Simeone Percaya Griezmann Bisa Dibujuk Bertahan Dengan Syarat Ini

Simeone Percaya Griezmann Bisa Dibujuk Bertahan Dengan Syarat Ini

1

Taruhan Bola – Manajer Atletico Madrid Diego Simeone mengatakan mengejar Barcelona di La Liga dan mengalahkan Arsenal di Liga Europa bisa meyakinkan Antoine Griezmann untuk tetap di Wanda Metropolitano musim depan.

Griezmann sempat main mata dengan Manchester United tahun lalu, tetapi kemudian dia menandatangani kontrak baru dengan Atletico. Kesepakatan tersebut dikabarkan berisi klausul rilis 100 juta Euro, harga yang tidak akan sulit bagi klub besar termasuk Barcelona.

Kini Simeone pun yakin Atletico bisa membujuk pemain 27 tahun tersebut untuk bertahan jika mereka terus mengejar Barca di La Liga dan melewati Arsenal di semifinal Liga Europa.

“Kami menginginkan yang terbaik untuk Griezmann,” kata Simeone dikutip dari espnfc.com (18/4). “Kita harus membuat tim ini terus berkembang, saya harap kita bisa melakukan itu. Itu hal yang nyata, bukan kata-kata. Jika kita terus berjuang dengan Barcelona dan sampai ke final Liga Europa kita akan mendapat yang bagus setiap tahunnya,”

“Kita harus memberinya semua hal sehingga ketika dia membuat keputusan dia cenderung kepada kami,”

Barcelona yang saat ini memimpin klasemen La Liga kehilangan dua poin usai bermain 2-2 melawan Celta Vigo pada hari Rabu dan Catalan tidak bermain akhir pekan ini karena mereka akan melakoni laga final Copa del Rey melawan Sevilla. Link Alternatif Sbobet Ini berarti Atletico bisa memangkas jarak menjadi enam poin jika mereka bisa menang di Anoeta tengah pekan ini dan kemudian bermain di kandang sendiri melawan Real Betis pada hari Minggu.

Kaka: Karier Saya Hancur Di Tangan Jose Mourinho

Kaka: Karier Saya Hancur Di Tangan Jose Mourinho

2

Taruhan Casino – Ricardo Kaka mencoba mengutarakan bagaimana sebenarnya dia tak memiliki hubungan yang baik dengan Jose Mourinho selama waktunya bermain di Real Madrid.

Mantan bintang Brasil membuat jejak langkah tepat, saat pertama kali menginjakkan kakinya di Eropa dan bergabung bersama AC Milan pada 2003. Dia mampu memenangkan Serie A dan Liga Champions, serta merebut trofi individu Ballon d’Or pada 2007 silam.

Penampilan gemilang Kaka membuat Madrid kepincut untuk memakai jasanya. Dia masuk dalam proyek Galacticos pada 2009. Namun kariernya di Santiago Bernaebu terbilang tak cukup mulus dan kurang menampilkan performa terbaiknya karena lebih sering berada di ruang perawatan. Meskipun dia sukses memberikan gelar La Liga dan Copa del Rey, tapi di bawah arahan Jose Mourinho potensi Kaka malah meredup.

Kaka telah resmi gantung sepatu dari dunia sepak bola pada Desember 2017, dan memainkan pertandingan terakhirnya bersama klub asal MLS Orlando City. Dia mengakui dilatih Mourinho sangatlah sulit, dan hubungannya dengan pelatih asal Portugal cukup rumit.

“Di tahun 2009 saya menyetujui proposal Real Madrid, tapi saya benar-benar hancur di sana karena saya tidak diberikan peran seperti apa yang saya dapat di Milan, saya benar-benar hilang,” ujar Kaka kepada UOL Esporte.

