Liverpool Dinilai Cocok Hadapi Bayern Munich di Semifinal Liga Champions

Liverpool Dinilai Cocok Hadapi Bayern Munich di Semifinal Liga Champions

Agen Ioncasino – Pesepakbola legenda asal Inggris, Martin Keown, memberi penilaian soal lawan yang pas untuk dihadapi Liverpool di semifinal Liga Champions 2017-2018. Keown menilai, Liverpool akan melaju ke partai puncak jika bertemu Bayern di semifinal. Hal itu karena dua bek tengah Bayern tidak memiliki kecepatan, sehingga lini serang Liverpool dapat memanfaatkannya.

Setidaknya sejak 2014, Bayern memiliki duet bek tengah tangguh atas nama Mats Hummels dan Jerome Boateng. Sulit melewati keduanya baik dalam duel udara maupun bola-bola bawah. Akan tetapi, trio lini serang Liverpool yakni Mohamed Salah, Sadio Mane dan Roberto Firmino yang memiliki kecepatan di atas rata-rata dapat merepotkan Hummels dan Boateng.

Musim ini, kombinasi Mane, Salah dan Firmino sudah menghasilkan 79 gol bagi The Reds –julukan Liverpool. Salah jadi yang tertajam dengan koleksi 39 gol dari 44 pertandingan. Kombinasi tiga nama di atas memberikan kontribusi besar atas jauhnya laju Liverpool di Liga Champions musim ini.

Ambil contoh saat Liverpool menyingkirkan Manchester City di perempatfinal Liga Champions 2017-2018 dengan agregat 5-1. Dari lima gol yang dicetak, empat di antaranya diciptakan tiga trio di atas. Karena itu, Boateng dan Hummels dalam bahaya jika benar Die Roten –julukan Bayern– dipertemukan dengan Liverpool.

“Di pertahanan, Bayern memiliki Mats Hummels dan Jerome Boateng yang memiliki kekuatan, namun Anda bisa mengantisipasinya. Liverpool bisa mengeksploitasi kecepatan lini serang mereka untuk menghukum Bayer Munich,” kata Keown mengutip dari Daily Mail, Jumat (13/4/2018).

“Boateng memang memiliki kecepatan, namun ia rentan cedera dan itu dapat berdampak terhadap mobilitas dan kelincahannya di atas lapangan. Sementara itu Hummels tidak memiliki kecepatan. Kecepatan lini depan Liverpool sangat sempurna untuk dipertemukan dengan Bayern,” lanjut mantan bek andalan Arsenal itu.

Siapa lawan Liverpool di semifinal baru akan diketahui pada hari ini, Jumat (13/4/2018) mulai pukul 18.00 WIB. Link Sbobet 2018 Undian akan dilangsungkan di Kota Nyon, Swiss.

Sebelumnya, legenda Liverpool yakni Jamie Carragher berharap eks timnya bertemu AS Roma di semifinal. Hal itu karena dalam pandangannya, Roma memiliki level permainan di bawah dua kontestan semifinal lainnya, Bayern dan Real Madrid.

Fullback Madrid: Tak Ada Klub Unggulan di Semifinal Liga Champions

Fullback Madrid: Tak Ada Klub Unggulan di Semifinal Liga Champions

4

Agen Tembak Ikan – Fullback Real Madrid, Dani Carvajal, menyebut tak ada klub unggulan di semifinal Liga Champions 2017-2018. Carvajal menilai, Liga Champions merupakan kompetisi ketat sehingga klub kaya pengalaman pun tak memiliki jaminan untuk melaju jauh.

Semifinalis Liga Champions musim 2017-2018 selain Madrid ialah Liverpool, Bayern Munich dan AS Roma. Masing-masing klub sudah menunjukkan keunggulan mereka masing-masing di fase sebelumnya.

Bayern jadi klub dengan catatan paling bagus di Liga Champions musim ini. Dari 10 pertandingan, klub asuhan Jupp Heynckes itu mengemas delapan menang, satu imbang dan satu kalah. Sementara Liverpool, klub asuhan Jurgen Klopp belum merasakan yang namanya kekalahan dengan raihan enam menang dan empat imbang.

Roma? Meski sudah tiga kali kalah di Liga Champions musim ini, klub Ibu Kota Italia itu mampu mengalahkan klub-klub kuat, terutama di kandang sendiri yakni Stadion Olimpico. Roma sempat mengalahkan Chelsea 3-0 dan yang tergres ialah Barcelona yang disikat dengan skor serupa.

