Madrid Intip Peluang Boyong Rashford dari Man United

Madrid Intip Peluang Boyong Rashford dari Man United

Judi bola – Real Madrid mengintip peluang untuk memboyong Marcus Rashford dari Manchester United. Seperti diberitakan Daily Express, Rabu (18/4/2018), Madrid ingin memanfaatkan hubungan yang kurang baik antara Rashford dengan pelatih Man United, Jose Mourinho.

Meski mentereng sebagai pelatih, Mourinho memiliki rekam jejak buruk soal pemanfaatan pemain muda. Hampir jarang terdengar, Mou –sapaan akrab Mourinho– menjadikan pesepakbola muda sebagai pemain andalan di timnya.

Hal itu pun juga diberlakukan Mourinho kepada Rashford. Meski memiliki prospek untuk berkembang, Mourinho tak menjadikan Rashford sebagai andalan untuk mengisi lini depan The Red Devils –julukan Man United. Dalam pola 4-2-3-1 racikan Mourinho, ia lebih memilih memainkan Alexis Sanchez ketimbang Rashford di posisi sayap kiri.

Alhasil, jumlah penampilan Rashford musim ini terhitung minim. Link Sbobet Resmi Penyerang berusia 20 tahun itu memang tampil di 30 laga Liga Inggris 2017-2018, namun 16 di antaranya dilalui dari bangku cadangan. Padahal ketika dipercaya sebagai starter, Rashford jarang mengecewakan Mourinho.

Ambil contoh saat Man United mengalahkan Liverpool 2-1 pada 10 Maret 2018. Saat itu, dua gol Man United dicetak Rashford. Karena itulah, Madrid melihat celah untuk mendatangkan Rashford ke Santiago Bernabeu.

Jika berhasil didatangkan, Rashford akan diplot pelatih Madrid Zinedine Zidane untuk diduetkan dengan Cristiano Ronaldo di lini depan dalam pola 4-4-2. Meski begitu, sebuah kesalahan jika Man United menyerah dan melepas Rashford ke Bernabeu.

Hal itu karena masih banyak potensi yang bisa dikembangkan dari Rashford. Dengan usia yang baru menginjak 20 tahun, masih ada kesempatan bagi Rashford untuk menyamai level penyerang Tottenham Hotspur, Harry Kane.

4 Alasan Yang Bisa Jadi Penghalang Lionel Messi Menangkan Ballon d’Or Tahun Ini

4 Alasan Yang Bisa Jadi Penghalang Lionel Messi Menangkan Ballon d’Or Tahun Ini

3

Taruhan Tbsbet – Bisa dibilang sebagai pesepakbola terhebat sepanjang masa, Lionel Messi tak pernah berhenti membuat penggemarnya terkagum-kagum. Ketenangan, kontrol, keseimbangan, dribbling, kecepatan dan finishing-nya sangat khas dan tak ada yang menyamai.

Musim ini penampilan Messi luar biasa, dia mencetak 29 gol dan 12 assist di La Liga sejauh ini, di Liga Champions dia memberikan 6 gol dan 2 assist. Dia membantu Barcelona tak terkalahkan di La Liga dan Liga Champions musim ini. Semua terasa sempurna sampai Roma mempermalukan Barcelona dengan skor 3-0 pada leg kedua perempatfinal Liga Champions.

Tampaknya Messi akan kembali kesulitan memenangkan Ballon d’Or ke enamnya. Berikut empat alasannya.

1. Ballon d’Or tidak hanya Ronaldo atau Messi lagi

Setelah Kaka memenangkan Ballon d’Or pada 2007 pemain yang memenangkan penghargaan ini hanya bergantian antara Ronaldo dan Messi. Mereka berdua sama-sama meraih lima Ballon d’Or dalam waktu 10 tahun. 2018 berbeda, kedua bintang ini memang masih mendominasi karena mereka tampil sangat baik, tetapi ada juga pemain yang fenomenal. Mohammed Salah luar biasa untuk Liverpool baik di Premier League atau Liga Champions. Dia juga membawa mesir ke Piala Dunia. Sekarang Salah bermisi membawa Liverpool juara Liga Champions.

