Masa Depan Joe Hart Masih Tak Jelas Di Manchester City

Masa Depan Joe Hart Masih Tak Jelas Di Manchester City

3

Agen Tangkasnet – Joe Hart saat ini sudah kembali ke Manchester City dari masa peminjaman di West Ham. Tapi masa Pep Guardiola menegaskan depan sang kiper masih belum jelas dan kemungkinan akan ditentukan saat menjalani laga pramusim.

Guardiola memastikan Hart akan bermain di pertandingan pramusim mengadapi Borussia Dortmund. Pasalnya kiper utama Ederson masih belum bergabung dalam skuat untuk tur pramusim di Amerika Serikat. Dia masih diberi waktu liburan setelah membela Brasil di Piala Dunia 2018, meskipun dia tidak bermain karena hanya jadi cadangan dari Alisson Becker.

Bos Manchester City, Guardiola ditanya tentang situasi Hart pada konferensi pers jelang pertandingan melawan Dortmund di ajang International Champions Cup. Dia saat ini sedang mencari solusi untuk karier Hart di Etihad Stadium.

“Kami akan mencoba dan membuat solusi untuk Joe Hart. Tapi jika tidak, maka dia bersama kami,”

“Dia adalah salah satu profesional terbaik yang pernah saya lihat tetapi saat ini dia bersama kami.” tegas pelatih asal Catalan itu.

Hengkang dengan status permanen

Mantan penjaga gawang no.1 Inggris ini telah berjuang mati-matian dalam beberapa musim terakhir. Link Sbobet 2018 Dia terakhir kali memainkan penuh laga di Premier League kembali pada musim 2015/16, dia memulai laga sebanyak 35 pertandingan untuk Manchester City.

Namun Hart mulai kehilangan tempatnya di musim berikutnya dan dipinjamkan ke klub papan atas Italia, Torino. Kariernya semakin semrawut selama satu tahun di Italia dan kemudian dipinjamkan ke West Ham, sementara Ederson dan Claudio Bravo menjadi kiper City musim lalu.

Dia terus mengalami penurunan performa seiring masa peminjamannya bersama The Hammers. Dia kehilangan tempat utama di pertengahan musim, posisinya digantikan oleh Adrian. Alhasil kesempatan bermain di Piala Dunia 2018 sirna, karena Gareth Southgate memilih tiga kiper muda untuk dibawa ke Rusia. Jordan Pickford muncul sebagai pengganti permanen Hart di posisi kiper no.1 Inggris.

West Ham mengembalikan Hart ke Manchester City pada akhir musim. Dia hanya memiliki satu tahun sisa kontraknya, tetapi menurut harian Manchester Evening News, ia ingin meninggalkan The Citizens musim ini.

Pogba Ingin Susul Ronaldo Ke Juventus

Pogba Ingin Susul Ronaldo Ke Juventus

3

Agen Tangkasnet – Paul Pogba dilaporkan ingin meninggalkan Manchester United dan kembali ke Juventus, demi bisa bergabung dengan Cristiano Ronaldo.

Pogba menjadi salah satu bintang Prancis di Piala Dunia 2018 lewat peran kuncinya di lini tengah. Namun di level klub, pemain berusia 25 tahun itu kesulitan memberikan penampilan konsisten untuk Manchester United musim lalu dan penampilannya banyak dikritik Jose Mourinho.

Tuttosport melaporkan sekarang Pogba ingin meninggalkan Old Trafford dan kembali ke mantan klubnya, Juventus. Laporan tersebut mengatakan keputusan juara Serie A mendaratkan Cristiano Ronaldo dengan harga €100 juta (sekitar Rp1,66 triliun) merupakan salah satu kekuatan pendorong di balik keinginan Pogba kembali ke Italia.

Pogba menghabiskan empat musim di Juve usai diizinkan meninggalkan Manchester United dengan status bebas transfer pada 2016. Jebolan akademi Le Havre ini membantu Juve memenangkan empat gelar Serie A serta dua kali juara Coppa Italia.

United kemudian mengambil keputusan untuk menarik kembali Pogba dengan harga 89 juta Poundsterling dua tahun lalu. Namun, konsistensi Pogba di Old Trafford dianggap masih kurang. Link Alternatif Sbobet Bahkan sempat beredar laporan Pogba dan Mourinho bentrok di ruang ganti.

