Ronaldo Bisa Cetak 40 Gol Per Musim Bersama Juventus

Ronaldo Bisa Cetak 40 Gol Per Musim Bersama Juventus

1

Agen Casino021 – Antonio Cassano mengaku awalnya tak begitu suka dengan sosok Cristiano Ronaldo. Namun, perlahan ia mulai mengaumi bintang asal Portugal itu. Bahkan, Cassano memprediksi Ronaldo akan bisa mencetak hingga 40 gol di Serie A secara konsisten.

Ronaldo telah dipastikan menjadi milik Juventus. Musim 2018-19 ini akan menjadi musim perdananya menjajal kompetisi bernama Serie A.

“Dia (Ronaldo) memiliki karunia ini dari Ibu Alam, tetapi di atas semua mentalitasnya, konsistensi pelatihannya, profesionalisme-nya – semua hal yang saya benci,” kata Cassano, yang pernah 39 kali memperkuat timnas Italia.

“Saya sangat mengaguminya karena kemampuannya untuk selalu fokus. Dia akan tetap dalam sejarah selamanya sebagai salah satu yang hebat dan dia layak mendapat kesuksesan ini, karena dia tak mendapatkannya hanya melalui bakat, tetapi di atas semuanya melalui kerja keras.

“Saya cukup beruntung untuk bermain untuk Real Madrid saat itu tim dari Galacticos. Saya tahu cara kerjanya ada. Real Madrid lebih besar dari salah satu juara, bahkan satu yang mencetak 450 gol, Link Alternatif Sbobet jadi saya tidak kaget menjual dirinya Mereka melakukannya tanpa David Beckham, Ronaldo dan Raul, sehingga mereka bisa bertahan tanpa dirinya.”

“Cristiano akan memiliki pengalaman baru yang luar biasa, Juve akan membayarnya gaji yang mahal, tetapi masih senang karena 100 juta eudo untuk pemain seperti itu adalah harga murah,” lanjut Cassano.

“Dia berumur 33 tahun menurut akte kelahirannya, tapi dia menjaga fisiknya dengan sangat hati-hati, hampir gila. Dengan level Serie A ini, dia bisa mencetak 30-40 gol per musim untuk waktu yang lama,” tandas Cassano.

Ketika memperkuat Real Madrid, Ronaldo secara konsisten selalu bisa mencetak lebih dari 40 gol di tiap musimnya. Menarik untuk melihat pakah tren itu bisa berlanjut atau justru terhenti saat ia bermain untuk Juventus.

Peter Shilton Ungkap Rahasia Keberhasilan Inggris Lolos Ke Semifinal Piala Dunia 2018

Peter Shilton Ungkap Rahasia Keberhasilan Inggris Lolos Ke Semifinal Piala Dunia 2018

5

Agen Togel – Pemilik jumlah penampilan terbanyak bersama tim nasional Inggris, Peter Shilton, yakin bahwa kebersamaan dalam skuat Gareth Southgate telah menjadi faktor kunci dalam kesuksesan mereka lolos ke semifinal Piala Dunia 2018.

Skuad Inggris mencapai babak empat besar Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam 28 tahun terakhir setelah mengalahkan Swedia dengan skor 2-0 pada hari Sabtu. Mereka akan bermain melawan Kroasia pada hari Rabu di Moskow untuk meraih tempat di final.

Shilton, penjaga gawang Inggris saat mereka terakhir kali mencapai empat besar pada 1990, mengatakan kepada Sky Sports News bahwa identitas kolektif tim saat ini dapat membantu Inggris mencapai final Piala Dunia pertama mereka sejak 1966.

“Tidak ada satu pun ego dalam tim. Tidak ada pemain besar yang mengatakan, ‘Lihat, saya bintang turnamen, ini semua tentang saya, publisitas media tentang saya’. Pemain terbaik kami adalah Harry Kane dan lihat betapa rendah hatinya. Saya pikir itulah yang dilakukan tim. Kebersamaan mereka adalah faktor besar dalam kesuksesan mereka,” ujarnya.