“Jose Mourinho adalah seorang pelatih yang sulit bagi saya dan kami memiliki rasa saling menghargai tapi hubungan yang rumit. Ketika saya berpikir dia akan memberikan saya kesempatan, saya tidak bisa membuktikan kepadanya bahwa saya berada dalam bentuk terbaik,”

“Saya berlatih, saya bertarung dan saya terus berdoa, tapi tidak adanya kepercayaan dari pelatih, saya sadar bahwa saya tidak bisa bekerja dengannya,”

“Kegembiraan yang saya dapatkan adalah menerima pesan ketika dia meninggalkan Real Madrid dan mengatakan bahwa saya adalah salah satu pemain paling profesional yang pernah bekerja dengannya.” tukas Kaka.

Selepas bercerai dengan El Real, Kaka sempat kembali ke klub lamanya AC Milan. Tapi sayangnya dia tetap tak bisa menemukan performa terbaik, dia mencatatkan 30 pertandingan dan hanya mencetak tujuh gol. Link Alternatif Sbobet Kemudian ia sempat dipinjamkan ke klub semasa kecilnya, Sao Paulo, sebelum akhirnya dikontrak secara permanen oleh Orlando City pada 2014 silam.

Zidane Tak Sesali Keputusannya Batal Rekrut Kepa Arrizabalaga

Zidane Tak Sesali Keputusannya Batal Rekrut Kepa Arrizabalaga

3

Taruhan Tbsbet – Penampilan gemilang berhasil ditunjukkan kiper Athletic Bilbao, Kepa Arrizabalaga, kala menghadapi Real Madrid dalam laga lanjutan Liga Spanyol 2017-2018, Kamis (19/4/2018) dini hari WIB. Meski tampil apik, pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, tetap mengaku tidak menyesal batal merekrut Kepa pada pertengahan musim lalu.

Zidane merasa keputusan yang dilakukannya sudah sangat tepat. Sebab, pelatih berkepala plontos itu menilai lini pertahanannya sudah sangat kuat. Karena itu, dirinya tidak memiliki rencana untuk merekrut seorang kiper saat bursa transfer musim dingin 2018 dibuka.

Kini, Zidane pun mengaku tak ada sedikit pun rasa penyesalan dalam dirinya usai menyaksikan penampilan apik Kepa. Kiper berpaspor Spanyol itu sukses menjaga ketat gawang Athletic Bilbao dengan menghentikan setiap serangan yang dilancarkan pemain Los Blancos –julukan Madrid.

Dengan penampilan apiknya, Kepa pun berhasil menggagalkan langkah Madrid untuk meraih kemenangan pada laga tersebut. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu itu pun harus berakhir imbang 1-1.

Manajer Madrid itu pun berkilah bahwa dirinya tidak memikirkan hal apa pun, selain semifinal Liga Champions 2017-2018. Karena itu, dirinya tidak ingin memberikan komentar lebih jauh terkait penampilan Kepa bersama Athletic Bilbao.

Madrid memang akan melakoni laga penting pada pekan depan. Link Alternatif Sbobet Mereka akan bertandang ke markas Bayern Munich untuk melakoni laga leg I babak semifinal Liga Champions 2017-2018 yang digelar pada Kamis 26 April 2018 dini hari WIB.

“Saya tidak menyesal tidak merekrutnya, tidak ada perasaan seperti itu dalam diri saya. Saya tidak melakukan perubahan di pertengahan musim, saya tidak ingin membicarakan tentang masa depan Kepa. Saya hanya memikirkan semifinal Liga Champions,” ujar Zidane, sebagaimana dikutip dari Goal, Kamis (19/4/2018).

“Kepa adalah penjaga gawang yang bagus. Dia sangat bagus, tetapi pertahanan kami juga tak kalah bagusnya,” lanjut pelatih berpaspor Prancis tersebut.

Berkat penampilan apik Kepa dan para pemain Athletic Bilbao lainnya, Madrid harus puas hanya meraih satu poin. Kini, Madrid pun masih bertengger di posisi ketiga klasemen sementara Liga Spanyol 2017-2018 dengan torehan 68 poin.