Satu lagi yang bisa menghentikan Ronaldo dan Messi adalah Neymar. Mantan rekan Messi ini luar biasa bersama PSG dan Piala Dunia 2018 bisa memberikan dia kesempatan untuk meraih Ballon d’Or. Jika Bayern Munchen sukses di Liga Champions, Robert Lewandowski juga punya peluang.

2. Terlalu cepat tersingkir di Liga Champions

As Roma mengejutkan dunia dengan menyingkirkan Barcelona – favorit juara – di perempat final Liga Champions. Bukan hanya menyingkirkan, tetapi mereka berhasil mempermalukan Barca yang menang 4-1 di leg pertama dengan membalas 3-0 di leg kedua.

Liga Champions punya peran besar untuk Ballon d’Or. Dalam lima tahun terakhir pemenang Liga Champions empat kali mengangkat Ballon d’Or. Keluarnya Barcelona di perempatfinal Liga Champions tidak akan membantu Messi untuk memenangkan penghargaan ini.

3. Piala Dunia bisa jadi penentu Ballon d’Or

Lionel Messi dan Ronaldo mendominasi tahun 2010 sampai 2014 sepakbola Eropa, mereka masih memenangkan Ballon d’Or di sini. Spanyol dan Jerman menjuarai Piala Dunia tahun 2010 dan 2014, tetapi Ballon d’Or tidak jatuh ke tangan pemain mereka karena kesuksesan didapat bukan karena individu.

Tetapi, untuk Eropa musim 2017/18 berbeda, tidak ada yang mendominasi musim ini sehingga Piala Dunia bisa berperan besar untuk Ballon d’Or 2018. Pemain seperti Neymar, Toni Kroos, Sergio Ramos punya peluang besar untuk memenangkan Piala Dunia dan itu bisa meningkatkan mereka memenangkan Ballon d’Or akhir tahun ini.

Messi juga punya peluang besar lewat Piala Dunia, Link Sbobet 2018 hanya saja penampilan Argentina di fase kualifikasi kurang meyakinkan, mereka baru bisa memastikan lolos di pertandingan-pertandingan terakhir.

4. Ronaldo menjadi ancaman besar

Ronaldo memang kurang meyakinkan di paruh pertama musim ini, tetapi di paruh kedua dia benar-benar hidup kembali baik untuk klub ataupun negara. Bintang Portugal ini mencetak 19 gol dari 10 pertandingan terakhir di La Liga dan 15 gol di Liga Champions termasuk 3 melawan Juve dan 3 melawan PSG di perempatfinal Liga Champions dan 16 besar.

Real Madrid juga masuk ke semifinal dan punya kesempatan besar untuk memenangkan Liga Champions ketiga mereka berturut-turut. Dia juga punya peran penting untuk kualifikasi Portugal di Piala Dunia dan bila ini sukses hampir pasti Ballon d’Or kembali ke tangannya.

Klopp: Liverpool Pantas Tampil di Semifinal Liga Champions

Klopp: Liverpool Pantas Tampil di Semifinal Liga Champions

5

Agen Ioncasino – Liverpool meraih hasil yang apik di babak perempatfinal Liga Champions 2017-2018. Mereka kembali menaklukkan Man City 2-1 di laga leg II babak perempatfinal Liga Champions 2-17-2018, Rabu (11/4/2018) dini hari WIB. Berkat kemenangan tersebut, Liverpool memastikan diri lolos ke babak semifinal karena unggul agregat 5-1.