Shilton juga mengungkapkan bahwa dirinya sempat ragu dengan kurangnya pengalaman Gareth Southgate, yang diangkat sebagai manajer Inggris pada 2016. Pekerjaan manajerial pertamanya adalah di Middlesbrough sejak 2006 hingga 2009, dan dia ditunjuk sebagai manajer Inggris U-21 pada 2013.

Namun, setelah tampil mengesankan di turnamen pertamanya sebagai manajer Inggris, Link Alternatif Sbobet Shilton yakin sikap Southgate yang tenang telah berada di balik kesuksesannya.

“Dia mengejutkan saya. Saya memiliki keraguan tentang dia, saya harus mengatakan itu, hanya karena dia tidak memiliki banyak pengalaman dalam sisi manajemen. Tetapi dia membuktikan mampu melakukannya dengan tenang, dia membuat para pemain percaya bahwa segala sesuatu mungkin terjadi,” tambahnya.

“Sir Alf Ramseys, Brian Cloughs, Sir Bobby Robsons, mereka memiliki sikap tenang yang diteruskan ke para pemain, dan saya pikir meskipun Gareth Southgate belum termasuk dalam kategori itu, mungkin dia akan bisa dijajarkan dengan sosok-sosok itu jika dia memenangkan Piala Dunia, dia memiliki sikap tenang yang tersalur kepada para pemain,” pungkasnya.

John Stones: Kolombia Adalah Tim Paling Kotor Yang Pernah Saya Hadapi!

John Stones: Kolombia Adalah Tim Paling Kotor Yang Pernah Saya Hadapi!

4

Agen Casino021 – John Stones masih geram dengan para pemain Kolombia yang dianggapnya bermain kasar di laga 16 besar. Ia menyebut Los Cafeteros sebagai tim yang paling kotor yang pernah ia hadapi selama kariernya.

Stones memainkan peran di jantung pertahanan St George Cross menghadapi Kolombia. Pasukan Gareth Southgate mampu mengatasi Radamel Falcao cs lewat babak adu penalti, menyusul hasil imbang 1-1 yang mewarnai 120 jalannya pertandingan.

Dalam beberapa kesempatan, laga ini dinodai dengan banyaknya insiden dan pertikaian di atas lapangan. Hingga enam pemain Kolombia mendapat kartu kuning dari wasit, dari total delapan kartu yang keluar dari kantong wasit pada laga tersebut.

Stones yang juga terlibat dalam panasnya duel di Spartak Stadium itu mengaku telah kehilangan simpatinya untuk Kolombia. Dia bersyukur karena Inggris lolos ke perempatfinal dan akan berjumpa Swedia di Samara Arena.

“Permainan itu sangat aneh. Mungkin mereka [Kolombia] adalah tim terkotor yang pernah saya hadapi,” geram Stones.

“Dalam situasi ketika kami memenangkan penalti, mereka mengelilingi wasit, bahkan mendorong wasit. Sebuah tandukan kepala, saya yakin Anda semua telah melihatnya. Merusak titik penalti. Banyak hal-hal yang saya yakin Anda belum pernah dengar.”

“Semua hal yang tidak Anda dengar dalam pertandingan sepak bola. Atas nama kami, itu menunjukkan karakter besar untuk menjaga kepala tetap dingin dan tidak terjebak dalam permainan mereka.”

Stones mengaku Inggris bisa menemui kesulitan jika ikut terseret dalam perminan keras yang diusung Kolombia. Link Sbobet 2018 Ia menilai permainan Inggris berjalan sesuai rencama meskipun skor pertandingan di waktu normal berakhir imbang.

“Ketika Anda memainkan tim yang ingin merusak dan mengganggu momentum Anda, terkadang Anda dapat terseret ke dalamnya. Itu yang mereka inginkan.”

“Kami tetap berpegang pada rencana kami dan terus bermain sepakbola. Ini adalah pertanda bagus bagi tim untuk memiliki kualitas semacam itu, untuk memiliki visi tentang apa yang kita inginkan dari rencana permainan.”

“Ini adalah situasi yang sulit untuk berada di dalamnya, tetapi kami mengatasinya dan dapat dibanggakan.” pungkasnya.