Bagaimana dengan Madrid sendiri? Tim asuhan Zinedine Zidane itu menunjukkan kelayakan mereka untuk meraih hattrick juara di Liga Champions. Hal itu setelah Madrid mengalahkan dua kandidat kampiun di fase knockout, yakni Paris Saint-Germain (PSG) dan Juventus.

Terkhusus menghadapi Juventus, Madrid butuh usaha ekstra meski sudah unggul 3-0 pada leg I. Keunggulan tersebut hampir gagal dimanfaatkan pada pertemuan kedua yang dilangsungkan di Santiago Bernabeu. Link Sbobet 2018 Hal itu karena Madrid sempat tertinggal 0-3, sebelum Cristiano Ronaldo mencetak gol via titik putih, sekaligus mengubah skor menjadi 1-3 dan membuat mereka lolos ke semifinal dengan keunggulan agregat 4-3.

“Tidak ada klub favorit di fase ini. Empat tim yang lolos ke semifinal memiliki peluang untuk juara. Karena itu, kami akan tampil maksimal untuk lolos ke Kiev (venue final Liga Champions),” kata Carvajal mengutip dari Daily Express, Jumat (13/4/2018).

Undian semifinal Liga Champions 2017-2018 akan dilangsungkan di Kota Nyon, Swiss, pada hari ini mulai pukul 18.00 WIB. Semua klub memiliki kesempatan untuk saling bertemu dan laga Madrid vs Bayern jadi yang paling diharapkan terjadi. Sebab dalam 10 musim terakhir, mereka sudah dua kali bertemu di semifinal, tepatnya pada musim 2011-2012 dan 2013-2014.

Zidane: Madrid Pantas Berada di Semifinal Liga Champions

Zidane: Madrid Pantas Berada di Semifinal Liga Champions

Situs Judi Casino – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, mengungkapkan bahwa timnya pantas mendapatkan hadiah penalti dan juga melanjutkan langkah ke semifinal Liga Champions 2017-2018. Laga leg II perempatfinal Liga Champions Madrid kontra Juventus, di Santiago Bernabeu, Kamis (12/4/2018) dini hari itu memang berakhir dengan dramatis bagi kedua tim.

Laga dramatis di Santiago Bernabeu, bermula ketika juventus yang telah unggul tiga gol sepanjang jalannya pertandingan harus menerima hukuman penalti pada injury time. Penalti itu bermula ketika Medhi Benatia dianggap melakukan pelanggaran kepada Lucas Vasquez oleh wasit Michael Oliver. Penalti kontroversial itu pun dapat dikonversikan menjadi gol oleh Cristiano Ronaldo.

Penalti kontroversial dari sang pengadil lapangan memberikan keuntungan bagi Madrid. Satu gol tersebut dapat mengantarkan tim asuhan Zidane melaju ke fase semifinal Liga Champions. Meskipun Zidane tidak melihat secara pasti kejadian di depan gawang Juventus itu, dirinya tetap yakin dengan keputusan wasit yang memutuskan itu sebagai pelanggaran.

“Saya tidak melihatnya, tetapi saya telah diberitahu jika itu merupakan penalti. Wasit telah meniupkan peluitnya dan Anda tidak bisa mengubah hal itu. Saya pikir itu adalah penalti,” ungkap Zidane seperti yang diwartakan Footballitalia, Kamis (12/4/2018).

Pelatih berpaspor Prancis itu pun memuji permainan Juventus yang mampu mencetak tiga gol, sebelum akhirnya penalti tersebut hadir. Zidane pun senang karena Madrid telah lolos ke semifinal Liga Champions 2017-2018. Link Sbobet Resmi Dirinya merasa Madrid lebih pantas berada diposisi saat ini, dibandingkan Juventus, tanpa mengecilkan perjuangan tim asuhan Massiliano Allegri itu.

“Sekarang kami di semifinal dan saya lebih baik tidak membicarakan pertandingan tadi lebih banyak. Juve bermain dengan baik, tetapi saya percaya hingga akhir bahwa kami pantas untuk melaju ke fase selanjutnya di turnamen ini,” tutur pria berusia 45 tahun tersebut.