Saat Piala final Piala Dunia akhir pekan kemarin, gelandang Juventus Blaise Matuidi mendesak Pogba untuk kembali ke Turin musim panas ini.

“Ingatlah untuk datang ke Juventus,” kata Matuidi kepada Pogba saat mereka membuat video live di Instagram. Pogba menjawab dengan senyum yang mengatakan: ‘Ooh, Nyonya Tua, Nyonya Tua.’

Walau Dipecat, Conte Tetap Ucapkan Terima Kasih Pada Chelsea

Walau Dipecat, Conte Tetap Ucapkan Terima Kasih Pada Chelsea

3

Agen Tangkasnet – Antonio Conte tak pergi begitu saja meninggalkan Chelsea, ia menyisihkan ucapan terima kasih kepada seluruh staf yang pernah bersamanya. Pengalamannya menjajal sepak bola Premier League menjadi sebuah kehormatan baginya.

Pekan lalu Conte dipecat dari jabatan manajer Chelsea. Sehari berselang The Blues mengumumkan penunjukkan mantan pelatih Napoli, Maurizio Sarri, sebagai arsitek baru menggantikan Conte.

Selama dua tahun menjalani karier di Stamford Bridge, Conte berhasil mempersembahkan gelar Premier League di tahun pertamanya. Link Alternatif Sbobet Tetapi The Blues gagal mempertahankan mahkota mereka musim lalu, dan harus puas menempati posisi kelima di klasemen sebelum meraih gelar FA Cup dengan mengalahkan Manchester United di Wembley. Itu menjadi gelar kedua yang dipersembahkannya untuk Si Biru.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua teman saya di Chelsea Football Club atas kerja keras dan dukungan mereka selama dua musim terakhir yang memungkinkan kami untuk memenangkan Liga Premier dan Piala FA bersama-sama,” kata Conte dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan melalui Asosiasi Manajer Liga (LMA).

“Bagi para pemain, yang berbakat dan komitmennya sangat penting bagi kesuksesan kami, saya berterima kasih kepada mereka atas segalanya. Kami senang bisa bekerja dengan mereka setiap hari,”

“Kepada staf saya, yang selalu bekerja sangat keras, saya harus mengucapkan terima kasih dan baik sekali untuk profesionalisme dan dedikasi mereka,”

“Saya sangat menikmati waktu saya di Inggris dan London dan saya ingin berterima kasih kepada fans Chelsea yang luar biasa bagi saya dan keluarga saya,”

“Sangat fantastis bagi saya untuk dapat berbagi emosi, semangat, dan antusiasme saya selama dua musim tak terlupakan dengan para pendukung Chelsea yang luar biasa ini, yang akan selalu tinggal di hati saya,”

“Saya berharap Chelsea akan terus sukses dan saya berharap semua orang baik untuk musim depan. Saya telah membuat banyak kenangan selama waktu saya bersama Chelsea, yang akan saya bawa bersama saya ke tantangan berikutnya.”

Conte memberikan sentuhan berbeda selama musim debutnya di Premier League, ketika Chelsea asuhannya menjadi yang pertama memenangkan gelar dengan formasi 3-4-3. The Blues dibuatnya sukses memenangkan 30 dari 38 pertandingan dan membuat 13 kemenangan beruntun dalam prosesnya.

Ada Pemain Kroasia Yang Tak Senang Timnasnya Ke Final, Loh Kok?

Ada Pemain Kroasia Yang Tak Senang Timnasnya Ke Final, Loh Kok?

3

Agen Tangkasnet – Ketika mereka menunduk dan menangis, sulit untuk memikirkan siapa yang merasa lebih buruk daripada pemain Inggris yang dikalahkan Kroasia di semifinal Piala Dunia.

Kita kemudian teringat dengan Nikola Kalinic. Striker AC Milan seharusnya menjadi cadangan penting Mario Mandzukic di skuat Zlatko Dalic. Akan tetapi ketika ia dipanggil melawan Nigeria di babak penyisihan grup di 2-0, ia menolak untuk datang.

Kalinic mengatakan dia mengalami cedera punggung dan karena itu tidak bisa bermain, tetapi pelatih dan tim medis tidak percaya padanya, kemudian pemain depan veteran itu dipulangkan.

“Selama pertandingan melawan Nigeria, Kalinic melakukan pemanasan dan seharusnya masuk di babak kedua,” kata Dalic pada saat itu dikutip dari independent.co.uk, Kamis (12/7/2018).