Stones dan rekan di barisan belakang, Harry Maguire serta Kyle Walker sejauh ini menunjukkan penampilan yang sangat baik di Piala Dunia. Meski gawang Pickford selalu kebobolan satu gol dalam empat laga yang sudah dijalani.

Jelang Brasil vs Belgia, Willian Percaya Neymar Akan Jadi Kunci Kemenangan

Jelang Brasil vs Belgia, Willian Percaya Neymar Akan Jadi Kunci Kemenangan

2

Agen Judi Casino – Willian memuji peran Neymar yang dianggapnya luar biasa untuk Brasil, dan yakin striker termahal dunia itu akan terus meningkat kualitasnya jelang perempatfinal melawan Belgia di Kazan Arena, Sabtu (7/7) dini hari WIB.

Neymar lebih banyak mendapat kritik karena performa yang lambat panas selama di babak penyisihan grup. Tetapi dia sudah mencetak dua gol dan satu assist dalam empat pertandingan bersama Selecao.

Dan pada pertandingan terakhir, Neymar mampu menjadi kunci kemenangan 2-0 Brasil atas Meksiko di babak 16 besar. Dia mencetak satu gol dan satu assist untuk gol Roberto Firmino, meski aksi teatrikalnya masih tetap dilakukan dalam pertandingan tersebut.

Bintang Paris-Saint Germain itu memang baru saja kembali dari cedera, hingga penampilannya kurang mengesankan sejauh ini. Tapi Willian merasa Neymar akan semakin membaik penampilannya dan mengantarkan Selecao meraih mimpi di Piala Dunia.

“Semua dari kami tahu betapa pentingnya dia [Neymar] untuk tim kami dan apa tingkat kualitasnya,” kata Willian.

“Dia telah bermain lebih baik satu pertandingan setelah yang lain juga. Rencana kami adalah terus berkembang, meningkatkan performa, sampai kita mencapai final jika kita cukup beruntung,”

“Dia pemain yang hebat, dia bisa memutuskan permainan kapan saja, kita semua tahu itu. Jadi saya juga sangat senang karena dia bermain.”

Di babak perempatfinal, Brasil akan berjumpa Belgia. Dan ini akan menjadi laga menarik di mana Willian akan melawan rekan setimnya di Chelsea, Thibaut Courtois.

“Saya pikir sulit untuk bermain melawan dia [Courtois] karena dia sangat bagus dan dia tinggi. Link Alternatif Sbobet Tapi, saat ini kami harus melakukan sesuatu yang spesial untuk mencetak gol melawan dia,” kata Willian.

“Kami tahu kualitas yang dia miliki tetapi saya pikir kami harus melakukan semua untuk mencetak gol melawan dia. Itulah yang kami inginkan saat ini,”

“Kami memiliki penjaga gawang di sini, kami memiliki kualitas seperti dia Alisson, Ederson, dan Cassio dan saya pikir kami memiliki banyak kiper dengan banyak kualitas.” tutup Willian.

Carrick: Lingard Punya Gaya Permainan Unik

Carrick: Lingard Punya Gaya Permainan Unik

5

Agen Judi Sbobet – Playmaker Manchester United dan Inggris Jesse Lingard memiliki gaya bermain yang unik. Hal itu diutarakan menurut mantan gelandang United, Michael Carrick.

Lingard, 25 tahun, tampil baik di Piala Dunia 2018 ini. Gelandang mungil itu sejauh ini telah mencetak satu gol di Rusia. Gol itu dicetak dengan indah ke gawang tim debutan Panama di fase grup lalu.

Berbicara kepada wartawan melalui situs resmi Manchester United Carrick mengatakan: “Saya ingat, ketika itu saya sempat menonton Jesse di lapangan belakang [di Aon Training Complex] ketika dia masih muda.”

“Dia pasti sudah 15 tahun dan saya melihat anak kecil mungil ini berkeliaran. Anda bisa melihat kemampuan yang dia miliki – gerakannya, kesadarannya [membaca permainan], dan semua hal semacam itu.”

Kemudian, Carrick percaya kerja keras dan dedikasi dari Lingard sekarang jelas terlihat dengan baik klub dan tim nasional .