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, pun mengaku sangat bahagia melihat keberhasilan yang diraih timnya. Menurut Klopp, The Reds –julukan Liverpool– memang layak lolos ke babak semifinal Liga Champions. Sebab, para pemain Liverpool menunjukkan permainan yang apik di dua pertandingan kontra Man City.

Kebahagiaan juga menyelimuti perasaan Klopp karena Liverpool akhirnya keluar sebagai pemenang di laga yang begitu berat. Pelatih asal Jerman itu mengakui kehebatan para pemain Man City di laga leg kedua babak perempatfinal Liga Champions 2017-2018.

Dengan kondisi tersebut, Klopp mengaku sempat khawatir Liverpool akan takluk dari The Citizens –julukan Man City– pada laga itu. Terlebih, Man City berhasil membuka keunggulan terlebih dahulu di laga yang digelar di Etihad Stadium tersebut. Gol itu dicetak oleh Gabriel Jesus pada menit ke-2.

Beruntung, konsentrasi para pemain Liverpool tidak terganggu dengan gol tersebut. Link Sbobet 2018 The Reds pun bangkit dan berhasil membalikkan keadaan menjadi unggul 2-1 atas Man City. Dua gol Liverpool itu dicetak oleh Mohamed Salah (56’) dan Roberto Firmino (77’).

“Malam ini cukup sulit, terutama di babak awal pertandingan. Gol indah (Man City) yang kami berikan kepada mereka. Saya sudah memperhitungkan hal seperti itu, tapi saya suka dengan reaksi pemain setelahnya,” ujar Klopp, sebagaimana dikutip dari Sportsmole, Rabu (11/4/2018).

“(Guardiola) mengambil segala risiko yang bisa mereka ambil. Kami butuh sedikit keberuntungan dan formasi bertahan yang lebih baik. Saya tidak terlalu senang melihat performa Liverpool di babak pertama, tapi kami 100% menguasai bola, kami mendapatkan banyak peluang,” lanjutnya.

“Situasi terakhir di babak pertama adalah bagaimana Anda melakukan serangan balik dan begitulah kami mencetak dua gol. Ini bukan tentang kesempurnaan, ini tentang hasil, karakter, mentalitas, perjuangan untuk menang. Kami bertahan dengan baik, ini bukan permainan terbaik kami, tetapi pada akhirnya kami pantas menang,” tukas pelatih berusia 50 tahun tersebut.

Dikalahkan Persib, Septian David Ajak Mitra Kukar Bangkit

Dikalahkan Persib, Septian David Ajak Mitra Kukar Bangkit

1

Agen Joker123 – Pemain Mitra Kukar, Septian David Maulana mengungkap rasa sedih setelah timnya kalah 0-2 oleh Persib Bandung dalam lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu 8 April 2018 malam WIB.

Bagi Mitra Kukar, hasil itu membuat mereka terjerembab di dasar klasemen sementara. Sebab, ‘Naga Mekes’ baru mengoleksi satu poin hasil sekali imbang. Sedangkan dua laga lain dilalui dengan kekalahan.

Septian pun mengakui jika Persib bermain lebih bagus dari timnya. Sehingga, kekalahan itu mau tidak mau harus diakui

“Pertandingan tadi memang kita kalah, bisa dibilang kita semua pemain kecewa,” ucap Septian.

Septian sendiri tidak ingin larut dalam kekecewaan. Ia pun mengajak para pemain Mitra Kukar untuk segera bangkit. Sebab, masih banyak laga yang harus dilalui ke depan.

“Kita enggak bisa kayak gini terus. Persib Bandung memang tim bagus. Kita akan berusaha di pertandingan yang ke depannya lagi,” ungkapnya.

Sementara disinggung soal penampilannya di klub yang cenderung menurun dibanding saat bermain di Tim Nasional, Link Alternatif Sbobet ia mengaku tidak memiliki kendala. Ia mengaku sebenarnya kondisi di Tim Nasional dan klub sama saja.