Mourinho Bangga Lihat Performa Pemain Man United di Laga Kontra Bournemouth

Mourinho Bangga Lihat Performa Pemain Man United di Laga Kontra Bournemouth

Taruhan Sbobet – Pelatih Manchester United, Jose Mourinho, mengaku bangga melihat performa timnya saat mengalahkan Bournemouth 2-0 di pekan 35 Liga Inggris 2017-2018, Kamis (19/4/2018) dini hari WIB. Mourinho menilai seluruh pemainnya menunjukkan etos kerja maksimal sehingga The Red Devils –julukan Man United– meraih hasil positif.

Dalam laga dini hari tadi, Man United memainkan beberapa pemain yang sebelumnya lebih sering berada di bangku cadangan. Sebut saja Matteo Darmian, Luke Shaw, Marouane Fellaini, Ander Herrera, Marcus Rashford dan Anthony Martial.

Phil Jones vs Bournemouth

Pemain-pemain tersebut tampil ngotot karena ingin menarik perhatian Mou –sapaan akrab Mourinho. Sebab sebelum pertandingan, Mou sudah memberi garansi bagi siapa yang tampil apik kontra The Cherries –julukan Bournemouth– memiliki peluang untuk tampil sebagai starter saat Man United menghadapi Tottenham Hotspur di semifinal Piala FA, Sabtu 21 April 2018 malam WIB.

“Pemain bermain bagus. Ini merupakan performa yang ditunjukkan pemain profesional, di mana mereka menampilkan usaha yang bagus dan juga tanggung jawab. Anak-anak memiliki keinginan mencetak gol dan menampilkan pertahanan yang bagus,” kata Mourinho mengutip dari BT Sport, Kamis (19/4/2018).

Berkat kemenangan atas Bournemouth, Man United semakin dekat dengan tiket lolos langsung ke Fase Grup Liga Champions 2018-2019. Saat ini Man United mengoleksi 74 angka, unggul 14 poin dari Chelsea di posisi kelima. Link Alternatif Sbobet Karena itu, Man United tinggal membutuhkan dua poin untuk merebut tiket langsung ke Fase Grup Liga Champions 2018-2019.

“Ambisi kami saat ini adalah finis empat besar dan sekarang kami hanya membutuhkan satu poin tambahan untuk merealissikan itu. Ketika sudah mengamankan posisi empat, kami akan berpikir untuk mencari cara finis di posisi tiga atau dua,” lanjut mantan pelatih Inter Milan tersebut.

Sebenarnya pencapaian Man United musim ini sudah lebih baik ketimbang musim lalu. Di Liga Inggris 2016-2017, Man United hanya finis di posisi enam dengan koleksi 69 angka. Setelah melakukan pembenahan dengan mendatangkan pemain-pemain top semodel Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez, Man United mengalami perbaikan performa dan hasilnya terlihat musim ini.

Zidane Geram Hubungannya dengan Bale Dianggap Tak Harmonis

Zidane Geram Hubungannya dengan Bale Dianggap Tak Harmonis

Taruhan Maxbet – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, geram kerap mendapatkan pertanyaan dari awak media terkait hubungan dengan salah satu pemainnya, yakni Gareth Bale. Banyak pihak menyebut hubungan Zidane dan Bale tidak harmonis.

Zidane pun akhirnya angkat bicara terkait rumor tersebut. Pelatih berkepala plontos itu secara tegas mengatakan bahwa hubungannya dengan Bale berjalan baik-baik saja. Tidak ada masalah apa pun yang terjadi antara dirinya dengan Bale.

Karena itu, Zidane pun meminta kepada seluruh pihak untuk tidak lagi mempertanyakan hubungannya dengan Bale. Hal ini dilakukan agar rumor yang menyebut hubungannya dengan Bale tak berjalan harmonis tak terus-menerus berembus.