“Itu hanya tentang fisiknya dan memberinya waktu untuk berkembang. Anda tidak dapat memberikan kredit yang cukup kepada staf di belakang layar karena membiarkannya mengambil kesempatan sendiri untuk berkembang dan mendidiknya dengan cara yang berbeda. Sekarang, jelas kami mendapat imbalan dari itu.”

“Dia memiliki musim yang hebat [di 2017/18], mencetak banyak gol dan dia sekarang menjadi pemain penting bagi kami,” tandas Carrick yang pensiun sebagai pemain begitu musim 2017-18 berakhir.

Inggris akan menghadapi Swedia di babak perempat final Piala Dunia 2018. Link Alternatif Sbobet Skuat Gareth Southgate itu mengincar babak semi final di ajang besar yang terakhir kali dirasakan Inggris pada Euro 1996 lalu ketika mereka menjadi tuan rumah.

Sempat Adu Komentar Dengan Sergio Ramos, Diego Maradona Minta Maaf

Sempat Adu Komentar Dengan Sergio Ramos, Diego Maradona Minta Maaf

3

Agen Tangkasnet – Legenda hidup sepak bola Argentina, Diego Armando Maradona, menyatakan penyesalannya usai menyinggung perasaan Sergio Ramos. Pada bek tim naional Spanyol tersebut Maradona secara terbuka meminta maaf.

Permasalahan ini sendiri bermula ketika Maradona angkat bicara soal penampilan Ramos di Piala Dunia 2018 kali ini. Mantan bintang Napoli dan Barcelona tersebut dengan berani menganggap Ramos bukanlah pemain spesial seperti yang banyak orang anggap.

Maradona menambahkan jika dirinya lebih mengapresiasi permainan Diego Godin untuk Uruguay. Terbukti penampilan bek 32 tahun tersebut memang solid di Rusia dengan hanya satu gol yang sudah membobol gawang La Celeste sampai babak 16 besar. Dan kemudian Spanyol kemudian harus tersingkir di babak 16 besar setelah kalah dari tim non-unggulan, Rusia.

Ramos kemudian bereaksi dengan kata-kata yang tidak kalah pedas. Defender yang juga menjabat sebagai skipper Spanyol tersebut mengatakan jika gelar pemain terbaik sepanjang sejarah Argentina bukanlah milik Maradona. Cap tersebut sudah sepantasnya diberikan pada Lionel Messi.

Penilaian Maradona tak berubah

Tidak ingin perang komentar tersebut berlanjut, FIFA kemudian memberikan peringatan pada Maradona. Link Alternatif Sbobet Sebagai salah satu duta mereka yang akan selalu mendapat sorotan, FIFA ingin agar sang pencetak gol ‘tangan Tuhan’ tersebut mau lebih mengendalikan tingkah laku. Untungnya yang ditegur tidak merasa keberatan.

“Jika Sergio Ramos memang menghendaki maka aku akan meminta maaf atas komentarku walau hal itu tidak akan mengubah pandangan. Bagiku ia adalah pemain besar, kapten yang fantastis, dan sosok pemimpin hebat seperti yang ia tunjukkan bersama Real Madrid,” tutur Maradona pada media berbasis Spanyol, Marca.

“Aku bukan tipe orang yang mempedulikan sekitar dan selalu ingin bebas berpendapat. Jika memang Sergio merasa tersinggung maka aku minta maaf namun itu tidak akan merubah penilaianku,” tandas pria 57 tahun tersebut.

Bukan hal yang baru jika Maradona terlibat intrik dengan orang lain karena karakternya sejak lama memang demikian. Pemilik 91 caps dan 34 gol bersama Argentina tersebut sudah pernah terlibat berbagai macam kasus seperti penggunaan obat-obatan terlarang, anak diluar nikah, sampai dipenjara karena melukai jurnalis dengan senapan angin.

Namun dunia khusunya para penikmat sepak bola masih terus mengagungkan sosok Maradona. Tentu saja karena karya dan pencapaiannya di lapangan hijau yang tidak akan lekang oleh waktu seperti gelar juara Piala Dunia 1986 contohnya.