Tapi, Septian mengatakan ke depan harus bisa lebih memahami apa yang diinginkan pelatih Mitra Kukar Rafael Berges. Sehingga kemampuan terbaiknya bisa keluar saat bermain di level klub.

“Enggak jauh beda sih cara main dia (Rafael Berges) dengan coach Luis Milla. Tapi saya harus lebih mengerti lagi apa yang diinginkan sama coach Rafa, saya harus jalankan instruksi itu sebagai pemain,” jelas Septian.

Debut Manis Indra Bersama Maung Bandung

Debut Manis Indra Bersama Maung Bandung

2

Agen CBO855 – Pada Minggu, 8 April 2018, menjadi hari bersejarah bagi Indra Mustafa. Bermain di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Indra akhirnya menjalani debut karir profesionalnya bersama Persib.

Ia masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua menggantikan Bojan Malisic yang cedera. Pemain berposisi bek tengah itu pun menjawab kepercayaan pelatih Mario Gomez dengan baik.

Meski masih muda, ia mampu mengatasi demam panggung tampil di hadapan puluhan ribu Bobotoh. Indra mampu mengawal pertahanan Persib dengan baik dan tetap perawan hingga akhir laga. Skor akhir sendiri adalah 2-0 untuk kemenangan Persib atas Mitra Kukar.

Ia pun berucap syukur atas debut perdananya. Apalagi, yang terpenting adalah Persib bisa meraih kemenangan perdana di Liga 1.

“Bagi saya pertandingan tadi sangat penting. Alhamdulillah bisa meraih kemenangan di kandang, tiga poin. Alhamdulillah juga coach percaya dengan saya untuk main tadi,” kata Indra.

Dalam laga itu, ia sendiri tidak kaget mendapat kepercayaan bermain. Link Alternatif Sbobet Ia sudah menduga itu setelah namanya masuk dalam line up. Apalagi saat Bojan cedera, pria asal Bogor berusia 18 tahun itu langsung punya firasat akan dimainkan.

Tapi, ia memberi sinyal belum puas dengan penampilan perdananya. Ia masih harus terus memperbaiki diri demi memberi kemampuan terbaik untuk ‘Maung Bandung’. Ia bertekad terus memberi kemenangan jika kembali dipercaya bermain.

“Untuk ke depannya akan kerja keras lagi. Apa pun yang terjadi harus menang,” tegas Indra.

Indra sendiri merupakan pemain jebolan Persib U-19. Performa apiknya di level junior membuat pelatih Mario Gomez kepincut. Setelah memantau kemampuannya dalam beberapa hari, Gomez merekomendasikan Indra kepada manajemen untuk dipromosikan ke tim senior.

Danilo Ungkap Penyebab Kegagalan Man City Bungkam Man United

Danilo Ungkap Penyebab Kegagalan Man City Bungkam Man United

4

Situs Judi Tbsbet – Bek kanan Manchester City, Danilo, mengungkapkan kekecewaannya atas kekalahan timnya dari sang rival sekota mereka, Manchester United. Laga yang digelar di Etihad Stadium pada pekan ke-33 Liga Inggris 2017-2018 tersebut, sejatinya adalah kesempatan bagi The Citizens – julukan Man City– untuk merayakan gelar juara Liga Inggris di depan pendukungnya sendiri.

Menurut bek berpaspor Brasil itu, Man City sesungguhnya menguasai pertandingan secara keseluruhan. Danilo pun bingung atas hasil pertandingan itu. pemain berusia 26 tahun itu mengklaim jika Man City hanya dikalahkan oleh taktik Long Ball yang dipratekkan oleh Man United.

Tim asuhan Josep Guardiola itu sebelumnya unggul dengan selisih dua gol di babak pertama. Gol pertama hadir melalui sundulan kepala sang kapten, Vincent Kompany pada menit ke-25. Skor kembali berubah menjadi 2-0 gol melalui kaki Ilkay Gundogan lima menit berselang setelah gol Kompany. Gundogan yang lolos dari penjagaan pemain bertahan Man United, dapat meneruskan umpan dari Raheem Sterling guna membobol gawang David De Gea.