“Saya tidak memiliki masalah apa pun dengan Bale. Dia adalah salah satu dari 25 pemain dalam skuad. Dia tidak bermain hari ini karena yang lain bermain dengan baik,” ujar Zidane, sebagaimana dikutip dari Goal, Kamis (19/4/2018).

“Jadi, saya harap tidak ada lagi pertanyaan tentang hal tersebut. Sebab, jawaban saya tidak akan pernah berubah dan selalu sama terkait hubungan saya dengan Bale,” lanjut pelatih berpaspor Prancis tersebut.

Rumor ketidakharmonisan Zidane dengan Bale kembali berembus usai Madrid berhadapan dengan Athletic Bilbao dalam laga lanjutan Liga Spanyol 2017-2018 pada Kamis (19/4/2018) dini hari WIB. Link Alternatif Sbobet Pada laga yang berakhir dengan skor imbang 1-1 itu, Zidane kembali tidak memasukkan Bale ke daftar starting XI.

Bale harus puas kembali menjadi pemain cadangan pada pertandingan yang digelar di markas Madrid, Stadion Santiago Bernabeu, tersebut. Zidane memberi Bale kesempatan bermain pada laga tersebut untuk menggantikan Karim Benzema pada menit ke-79.

Zidane sendiri telah memberikan penjelasan terkait keputusannya tidak memasukkan Bale ke skuad utama. Pelatih berusia 45 tahun tersebut mengaku tidak memilih Bale karena pemain Madrid lainnya juga berada dalam kondisi yang baik. Namun, kondisi ini tetap saja membuat rumor keretakan hubungan antara Zidane dan pemain berpaspor Wales tersebut berembus kencang.

Lucas Vazquez: Juventus Marah karena Iri kepada Kami

Lucas Vazquez: Juventus Marah karena Iri kepada Kami

Judi Casino – Winger Real Madrid, Lucas Vazquez, menilai keberhasilan timnya melaju ke semifinal Liga Champions dalam delapan musim terakhir, membuat iri klub-klub lain terutama Juventus. Karena itu, Vazquez tak heran melihat personel Bianconeri –julukan Juventus– begitu marah usai laga yang mempertemukan timnya kontra Juventus di leg II perempatfinal Liga Champions 2017-2018.

Terhitung sejak musim 2010-2011, Los Blancos –julukan Madrid– selalu ambil bagian di semifinal Liga Champions. Akan tetapi ketimbang musim-musim sebelumnya, edisi 2017-2018 jadi yang paling dramatis bagi Madrid.

Sempat menang 3-0 pada leg I yang berlangsung di kandang Juventus, Madrid mengalami situasi sulit saat mentas di pertemuan kedua. Tampil di kandang sendiri yakni Santiago Bernabeu, Madrid tertinggal 0-3 hingga pertandingan memasuki menit 90. Jika skor itu bertahan hingga masa injury time berakhir, pertandingan akan dilanjutkan ke babak tambahan 2 x 15 menit.

Akan tetapi di menit kedua injury time, Juventus dihukum penalti setelah Mehdi Benatia dinilai melakukan pelanggaran terhadap Vazquez. Tidak senang dengan keputusan itu, kapten Juventus Gianluigi Buffon melalukan protes yang berujung dikeluarkannya kiper berusia 40 tahun itu dari lapangan.

Pada akhirnya, Madrid mendapatkan penalti yang mampu dieksekusi dengan baik oleh Cristiano Ronaldo. Link Sbobet Resmi Meski kalah 1-3, namun Madrid tetap lolos ke semifinal karena unggul agregat 4-3 atas Juventus. Selepas laga, pemain-pemain Juventus yang berada di lapangan hingga yang ada di bench terlihat emosi, atas keputusan wasit yang memberikan mereka hukuman penalti.

“Itu jelas penalti. Orang-orang memberikan banyak perhatian atas sesuatu yang telah terjadi. Penalti jadi lebih banyak dibahas di Spanyol ketimbang di Italia. Kami telah menyakiti banyak orang setelah memastikan lolos ke semifinal dalam delapan musim beruntun. Kami membuat orang-orang iri kepada kami,” kata Vazquez mengutip dari Calciomercato, Rabu (18/4/2018).