Jerman dan Juara Bertahan Piala Dunia Lain yang Mentok di Fase Grup

Jerman dan Juara Bertahan Piala Dunia Lain yang Mentok di Fase Grup

5

Agen Joker – Jerman secara tragis harus menjadi juru kunci Grup F Piala Dunia 2018 setelah di laga terakhir fase grup pada Rabu (27/6/2018) malam WIB lalu Der Panzer keok dari Korea Selatan dengan skor 2-0.

Jerman yang menyandang status sebagai juara bertahan Piala Dunia sebenarnya sangat dominan di laga ini. Skuat asuhan Joachim Low itu bahkan mampu mencatatkan penguasaan bola mencapai 74 persen, dan enam tembakan mengarah ke gawang dari 13 kali percobaan yang mereka lakukan. Namun, dua gol Korea Selatan yang tercipta di masa injury time mengubur mimpi Jerman.

Catatan buruk yang baru saja ditorehkan Jerman itu menjadi penambah panjang rentetan daftar juara bertahan yang gagal lolos dari fase grup Piala Dunia edisi selanjutnya.

1. Prancis (Piala Dunia 2002)

Prancis menyandang status sebagai juara bertahan saat bertarung ke Korea dan Jepang pada 2002 silam. Diperkuat banyak pemain kelas dunia seperti Thierry Henry, Lilian Thuram, Zinedine Zidane dan masih banyak lagi yang lain tentu membuat Les Bleus sangat difavoritkan. Selain itu Prancis juga baru saja menjadi juara Euro 2000.

Namun, apa daya Prancis justru berakhir sebagai juru kunci Grup A Piala Dunia. Les Bleus kalah bersaing dengan Denmark, Senegal dan Uruguay.

2. Italia (Piala Dunia 2010)

Italia yang menyandang status juara Piala Dunia 2006 memang menjalani persiapan yang kurang meyakinkan jelang Piala Dunia 2010. Namun, tergabung di Grup F bersama dengan Selandia Baru, Paraguay dan Slovakia, tak sepantasnya tim sekelas Italia berakhir di posisi juru kunci.

Rekor Italia di Afrika Selatan juga menyedihkan. Dari tiga laga yang dijalani, Gli Azzurri hanya bisa meraih hasil imbang dua kali dan kalah sekali. Selain itu mereka juga kebobolan sebanyak lima kali.

3. Spanyol (Piala Dunia 2014)

Kondisi Spanyol di Piala Dunia 2014 nyaris serupa dengan yang dialami Prancis di Piala Dunia 2002. Selain berstatus sebagai juara bertahan di Piala Dunia, La Furia Roja juga baru menjuarai Euro dua tahun sebelumnya.

Namun, para pemain inti Spanyol yang mulai menua dan tak berjalannya skema baru yang coba diterapkan Vicente Del Bosque membuat Spanyol harus pulang lebih cepat. Mereka mengakhiri Piala Dunia 2014 dengan menempati urutan ketiga dengan koleksi tiga poin saja.

4. Jerman (Piala Dunia 2018)

Tersingkirnya Jerman dari Piala Dunia 2018 sebenarnya sangat tak terduga. Link Sbobet 2018 Menjalani babak kualifikasi dengan mulus dan diperkuat pemain-pemain berkualitas, Der Panzer justru tak bisa memenuhi ekspektasi.

Hanya sekali menang dari tiga laga di fase grup Piala Dunia 2018, pasukan Joachim Low harus menanggung malu dengan menempati juru kunci Grup F. Jerman kalah bersaing dengan Swedia, Meksiko dan Korea Selatan.

Ini Dia Penampilan Bola Untuk Fase Gugur Piala Dunia 2018

Ini Dia Penampilan Bola Untuk Fase Gugur Piala Dunia 2018

3

Agen CBO855 – FIFA memperkenalkan bola resmi yang akan digunakan pada babak sistem gugur Piala Dunia 2018. Bola tersebut diberi nama Telstar Mechta yang terinspirasi warna-warna negara tuan rumah.

Mechta dalam bahasa Rusia artinya mimpi atau ambisi, desainnya dibuat mirip dengan Telstar 18, bola yang digunakan sepanjang fase grup, namun dengan beberapa penyesuaian.