Malapetaka justru hadir di babak kedua bagi Man City. Gelandang Man United, Paul Pogba, pada menit ke-52 menkonfersikan umpan dada dari Ander Herrera, untuk membobol gawang Man City. Sementara, gol kedua Pogba hadir melaui kombinasinya dengan Alexis Sanchez pada menit ke-55.

Kali ini umpan panjang Sanchez dari sisi kanan pertahanan Man City disambut sundulan kepala Pogba yang mengubah skor menjadi dua sama bagi kedua tim. Gol penyama kedudukan itu membangkitkan semangat juang pasukan Setan Merah –julukan Man United. Link Alternatif Sbobet Akhirnya pada menit ke-69, Chris Smalling berhasil membuat gol ketiga bagi tim tamu.

Memanfaatkan umpan Sanchez dari situasi tendangan bebas, Smalling menyundul bola ke gawang Ederson untuk mengubah skor menjadi 2-3. Gol Smalling menjadi gol terakhir dari drama lima gol yang terjadi di Etihad Stadium. Hingga akhirnya Man City pun harus tertunduk lesu di depan pendukungnya sendiri.

“Saya tidak bisa memberitahu Anda alasan kami tidak menang hari ini. Di akhir pertandingan, mereka (Man United) mencetak tiga gol sementara kami dua gol, itu hasil pertandingan. Kami selalu bersama-sama dalam kemenangan mau pun kekalahan,” ungkap Danilo, seperti yang diwartakan FourFourTwo, Minggu (8/4/2018)

“Jika Anda menganalisa pertandingan, kami menguasai dan mengontrolnya, mereka hanya menggunakan umpan panjang dan mencetak tiga gol. Kami bermain dan tampil seperti yang biasa kami tunjukkan sepanjang musim, tetapi kami tidak menang kali ini,” tutupnya.

Andre Gomes Ingin Hengkang dari Barcelona

Andre Gomes Ingin Hengkang dari Barcelona

Agen Tangkas – Salah satu gelandang muda Barcelona, Andre Gomes, meminta kepada pihak klub untuk melepaskannya di bursa transfer musim panas 2018. Seperti diberitakan El Mundo Deportivo, Sabtu (7/4/2018), klub Raksasa Italia, yakni Juventus, dikabarkan tertarik untuk mendatangkan Gomes ke Allianz Stadium.

Pemain berpaspor Portugal itu, didatangkan dari Valencia pada bursa transfer musim panas 2016 dengan mahar 30 juta euro atau sekira Rp504 miliar. Akan tetapi, selama dua musimnya bersama Barcelona, Gomes sangat sulit untuk menembus skuad utama klub tersebut.

Gomes kalah bersaing dengan dengan beberapa pemain Barcelona lainnya, sebut saja seperti Andres Iniesta, Sergio Busquets, Paulinho, dan Ivan Rakitic. Apalagi, semenjak kedatangan Philippe Coutinho di bursa tranfer musim dingin 2018, membuat persaingan lini tengah Barcelona semakin ketat.

Bersama Barcelona di musim ini, Gomes hanya bermain 28 pertandingan di berbagai kompetisi dan baru menyumbangkan satu assist. Link Sbobet Resmi Tak ayal, Gomes pun akhirnya tidak betah untuk terus menjadi penghangat bangku cadangan di Barcelona. Ia mengatakan sedang dalam masa tidak menikmati sepakbola. Bahkan, ia merasa terlalu malu untuk meninggalkan rumah.

“Saya merasa tidak enak bermain (sepakbola), saya tidak menikmati apa yang saya lakukan sekarang. Teman-teman saya mengatakan bahwa saya bermain hanya diam di tempat dan saya tahu itu benar. Hal itu menggangu saya karena tidak dapat beranjak dari sana,” ucap Gomes, mengutip dari Football Espana, Sabtu (7/4/2018).