“Namun, dia kemudian menyatakan tidak siap untuk datang karena punggungnya bermasalah. Hal yang sama terjadi selama pertandingan persahabatan Brasil di Inggris, serta sebelum sesi latihan pada hari Minggu.”

“Saya dengan tenang menerima itu dan karena saya perlu pemain saya fit dan siap untuk bermain, saya telah membuat keputusan ini.”

Kroasia walau bersusah payah di fase knockout. Luka Modric dkk harus melewati tiga laga berurutan lawan Denmark, tuan rumah Rusia dan juga Inggris dengan tambahan waktu alias 120 menit. Link Sbobet 2018 Dua di antaranya harus dilewati dengan drama adu penalti hingga akhirnya mereka berhasil ke final.

Kalinic tentu tidak menyangka negara sekecil Kroasia yang peringkatnya di FIFA rendah bisa mencapai final Piala Dunia. Terakhir kali negara kecil yang sukses di Piala Dunia adalah Uruguay. Sekarang, dia tentu sangat menyesal meninggalkan timnas Kroasia.

Jelang Kroasia vs Inggris, Eric Dier Kagumi Dua Bintang The Blazers

Jelang Kroasia vs Inggris, Eric Dier Kagumi Dua Bintang The Blazers

3

Agen Tangkasnet – Eric Dier melontarkan pujian untuk dua bintang Kroasia, Ivan Rakitic dan Luka Modric. Menurutnya dua pemain itu harus benar-benar dihentikan saat duel Kroasia vs Inggris di semifinal Piala Dunia 2018 tengah pekan ini.

Ivan Rakitic dan Luka Modric sama-sama tampil brilian di Piala Dunia 2018 ini. Kedua pemain itu mampu bahu-mambahu membuat lini tengah Kroasia begitu kuat. Selain itu dua pemain ini juga cukup tajam di depan gawang lawan.

“Mereka adalah dua pemain fantastis, pemain kelas dunia di posisi mereka,” kata Dier pada konferensi pers jelang laga Kroasia vs Inggris.

“Mereka telah bermain di level yang sangat tinggi untuk klub mereka.

“Rakitic saya belum bermain melawan tetapi saya bermain melawan Modric dua kali tahun ini di Liga Champions dan semua orang tahu apa yang dia lakukan di Liga Premier.

“Dia adalah pemain fantastis yang dapat menciptakan momen magis dan saya pikir dia telah menjadi salah satu pemain luar biasa sejauh Piala Dunia ini.

“Mereka adalah dua pemain hebat, semua orang tahu itu. Tapi semoga kami bisa melakukan pekerjaan kami pada hari Rabu sebagai tim dan individu dan menahan mereka,” tandas Dier.

Dalam skema yang diterapkan Gareth Soutgate, Eric Dier biasa menempati posisi gelandang bertahan. Link Sbobet 2018 Dengan bermain di posisi terebut, Dier kemungkinan besar akan terus berduel dengan Rakitic dan Modric pada pertandingan nanti.

Olivier Giroud Ingin Buktikan Thierry Henry Salah Bekerja Untuk Belgia

Olivier Giroud Ingin Buktikan Thierry Henry Salah Bekerja Untuk Belgia

3

Agen Tangkasnet – Olivier Giroud bercanda bahwa dirinya akan bangga jika bisa menunjukkan kepada Thierry Henry bahwa dia salah memilih tim nasional Belgia ketimbang Prancis.

Henry, pemenang Piala Dunia dengan Prancis pada tahun 1998, akan beralih kesetiaan pada semifinal Piala Dunia 2018, karena ia adalah bagian dari staf pelatih Belgia, Roberto Martinez.

Giroud bersikeras bahwa dirinya tidak akan membiarkan kehadiran Henry di bangku cadangan lawan dan mengalihkan fokusnya dengan mendapatkan tempat di final Piala Dunia tahun ini.

“Jelas, saya akan sangat bangga untuk menunjukkan kepada Thierry Henry bahwa dia memilih tim yang salah,” kata Giroud menjelang duel Perancis vs Belgia di Saint Petersburg.

“Memang benar bahwa akan aneh melihat dia berada di pihak lawan kami untuk pertandingan nanti. Itu juga akan menjadi pertandingan khusus untuknya. Secara pribadi, saya hanya peduli tentang kemenangan,” tambahnya.