Selanjutnya di semifinal, Madrid akan bersua Bayern Munich. Dalam delapan musim terakhir, ini merupakan pertemuan ketiga mereka di semifinal Liga Champions. Pada dua edisi sebelumnya, Bayern dan Madrid saling mengalahkan. Pada 2011-2012 Bayern yang unggul, sementara di musim 2013-2014 giliran Madrid yang melaju ke partai puncak setelah menang agregat 5-0.

De Gea Capai Kesepakatan dengan Madrid

De Gea Capai Kesepakatan dengan Madrid

3

Judi Tbsbet – Manchester United dilaporkan menyerah dalam usaha mempertahankan sang penjaga gawang andalan, David de Gea. Seperti diberitakan Don Balon, Rabu (18/4/2018), Man United akhirnya akan melepas De Gea ke Real Madrid pada bursa transfer musim panas 2018.

Untuk mendatangkan De Gea, Madrid akan memecahkan rekor transfer penjaga gawang. Los Blancos –julukan Madrid– akan menggelontorkan 100 juta euro atau sekira Rp1,7 triliun. De Gea sendiri merupakan target lama Madrid.

Sepeninggal Iker Casillas pada bursa transfer musim panas 2015, Madrid langsung membidik penjaga gawang berusia 27 tahun itu. Bahkan saat itu, kesepakatan antara Madrid dan Man United sudah tercapai. Selain memberikan sejumlah uang, Madrid juga akan memberikan sang penjaga gawang yakni Keylor Navas kepada Man United.

Bahkan di hari penutupan bursa transfer musim panas 2015, Navas sudah berada di bandara Kota Madrid untuk terbang ke Manchester. Akan tetapi, transfer De Gea dan Navas urung terjadi. Hal itu karena keterlambatan Man United dalam mengirimkan dokumen transfer De Gea.

Karena itu jelas, Madrid tak ingin kejadian serupa terulang kali ini. Demi merealisasikan transfer, Madrid langsung mendorong agen De Gea yakni Jorge Mendes. Dalam beberapa hari terakhir Mendes dilaporkan berada di Manchester untuk mempercepat terealisasinya transfer.

Tidak heran De Gea menjadi bidikan. Selain tampil apik di musim-musim sebelumnya, performa brilian juga ditampilkan eks penjaga gawang Atletico Madrid itu musim ini. Link Sbobet Resmi Dari 40 penampilan di semua kompetisi, De Gea telah mencatatkan 20 clean sheet.

Terkhusus di Liga Inggris, De Gea mencatatkan 16 clean sheet dari 33 pertandingan. Raihan 16 clean sheet merupakan yang terbanyak ketimbang penjaga gawang lain yang mentas di Liga Inggris musim ini.

Di Liga Inggris 2017-2018, Man United baru kemasukan 26 gol dari 33 penampilan. Minimnya gol yang masuk ke gawang Man United bisa dibilang berkat penampilan prima De Gea yang sejak 2016 berstatus sebagai kiper utama Tim Nasional (Timnas Spanyol). Satu hal yang pasti, kehadiran De Gea membuat Madrid berpotensi kembali meraih banyak gelarnya, layaknya di sepanjang 2017.

Valverde: Rotasi Pemain saat Hadapi Celta Vigo Sudah Tepat!

Valverde: Rotasi Pemain saat Hadapi Celta Vigo Sudah Tepat!

Judi Maxbet – Barcelona harus meraih hasil 2-2 kala menghadapi Celta Vigo dalam laga lanjutan Liga Spanyol 2017-2018, Rabu (18/4/2018) dini hari WIB. Faktor rotasi pemain yang dilakukan Barcelona pada laga itu pun dianggap menjadi penyebab hasil imbang tersebut.