Bola memiliki unsur terbaik dari Brazuca, bola pertandingan resmi Piala Dunia FIFA 2014, selain itu ada juga tambahan teknologi di dalamnya. Bola ini sudah melalui pengujian ekstensif untuk memastikan sesuai dengan kebutuhan pemain terbaik di dunia. Beberapa tim nasional dan klub terkemuka terlibat dalam proses pengujian.

Bola ini hasil dari perkembangan bola laga resmi di masa lalu, desain baru menampilkan yang tampak seperti logam dan efek tekstur grafis. Link Sbobet Resmi Ini dirancang untuk memberikan kinerja dan daya tahan baik di stadion maupun di jalanan.

Telstar 18 dan Telstar Mechta menanam chip NFC pada bola ini – pertama kalinya digunakan dalam Bola Pertandingan Resmi – menjadikannya bola FIFA World Cup paling inovatif hingga saat ini. Chip ini memungkinkan pemilik bisa berinteraksi dengan bola menggunakan smartphone alias ponsel pintar. Saat berinteraksi, bola punya pengenal unik, itu akan membuka konten dan informasi eksklusif untuk pengguna. Ada personalisasi, location-aware menampilkan data spesifik.

“Telstar 18 adalah langkah besar ke depan untuk Bola Pertandingan Resmi,” kata Dean Lokes, VP Product adidas.

“Pada Telstar Mechta kami telah mengambil desain inovatif yang sama dan menciptakan bola yang sangat sesuai dengan tekanan dan peluang di tahap knock-out Piala Dunia FIFA.”

“Adidas dan FIFA telah punya sejarah panjang Bola Pertandingan Resmi yang sukses selama turnamen Piala Dunia FIFA terakhir,” Jean-Francois Pathy, Direktur Layanan Pemasaran di FIFA, terkait bola ini. “Tahun ini, adidas memberikan satu lagi bola yang dirancang dengan indah, Telstar Mechta, menawarkan inovasi dan kinerja di inti permainan.”

Tampil Ciamik Di Piala Dunia, Thiago Alcantara Diminati Real Madrid Dan Barcelona

Tampil Ciamik Di Piala Dunia, Thiago Alcantara Diminati Real Madrid Dan Barcelona

5

Agen Klik4d – Spanyol masuk ke babak 16 besar Piala Dunia meski mereka menunjukkan penampilan yang menghasilkan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban saat mereka ditahan imbang 2-2 oleh Maroko di Kaliningrad.

Sebuah usaha dari Iago Aspas menyelamatkan satu poin untuk tim Fernando Hierro setelah sundulan Youssef En-Nesyri tampak telah mengamankan kemenangan untuk Maroko. Spanyol awalnya mampu tampil cukup stabil, namun mereka kehilangan kendali atas permainan sepenuhnya ketika playmaker Bayern Munich Thiago Alcantara diganti pada menit ke-74.

Thiago adalah satu-satunya perubahan yang dibuat Hierro dari tim Spanyol yang mengalahkan Iran pada hari Rabu, di mana ia mengorbankan pemain sayap Real Madrid Lucas Vazquez untuk memberikan cengkeraman yang lebih besar dalam hal penguasaan bola bersama Sergio Busquets di lini tengah.

Thiago mampu memberikan performa yang bagus di lini tengah, di mana ia bisa memilih waktu yang tepat untuk memasok David Silva dan Diego Costa dengan umpan-umpan akuratnya. Dia memang tidak menghasilkan performa yang luar biasa di babak pertama, tetapi mampu mengirimkan 41 umpan akurat.

Kerentanan Spanyol di pertandingan itu lebih tampak di lini belakang, di mana Sergio Ramos dan Gerard Pique sama-sama membuat sejumlah keputusan buruk yang tidak biasa. Ketidaktegasan kedua pemain itu memungkinkan Boutaib untuk mencetak gol bagi Maroko.

Isco adalah ancaman utama Spanyol di lini serang, di mana ia mampu menusuk dan membuat para pemain belakang Maroko tampak amatir dengan kontrol bolanya yang rapi. Isco pun mampu secara konsisten memberikan pasokan ke Diego Costa di lini depan.