Eden Hazard dan Kylian Mbappe, yang keduanya dilaporkan masuk incaran dengan Real Madrid, adalah dua talenta terbesar di Piala Dunia kali ini, dan mereka juga adalah rekan satu tim Giroud di Chelsea dan timnas.

“Mereka berdua adalah pemain yang jenius. Kylian Mbappe masih merupakan berlian mentah yang harus dipoles. Dia masih sangat muda dan bisa berkembang pesat. Dia lebih berbahaya dengan kecepatannya,” lanjutnya.

“Dia mampu melakukan beberapa gerakan jauh ke dalam tanpa bola. Kylian lebih merupakan striker daripada Eden. Tetapi saya berdiri bersama Eden setiap hari di Chelsea, dia sangat mengesankan ketika berlari dengan bola, dan ia memiliki kapasitas yang sangat baik untuk memotong bola. Bagi saya, dia adalah salah satu dari tiga pemain terbaik yang pernah bermain dengan saya di sepanjang karier saya,” ujar Giroud.

Akan ada pengaruh Premier League yang kuat dalam pertandingan Selasa nanti, Link Alternatif Sbobet karena ada total 17 pemain Premier League dari tim Belgia dan Prancis saat ini.

“Ada persaingan besar antara Prancis dan Belgia, ini semacam derby. Mereka memiliki sembilan pemain yang bermain di Premier League, sehingga akan ada aksen Inggris di pertandingan nanti. Memang benar bahwa untuk Hugo Lloris, saya sendiri, N’Golo Kante dan Paul Pogba, itu akan menjadi pertandingan khusus,” pungkasnya.

Pulih Dari Cedera, Cavani Belum Tentu Main Sejak Awal Lawan Prancis?

Pulih Dari Cedera, Cavani Belum Tentu Main Sejak Awal Lawan Prancis?

2

Agen Tangkasnet – Pelatih Uruguay, Oscar Tabarez menolak untuk memastikan apakah Edinson Cavani akan memulai pertandingan perempatfinal Piala Dunia 2018 melawan Prancis sejak awal atau tidak. Meskipun striker andalannya itu sudah pulih dari cedera betis yang dialaminya.

Cavani sudah kembali berlatih penuh bersama Uruguay pada hari Kamis, setelah ia menderita keram di bagian betisnya dalam kemenangan 2-1 atas Portugal di babak 16 besar. Penyerang 30 tahun itu menjadi bintang kemenangan melalui dua golnya ke gawang Rui Patricio.

Kembalinya striker Paris Saint-German itu di sesi latihan tim Uruguay, memberikan dorongan besar bagi Tabarez. Dia bisa memainkan Cavani sejak awal dalam bentrokan krusial kontra Prancis di Nizhny Novgorod Stadium.

Namun, pelatih 71 tahun itu merasa kecewa dan terganggu dengan beberapa liputan media tentang cedera dan pemulihan Cavani. Jadi ia memutuskan tidak akan membocorkan rencana timnya di laga melawan Prancis.

“Sejak saat dia mendapat cedera ini, itu membuatnya sangat sedih. Dia pemain yang sangat penting bagi kami dan telah bekerja sangat keras untuk pulih. Dia berkonsentrasi pada harapan dan impiannya,” seru Tabarez dalam sesi konferensi pers.

“Saya pikir kami telah memberikan informasi yang cukup tentang cedera Cavani: kami mengatakan apa yang terjadi, kami menginformasikan kepada semua orang dengan dua siaran pers. Ada banyak rumor sehingga kami mengeluarkan rilis kedua untuk menjelaskan dengan tepat jenis tes apa yang dia miliki, dan tidak ada yang menghormatinya, jadi orang-orang mulai bertanya kepada profesional lain, yang tidak ada di sini.”

“Saya sudah mengatakan cukup banyak tentang Cavani. Dalam waktu kurang dari 24 jam, Anda akan tahu siapa yang akan bermain. Kami tidak mencoba untuk berpura-pura. Kami tidak berusaha menciptakan keraguan atau rumor.”

Tabarez mengaku terkesan dengan sikap yang ditunjukkan Cavani selama sesi latihan. Link Sbobet 2018 Di atas itu semua, ia senang perpaduan skuat senior dan muda memberi Uruguay keharmonisan luar biasa hingga mampu melangkah jauh di Piala Dunia.