Menanggapi penilaian tersebut, pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, pun buka suara. Menurutnya, langkah yang dilakukan olehnya untuk mengistirahatkan beberapa pemain andalan saat bertandang ke markas Celta Vigo merupakan keputusan yang tepat.

Valverde menegaskan Barcelona tidak akan mengambil risiko besar dengan memaksakan pemain melakoni laga tersebut. Blaugrana –julukan Barcelona– tentu tidak ingin kehilangan asa meraih trofi Copa Del Rey musim ini jika memainkan pemain andalannya pada laga tersebut.

Karena itu, Valverde menilai langkah yang diambilnya sudah sangat tepat. Terlebih, pada pertemuan Barcelona dan Celta Vigo sebelumnya, strategi merotasi pemain dapat memberi pengaruh yang cukup positif.

“Memang benar ada perubahan. Ada pemain yang saya istirahatkan karena telah bermain terus-menerus dalam beberapa pertandingan terakhir. Saya pikir langkah ini sudah tepat,” ujar Valverde, sebagaimana dikutip dari Soccerway, Rabu (18/4/2018).

“Melakukan banyak perubahan secara sengaja memang sangat berisiko. Namun, kami yakin melakukannya karena berhasil meraih hasil yang manis saat berhadapan dengan Celta Vigo di ajang Copa del Rey pada Januari lalu,” lanjutnya.

“Saya pikir kami sudah bermain dengan cukup baik pada pertandingan ini. Mari kita lihat apakah bisa kami lakukan untuk para penggemar pada Sabtu (Minggu dini hari),” tukas pelatih berpaspor Spanyol tersebut.

Meski gagal meraih kemenangan, hasil pertandingan Barcelona kontra Celta Vigo tak memberi pengaruh terhadap posisi mereka di klasemen sementara Liga Spanyol 2017-2018. Link Sbobet Resmi Tim asuhan Valverde itu masih bertengger di puncak klasemen sementara Liga Spanyol 2017-2018 dengan torehan 83 poin.

Langkah Barcelona untuk meraih gelar juara Liga Spanyol musim ini pun semakin dekat. Mereka hanya membutuhkan dua kemenangan lagi untuk memastikan diri keluar sebagai kampiun pada kompetisi tertinggi di Spanyol tersebut.

Zidane Ungkap Alasan Tidak Datangkan Kepa di Bursa Transfer Musim Dingin 2018

Zidane Ungkap Alasan Tidak Datangkan Kepa di Bursa Transfer Musim Dingin 2018

Judi Sbobet – Real Madrid pada bursa transfer musim dingin lalu, erat dikaitkan dengan penjaga gawang Athletic Bilbao, Kepa Arrizabalaga. Akan tetapi niatan itu urung terwujud karena beberapa hal, sehingga saat ini Madrid tetap memainkan Keylor Navas di posisi penjaga gawang utama.

Keinginan Madrid untuk memiliki penjaga gawang baru berkaitan dengan penampilan Madrid pada Liga Spanyol musim 2017-2018 yang tidak sesuai harapan banyak kalangan. Buruknya penampilan Madrid, terutama di lini pertahanan membuat kritik kerap hadir bagi penjaga gawang mereka, Navas.

Penjaga gawang asal Kota Rika itu dianggap kurang memiliki kemampuan untuk menjaga gawang Madrid. Meskipun pada awal kedatangannya Navas tampak menjanjikan, tetapi saat ini semua itu tidaklah telihat lagi.

Menjelang laga El Real kontra Bilbao di Santiago Bernabeu pada pekan ke-33 Liga Spanyol, Kamis 19 April 2018, dini hari WIB, isu kedatangan kepa ke Madrid kembali berembus. Link Sbobet Resmi Zidane pun mengungkapkan bahwa dirinya tidak jadi menghadirkan Kepa pada bursa transfer musim dingin lalu, karena masih memiliki kepercayaan kepada tiga penjaga gawang yang dimilikinya saat ini. Namun, Zidane juga tidak menampik kemungkinan datangnya penjaga gawang baru di bursa transfer musim panas nanti.

