan tersebut, Balotelli pun membulatkan tekad untuk kembali ke Italia pada musim depan. Mantan striker AC Milan itu menilai bahwa bermain di Italia akan lebih mudah baginya. Pasalnya, Balotelli menilai bahwa Italia bukanlah negara yang rasis. Meskipun diakuinya kalau ia terkadang masih menerima hal tidak menyenangkan tersebut di sejumlah tempat di Italia.

Diakui oleh Balotelli bahwa adalah hal yang wajar jika terdapat segelintir orang yang tidak suka kepadanya. Link Alternatif Sbobet Bahkan, striker berpaspor Italia itu mengakui kalau perbuatannya kerap membuat jengkel orang-orang. Namun, Balotelli merasa kalau perlakuan rasis yang didapat olehnya telah di luar batas. Ia pun berandai-andai jika dirinya berkulit putih, ia meyakini tak akan mendapat banyak masalah seperti sekarang ini.

“Di beberapa stadion, orang-orang meneriakkan ‘Tidak ada orang Italia yang hitam’ kepada saya. Namun, saya adalah bukti bahwa itu ada. Bahkan jika saya orang Italia, lahir dan tumbuh di Italia, undang-undang menyatakan bahwa saya hanya menjadi orang Italia begitu saya berusia 18 tahun,” ucap Balotelli, menukil dari Football Italia, Jumat (6/4/2018).

“Hukumnya salah, dan itulah mungkin mengapa sampai hari ini beberapa orang melihat kulit hitam sebagai warna keberagaman, inferioritas kesalahan di tengah foto tim,” lanjutnya.

“Saya pikir jika saya berkulit putih, saya akan mendapatkan masalah lebih sedikit. Mungkin saya menyebabkan beberapa masalah saya sendiri dan kadang-kadang memiliki sikap yang salah. Namun, apakah saya akan dimaafkan lebih cepat jika berkulit putih? Saya kira ya,” sambung striker yang dikenal Bengal itu.

“Italia bukan negara rasis, tetapi memiliki rasis di dalamnya. Perubahan ada di tangan generasi berikutnya dan kami harus mengajarkan anak-anak kami bahwa semua orang adalah sama, meskipun penampilannya berbeda,” tutup Balotelli.