“Saya selalu senang melihat bagaimana, misalnya, Cavani berlatih hari ini [Kamis] dengan rekan satu timnya dan untuk melihat bagaimana mereka bercanda sangat positif,” katanya.

“Itulah yang terjadi ketika Anda memiliki keluarga atau sekelompok teman bersama. Jika mereka percaya diri dan bahagia maka kemungkinan besar mereka akan membuat keputusan yang tepat di lapangan.”

“Kami punya rencana seperti tim mana pun dan Anda harus mengimplementasikannya di lapangan. Ini adalah kekuatan bahwa kami adalah tim yang dekat dan itu bukan sesuatu yang bisa diambil lawan dari kami.” pungkasnya.

Sempat Adu Komentar Dengan Sergio Ramos, Diego Maradona Minta Maaf

Sempat Adu Komentar Dengan Sergio Ramos, Diego Maradona Minta Maaf

3

Agen Tangkasnet – Legenda hidup sepak bola Argentina, Diego Armando Maradona, menyatakan penyesalannya usai menyinggung perasaan Sergio Ramos. Pada bek tim naional Spanyol tersebut Maradona secara terbuka meminta maaf.

Permasalahan ini sendiri bermula ketika Maradona angkat bicara soal penampilan Ramos di Piala Dunia 2018 kali ini. Mantan bintang Napoli dan Barcelona tersebut dengan berani menganggap Ramos bukanlah pemain spesial seperti yang banyak orang anggap.

Maradona menambahkan jika dirinya lebih mengapresiasi permainan Diego Godin untuk Uruguay. Terbukti penampilan bek 32 tahun tersebut memang solid di Rusia dengan hanya satu gol yang sudah membobol gawang La Celeste sampai babak 16 besar. Dan kemudian Spanyol kemudian harus tersingkir di babak 16 besar setelah kalah dari tim non-unggulan, Rusia.

Ramos kemudian bereaksi dengan kata-kata yang tidak kalah pedas. Defender yang juga menjabat sebagai skipper Spanyol tersebut mengatakan jika gelar pemain terbaik sepanjang sejarah Argentina bukanlah milik Maradona. Cap tersebut sudah sepantasnya diberikan pada Lionel Messi.

Penilaian Maradona tak berubah

Tidak ingin perang komentar tersebut berlanjut, FIFA kemudian memberikan peringatan pada Maradona. Link Alternatif Sbobet Sebagai salah satu duta mereka yang akan selalu mendapat sorotan, FIFA ingin agar sang pencetak gol ‘tangan Tuhan’ tersebut mau lebih mengendalikan tingkah laku. Untungnya yang ditegur tidak merasa keberatan.

“Jika Sergio Ramos memang menghendaki maka aku akan meminta maaf atas komentarku walau hal itu tidak akan mengubah pandangan. Bagiku ia adalah pemain besar, kapten yang fantastis, dan sosok pemimpin hebat seperti yang ia tunjukkan bersama Real Madrid,” tutur Maradona pada media berbasis Spanyol, Marca.

“Aku bukan tipe orang yang mempedulikan sekitar dan selalu ingin bebas berpendapat. Jika memang Sergio merasa tersinggung maka aku minta maaf namun itu tidak akan merubah penilaianku,” tandas pria 57 tahun tersebut.

Bukan hal yang baru jika Maradona terlibat intrik dengan orang lain karena karakternya sejak lama memang demikian. Pemilik 91 caps dan 34 gol bersama Argentina tersebut sudah pernah terlibat berbagai macam kasus seperti penggunaan obat-obatan terlarang, anak diluar nikah, sampai dipenjara karena melukai jurnalis dengan senapan angin.

Namun dunia khusunya para penikmat sepak bola masih terus mengagungkan sosok Maradona. Tentu saja karena karya dan pencapaiannya di lapangan hijau yang tidak akan lekang oleh waktu seperti gelar juara Piala Dunia 1986 contohnya.

Jerman Gugur Di Fase Grup Piala Dunia 2018, Jabatan Joachim Low Tetap Aman

Jerman Gugur Di Fase Grup Piala Dunia 2018, Jabatan Joachim Low Tetap Aman

3

Agen Tangkasnet – Presiden Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) menegaskan bahwa Joachim Low tidak akan dipecat dari jabatan pelatih tim nasional, meski Jerman gugur di fase grup Piala Dunia 2018.

Jerman mengalami kekalahan dengan skor 2-0 dari Korea Selatan meski hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk melaju ke babak 16 besar, setelah Swedia mengalahkan Meksiko dengan skor 3-0 di pertandingan Grup F lainnya.