“Banyak hal berubah setelah enam bulan saya di sana (Barcelona). Ada lebih banyak tekanan saat ini. Walaupun itu sebenaranya tidak apa-apa, tapi bagi saya tidak. Saya adalah tipe orang yang suka mengkritik diri sendiri. Saya seorang yang perfeksionis dan tidak dapat mentolerir kesalahan,” lanjut pemain berusia 24 tahun itu.

“Saya tidak bisa menyingkirkan pikiran negatif dari kepala. Hal itu pun berpengaruh terhadap penampilan saya, karena berpikir terlalu banyak. Itu membuat saya merasa malu, bahkan, terkadang saya tidak mau keluar dari rumah karena tidak ingin orang-orang melihat saya,” tuntas mantan pemain Valencia itu.

Arsenal Libas CSKA Moskow 4-1 di Emirates Stadium

Arsenal Libas CSKA Moskow 4-1 di Emirates Stadium

3

Agen Judi Bola – Kemenangan sukses didapat Arsenal dengan skor 4-1 kala menjamu CSKA Moskow dalam lanjutan laga leg pertama babak perempatfinal Liga Eropa 2017-2018. Dalam laga ini, Arsenal tampil trengginas sejak menit awal. Aaron Ramsey pun hadir sebagai protagonis berkat dua gol briliannya.

Sejak wasit meniup tanda pertandingan dimulai, Arsenal langsung tampil menekan. Berstatus sebagai tuan rumah, tim berjuluk The Gunners itu nampak tak ingin membuang waktu untuk segera mencetak gol. Terlebih lagi, Liga Eropa menjadi jalan satu-satunya untuk bisa bermain di Liga Champions musim depan.

Baru empat menit laga berjalan, Arsenal sudah langsung mengancam gawang CSKA. Umpan silang mendatar yang dilepaskan Monreal, lekas dituntaskan oleh Henrikh Mkhitaryan dengan tendangan keras dari luar kotak penalti. Namun sayang, tendangan tersebut masih melebar di sisi kanan gawang tim tamu.

Arsenal baru bisa mencetak gol pertamanya di pertandingan ini pada menit kesembilan. Memanfaatkan umpan silang yang dilancarkan Hector Bellerin dari tepi kotak penalti, Aaron Ramsey yang berdiri bebas pun melanjutkannya dengan sepakan deras yang tak bisa dibendung kiper CSKA, Igor Akinfeev. Arsenal unggul 1-0.

CSKA sebenarnya sempat membuka asa kala mereka mampu menyamakan kedudukan di menit ke-15. Gol tersebut diciptakan oleh Aleksandr Golovin melalui eksekusi tendangan bebasnya. Tendangan tersebut begitu terukur dan kencang sehingga tak bisa dihentikan oleh Petr Cech. Papan skor pun berubah menjadi 1-1.

Selepas gol tersebut, CSKA sempat mendapat kepercayaan diri dan terus menekan Arsenal. Namun sayangnya, kepercayaan diri tim tamu runtuh kala kubu tuan rumah mendapat hadiah penalti di menit ke-24 lantaran Mesut Ozil dilanggar di kotak terlarang. Alexandre Lacazette yang menjadi eksekutor sukses melaksanakan tigas dengan baik dan membawa Arsenal kembali unggul menjadi 2-1.

Empat menit berselang, Ramsey kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini gelandang asal Wales itu mencetak gol fantastis. Ramsey yang lolos dari jebakan off-side lekas melanjutkan umpan yang disodorkan Ozil dengan tendangan volinya. Bola kembali masuk ke dalam gawang CSKA dan membuat Arsenal menjauh dengan skor 3-1.