Dan Thiago merupakan sosok yang bekerja dengan baik di belakang Isco. Ia menjadi jembatan antar lini di Spanyol, dan ketenangannya di lapangan membuat permainan timnya tetap rapi. Sangat menggelikan saat menyadari bahwa Thiago saat ini masih berusia 27 tahun.

Cocok di Barcelona atau Real Madrid

Thiago meninggalkan Barcelona untuk bergabung dengan Bayern lima tahun lalu setelah menyerah untuk berjuang di lini tengah di Camp Nou. Link Sbobet Resmi Meskipun ia membuat debut bersama Spanyol pada 2011, ini adalah penampilan starter pertamanya di turnamen besar.

Thiago saat ini diperkirakan memiliki nilai sebesar 60 juta pounds, yang akan mendorong minat serius dari Barcelona dan Real Madrid. Dua rival abadi itu diyakini merupakan peminat utama pemain itu di bursa transfer musim panas ini.

Thiago adalah target yang sangat masuk akal untuk kedua klub. Dia dibesarkan dalam gaya Barcelona dan sangat mahir dalam mengendalikan permainan tim-tim dominan. Dia juga lebih muda dari Ivan Rakitic, Toni Kroos dan Luka Modric. Dan sungguh aneh melihat tim enam besar Premier League belum memasuki perlombaan untuk mendapatkan jasanya.

Timnas Mesir Bantah Kabar Mohamed Salah Akan Pulang Lebih Cepat

Timnas Mesir Bantah Kabar Mohamed Salah Akan Pulang Lebih Cepat

3

Agen Judi Sbobet – Asosiasi Sepak Bola Mesir (EFA) mengonfirmasi Mohamed Salah tidak akan meninggalkan Piala Dunia lebih awal, meski Mesir dipastikan gagal lolos ke babak 16 besar dengan satu pertandingan tersisa.

Salah pulih dari cedera yang ia dapatkan di final Liga Champions untuk tampil dalam pertandingan melawan Rusia, di mana Mesir mengalami kekalahan dengan skor 3-1. Hasil itu mengakhiri partisipasi mereka di turnamen tersebut dan laporan mengatakan bahwa Salah bisa kembali ke negaranya sebelum pertandingan grup terakhir melawan Arab Saudi pada hari Senin (25/6).

Namun Presiden EFA, Hany Abo Rida, mengatakan bahwa bintang Liverpool itu tidak akan meninggalkan Rusia lebih awal untuk melanjutkan pemulihan cederanya.

“Saya tidak tahu tentang Liverpool. Tapi kami memiliki kapten kami Mohamed Salah dan di bawah peraturan FIFA mengharuskan dia tetap bersama timnya. Dia senang berbaur dengan rekan setimnya dan dia terkejut dengan apa yang ditulis pers tentang dia hingga menyangkal semuanya di media sosial. Kami semua bingung dengan apa yang telah diterbitkan dan tidak tahu dari mana asalnya,” ujarnya.

Salah juga men-tweet pesan di akunnya, “Semua orang di Mesir bersatu dan sama sekali tidak ada pertentangan di antara kami. Kami saling menghormati dan hubungan itu berjalan dengan baik.”

Protes wasit

Sementara itu, Mesir akan melakukan protes kepada FIFA tentang kinerja wasit asal Paraguay Enrique Caceres, Link Alternatif Sbobet yang keputusannya dianggap tidak adil dalam pertandingan mereka melawan Rusia.

“Kami ingin penyelidikan atas kinerja seluruh tim wasit,” kata Rida kepada Reuters, Jumat (22/6).

Dia mengatakan bahwa bek sayap Mesir Ahmed Fathi telah didorong saat mencoba untuk membuang bola dan itu menyebabkan bola bergulir ke gawangnya sendiri untuk memberikan keunggulan bagi Rusia.

Dia juga merasa Mesir seharusnya mendapatkan penalti di menit ke-78 ketika striker Marwan Mohsen tampak dilanggar oleh bek Ilya Kutepov saat mereka tertinggal 3-1.

“Wasit seharusnya menggunakan VAR [Video Assistant Referee] untuk memeriksa dan menghadiahkan penalti. Mereka seharusnya juga melihat bahwa Fathi telah didorong,” ujarnya.