Der Panzer pun tersingkir di babak penyisihan grup Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1938. Namun, Presiden DFB Reinhard Grindel mengatakan kepada media sebelum pertandingan bahwa pekerjaan Low aman terlepas dari hasil pertandingan melawan Korea.

“Kami memutuskan di komite eksekutif DFB sebelum Piala Dunia untuk menawarkan perpanjangan kontrak. Kami percaya akan ada transisi yang akan terjadi setelah Piala Dunia, terlepas dari hasil turnamen, dan tidak ada yang lebih siap untuk menangani itu daripada Jogi Low,” ujarnya.

“Dia membuktikan setahun lalu di Piala Konfederasi bahwa dia bisa membuat pemain muda menjadi tim mengesankan yang memainkan sepak bola luar biasa. Itu masih berlaku, sejauh yang kami ketahui,” tambahnya.

Sementara Low, yang menandatangani perpanjangan kontrak hingga 2022 sebelum Piala Dunia, Link Sbobet 2018 mengatakan setelah pertandingan itu bahwa dia akan mengambil waktu untuk mempertimbangkan masa depannya.

“Sulit mengungkapkannya pada titik ini, akan memakan waktu beberapa jam,” kata Low ketika ditanya apakah dia akan bertahan.

“Saya terkejut kami tidak berhasil melakukannya. Saya benar-benar memiliki perasaan bahwa tim benar-benar ingin lolos. Saya sangat kecewa dengan eliminasi ini, tetapi saya akan memikirkannya dengan tenang,” tambahnya.

Jerman langsung kalah di pertandingan pertama dengan skor 1-0 lawan Meksiko, sebelum menjaga harapan mereka untuk lolos dengan meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Swedia. Tapi akhirnya mereka tersingkir usai kalah dari Korea Selatan.

Manajer umum timnas Jerman, Oliver Bierhoff, mengatakan setelah pertandingan bahwa dirinya mengharapkan Low mau mempertahankan jabatan pelatih timnas Jerman.

“Ini sangat membuat frustrasi dan menimbulkan kekecewaan besar. Pada akhirnya, itu tidak cukup. Kami harus menerimanya. Sekarang bukan waktunya untuk menganalisis apa yang salah. Saya sangat percaya bahwa Jogi akan terus bertahan,” ujarnya.

Juventus Siap Tawarkan Kontrak Baru untuk Khedira

Juventus Siap Tawarkan Kontrak Baru untuk Khedira

3

Agen Tangkasnet – Juventus dikabarkan siap menawarkan kontrak baru kepada Sami Khedira untuk mengamankan posisinya pada bursa transfer musim panas 2018. Tuttosport, Sabtu (16/6/2018) melaporkan bahwa pemain Jerman itu memang sangat dijaga Juventus agar tidak bisa pergi kemana-mana pada musim depan.

Khedira dilaporkan mendapat tawaran perpanjangan kontrak baru dari Juventus selama dua tahun. Meski kontraknya akan berakhir pada musim panas 2019, tetapi si Nyonya Tua –julukan Juventus- tak ingin terlalu mengambi risiko dengan hal tersebut.

Pasalnya dengan kontrak baru, semuanya akan menjadi jelas. Terlebih pemain berposisi gelandang itu merupakan komponen kunci dari tim asuhan Massimiliano Allegri yang begitu berarti pada musim 2017-2018.

Pada musim ini, Khedira telah mencatatkan penampilan 39 kali bersama Juventus di semua kompetisi. Dari total penampilan tersebut, pemain berusia 31 tahun tersebut telah mencetak sembilan gol dan tujuh assist.

Meski ia masih memiliki masa bakti satu tahun, tetapi kedatangan Emre Can pada musim depan tentu bisa menjadi ancaman bagi Khedira. Link Alternatif Sbobet Ia pun terus dirumorkan akan hengkang dari Juventus dan memiliki opsi untuk mencoba kompetisi di Liga Inggris.

Khedira sendiri bergabung bersama Juventus pada 2015 dari Real Madrid. Kontribusinya di Juventus pun merupakan yang terbaik ketimbang saat ia memperkuat dua tim sebelumnya yakni Madrid dan Stuttgart. Ia tercatat telah mencetak total 19 gol dan 14 assist selama berkarir di Juventus Stadium.