Memasuki menit ke-35, kubu tuan rumah semakin berkuasa. Link Sbobet Resmi Tak ingin kalah dengan Ramsey, Lacazette pun mencetak gol keduanya di laga ini. Berdiri tanpa pengawalan, striker berpaspor Prancis itu menerima umpan tarik kiriman Ozil dengan baik dan menuntaskannya dengan sepakan keras. Tak ada yang mampu membendung sepakan tersebut sehingga papan skor berubah menjadi 4-1.

Di babak kedua, Arsenal bermain lebih santai lantaran telah unggul cukup jauh. Hingga pertandingan berakhir, tak ada gol tambahan yang tercipta. Arsenal menang dengan skor 4-1 dan bisa menjalani laga leg kedua dengan sedikit lebih mudah.

Susunan Pemain:

Arsenal: Cech, Monreal, Koscielny, Mustafi, Bellerin, Xhaka, Ramsey, Mkhitaryan (Iwobi 61’), Wilshere (Elneny 74’), Ozil, Lacazette (Welbeck 74’)

CSKA Moskow: Akinfeev, Berezutski, Ignashevich, V. Berezutski, Schennikov, Golovin, Natcho (Milanov 74’), Kuchaev, Musa (Khosonov 83’), Dzagoev (Vitinho 65’), Wernbloom

Guardiola Sebut Miliki Persaingan dengan Mourinho

Guardiola Sebut Miliki Persaingan dengan Mourinho

Agen judi Casino – Pelatih Manchester City, Josep Guardiola, mengaku bahwa ia memiliki sedikit persaingan antara dirinya dengan pelatih Manchester United, Jose Mourinho menjelang derby yang akan diselenggarakan pada Sabtu (7/4/2018) malam.

Dua pelatih papan atas dunia ini akan saling berhadapan di Etihad Stadium. Laga ini menjadi ajang penentuan apakah The Citizens –julukan Manchester City- bisa meraih trofi kemenangan Liga Inggris musim 2017-2018.

Sebagaimana diketahui, Man City akan otomatis menyegel trofi kemenangan Liga Inggris apabila berhasil menumbangkan Man United mengingat selisih 16 poin yang dimiliki oleh kedua klub Manchester tersebut.

Selama bertahun-tahun, Guardiola dan Mourinho telah bertemu sebanyak 20 kali. Dalam pertandingan tersebut, Guardiola sukses mengklaim sembilan kali kemenangan dan hanya mengalami empat kali kekalahan.

Persaingan mereka dimulai ketika melatih Barcelona dan Real Madrid. Kini kedua pelatih terkemuka tersebut akan kembali dihadapkan dalam sebuah persaingan sengit ketika keduanya tiba di sisi yang berlawanan dari Manchester.

Meski demikian, Guardiola mengaku tidak ada ketegangan dengan Mourinho. Link Sbobet Resmi Pelatih berkepala pelontos tersebut mengaku sangat menghormati lawannya di atas lapangan.

“Dengar, ketika kami tiba di sini, ini bukanlah masalah. Saya mengerti. Saya tiba di Manchester City dan kami bersama-sama selama satu tahun. Tapi sekrangan sudah dua tahun dan tidak ada yang terjadi dengan cara khusus,” tegas Guardiola, menyadur dari Soccerway, Sabtu (4/7/2018).

“Saya belum pernah mengalahkan Mourinho dan dia tidak pernah mengalahkan saya. Tim kami mengalahkan yang lain. Saya tidak bermain melawan Jose. Dia tidak bermain melawan saya. Kadang tim mereka mengalahkan saya, kadang-kadang saya mengalahkannya. Ini adalah sebuah hal yang sangat sederhana. Ini tentunya sangat sederhana bukan tentang Pep vs Jose,” tandasnya.