“Pada saat ini kami memiliki tiga penjaga gawang. Kami memiliki tiga yang terbaik untuk saat ini. Akan tetapi di masa depan, kita akan membicarakannya pada akhir musim,” ungkap Zidane, seperti yang diwartakan Marca, Rabu (18/4/2018).

Penampilan skuad asuhan Zidane pada musim ini memang jauh dari kata menakjubkan. Hadir di awal musim sebagai juara bertahan Liga Spanyol 2016-2017, Madrid justru tengah bersiap untuk menyaksikkan rival abadi mereka, Barcelona, menjadi juara Liga Spanyol musim ini. Segala hal itu sangat tidak sesuai dengan target Madrid di awal musim yang ingin menyapu bersih semua gelar juara.

Pada saat ini, satu-satunya gelar juara yang tersisa bagi Madrid ialah trofi Liga Champions 2017-2018. Los Blancos –julukan Madrid– saat ini sedang berada di fase semifinal dan bersiap menghadapi raksasa Jerman, Bayern Munich. Melirik pada kekuatan kedua tim, tentu saja Bayern bukanlah lawan yang mudah untuk ditaklukkan begitu saja.

UEFA Kutuk Perlakuan Publik pada Wasit Michael Oliver dan Istri

UEFA Kutuk Perlakuan Publik pada Wasit Michael Oliver dan Istri

Agen Tembak Ikan – Union of European Football Association (UEFA) mengutuk tindakan publik yang menghardik Wasit Michael Oliver di media sosial. Bahkan, Oliver bukan hanya satu-satunya yang menjadi sasaran kemarahan publik, tetapi istri sang wasit yang juga berprofesi sebagai pengadil di lapangan, yakni Lucy Oliver, juga menjadi sasaran ketidaksukaan publik di media sosial.

Segala kemarahan publik yang tertuju pada Oliver dan sang istri tidak terlepas dari pertandingan leg II perempatfinal Liga Champions 2017-2018, yang mempertemukan Real Madrid kontra Juventus, Kamis 12 April 2018, dini hari WIB. Keputusan Oliver yang memberikan penalti kepada kubu tuan rumah di masa injury time membuat Juventus gagal lolos ke semifinal Liga Champions, meskipun menang 3-1.

Banyak publik yang melihat pemberian penalti tersebut sarat akan kontreversi dan beranggapan bahwa Juventus lah yang layak melaju ke babak semifinal Liga Champions. Kritik yang semakin pedas dari publik kepada dua orang itu, Link Sbobet Resmi membuat UEFA akhirnya turun tangan dan memberikan dukungan kepada wasit asal Inggris itu dan keluarganya.

“Kami sedang berhubungan terus dengan mereka untuk menawarkan dukungan kami dan kami pun sepenuhnya yakin bahwa pihak yang berwenang akan mengambil tidakan terhadap orang-orang yang telah berperilaku tidak pantas di dalam dan di luar jejearing sosial. Kami sangat mengutuk tindakan tersebut,” ungkap juru bicara UEFA, seperti yang diberitakan oleh Marca, Selasa (17/4/2018).

Selain kritik melalui media sosial, pasangan sesama wasit tersebut juga menerima pesan singkat berisi ancaman yang membahayakan hidup mereka. Atas segala bentuk kritik yang telah mengarah pada ancaman, kepolisian Inggris pun telah mulai melakukan penyelidikan demi melindungi Oliver dan sang istri.

Pertandingan leg II perempatfinal Liga Champions antara Real Madrid kontra Juventus telah berakhir dan hasil pertandigan tidak dapat diubah dengan tindakan apa pun. Ada baiknya bagi publik untuk tidak terfokus pada keputusan penalti wasit Oliver untuk Los Galacticos –julukan Madrid–, melainkan fokuslah pada perjuangan La Vecchia Signora –julukan Juventus– yang telah gugur secara terhormat.