Meski tengah berada di ambang meraih gelar pertamanya di Inggris, Guardiola telah mengingatkan para penggemar Man City supaya tidak sombong untuk mendapatkan perayaan yang mereka inginkan dengan mengalahkan Man United. Pasalnya, Man City masih harus berjuang untuk mengalahkan Liverpool di leg kedua perempatfinal Liga Champions pada awal pekan depan.

“Tentu saja, untuk para penggemar, memenangkan liga melawan United. Saya mengerti betapa istimewanya hal tersebut. Tapi pada akhirnya, jika hal tersebut tidak bisa terjadi. Saya sangat meminta maaf,” tuntasnya.

Balotelli: Jika Saya Berkulit Putih, Saya Tak Akan Dapat Banyak Masalah

Balotelli: Jika Saya Berkulit Putih, Saya Tak Akan Dapat Banyak Masalah

5

Judi Maxbet – Salah satu masalah yang hingga saat ini masih menjadi problema utama dalam dunia sepakbola adalah perihal tindakan rasis. Bahkan perlakuan rasis ini tak hanya dilakukan oleh kelompok suporter, tapi juga terkadang dilakukan oleh pesepakbola itu sendiri.

Salah satu pemain yang kerap mendapatkan perlakukan rasis adalah striker kepunyaan OGC Nice, Mario Balotelli. Teranyar, striker 27 tahun itu mendapat perlakuan rasis saat timnya berlaga di ajang Liga Prancis menghadapi FCO Dijon pada 10 Februari 2018.

Saat itu, Balotelli mencoba melaporkan perlakuaan tidak menyenangkan yang diterima olehnya kepada wasit yang memimpin jalannya pertandingan. Namun, alih-alih mendapat perlindungan, Balotelli justru diganjar kartu kuning.

Kesal dengan perlakukan tersebut, Balotelli pun membulatkan tekad untuk kembali ke Italia pada musim depan. Mantan striker AC Milan itu menilai bahwa bermain di Italia akan lebih mudah baginya. Pasalnya, Balotelli menilai bahwa Italia bukanlah negara yang rasis. Meskipun diakuinya kalau ia terkadang masih menerima hal tidak menyenangkan tersebut di sejumlah tempat di Italia.

Diakui oleh Balotelli bahwa adalah hal yang wajar jika terdapat segelintir orang yang tidak suka kepadanya. Link Alternatif Sbobet Bahkan, striker berpaspor Italia itu mengakui kalau perbuatannya kerap membuat jengkel orang-orang. Namun, Balotelli merasa kalau perlakuan rasis yang didapat olehnya telah di luar batas. Ia pun berandai-andai jika dirinya berkulit putih, ia meyakini tak akan mendapat banyak masalah seperti sekarang ini.

“Di beberapa stadion, orang-orang meneriakkan ‘Tidak ada orang Italia yang hitam’ kepada saya. Namun, saya adalah bukti bahwa itu ada. Bahkan jika saya orang Italia, lahir dan tumbuh di Italia, undang-undang menyatakan bahwa saya hanya menjadi orang Italia begitu saya berusia 18 tahun,” ucap Balotelli, menukil dari Football Italia, Jumat (6/4/2018).

“Hukumnya salah, dan itulah mungkin mengapa sampai hari ini beberapa orang melihat kulit hitam sebagai warna keberagaman, inferioritas kesalahan di tengah foto tim,” lanjutnya.

“Saya pikir jika saya berkulit putih, saya akan mendapatkan masalah lebih sedikit. Mungkin saya menyebabkan beberapa masalah saya sendiri dan kadang-kadang memiliki sikap yang salah. Namun, apakah saya akan dimaafkan lebih cepat jika berkulit putih? Saya kira ya,” sambung striker yang dikenal Bengal itu.

“Italia bukan negara rasis, tetapi memiliki rasis di dalamnya. Perubahan ada di tangan generasi berikutnya dan kami harus mengajarkan anak-anak kami bahwa semua orang adalah sama, meskipun penampilannya berbeda,” tutup Balotelli.