Pada babak seminal Liga Champions 2017-2018, El Real akan bertemu salah satu dari Liverpool (Inggris), AS Roma (Italia), dan Bayern Munich (Jerman). Undian fase semifinal akan dilakukan di Nyon, Swiss, Jumat 13 April 2018, mulai pukul 18.00 WIB, bersamaan dengan pengundian semifinal Liga Eropa 2017-2018.

Persib Waspadai Ambisi Arema FC

Persib Waspadai Ambisi Arema FC

4

Situs Judi Sbobet – Persib Bandung mewaspadai kebangkitan Arema FC pada pertandingan lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu 15 April 2018. Hal itu mengingat dalam tiga pertandingan terakhir, tim yang berjuluk Singo Edan belum pernah menang.

“Kita tahu mereka beda sekarang dan mereka juga main di kandang. Apalagi mereka baru dapatkan satu poin tentunya mereka sangat ingin memenangkan pertandingan, sama seperti kita,” ujar pelatih Mario Gomez di Bandung, Kamis (12/4/2018).

Gomez mengatakan, motivasi berlipat untuk meraih tiga poin kini menyelimuti tim besutan Joko Susilo-Milan Petrovic itu. Apalagi, Arema akan bermain di hadapan pendukungnya yang mau tak mau harus memenangi pertandingan.

Meski begitu, kata Gomez, Link Sbobet Resmi Persib juga datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah pada pertandingan melawan Mitra Kukar berhasil mengunci poin penuh.

“Iya pastinya akan beda, kita main ingin dapatkan tiga poin. Kita tahu mereka (Arema) beda sekarang dan mereka juga main di kandang,” katanya.

Menurut Gomez, dalam sepakbola segala kemungkinan bisa terjadi, hal tersebut dialami PSM Makassar. Juku Eja menang atas Perseru di Serui, tetapi menyerah saat lawan Persela di hadapan suporternya sendiri di Stadion Andi Mattalata, Makassar.

“Buat saya semuanya pasti mungkin terjadi, semua bisa menang atau kalah, saya rasa semua tim di Liga 1 merata, mungkin kita bisa menang atau kalah,” katanya.

Catatan Impresif Madrid saat Jamu Juventus di Bernabeu

Catatan Impresif Madrid saat Jamu Juventus di Bernabeu

4

Agen Klik4d – Real Madrid sudah melangkahkan satu kaki mereka di semifinal Liga Champions 2017-2018. Hal itu setelah Los Blancos –julukan Madrid– menang 3-0 atas Juventus pada leg I perempatfinal Liga Champions 2017-2018 yang berlangsung di Stadion Allianz, Rabu 4 April 2018 dini hari WIB.

Peluang Madrid untuk lolos ke semifinal semakin besar karena laga leg II dilangsungkan di kandang sendiri, yakni Santiago Bernabeu. Apalagi, Madrid memiliki catatan apik tiap kali menjamu Juventus di fase knockout Liga Champions.

Semenjak Liga Champions berubah format pada 1992-1993, sudah empat kali Madrid menjamu Juventus di Bernabeu. Hasilnya, tim ibu kota Spanyol itu mengoleksi tiga menang dan satu imbang.

Pertemuan pertama Madrid vs Juventus di Bernabeu tersaji pada leg I perempatfinal Liga Champions 1995-1996. Saat itu, Madrid menang 1-0. Kemudian pertemuan kedua di stadion berkapasitas 80 ribu penonton itu terjadi pada leg I semifinal Liga Champions 2002-2003. Madrid yang saat itu dimotori Zinedine Zidane menang 2-1 lewat gol yang dicetak Ronaldo Luiz dan Roberto Carlos.

Selanjutnya, kedua tim kembali bertemu di 16 besar Liga Champions. Saat itu dalam laga di Bernabeu, Madrid menang 1-0 lewat gol dari Ivan Helguera. Sementara itu pada pertemuan terakhir keduanya di Bernabeu, skor sama kuat 1-1. Pertemuan keduanya saat itu digelar pada leg II semifinal Liga Champions 2014-2015.

Meski memiliki catatan impresif, Madrid pantang untuk jemawa. Link Sbobet 2018 Nasib yang dialami Juventus pada leg I dapat dijadikan pelajaran bagi Los Blancos. Sebab dalam empat laga kandang awal menjamu Madrid di fase knockout Liga Champions, Juventus selalu mengalahkan wakil asal Spanyol tersebut.

Akan tetapi pada pertemuan kelima, kedigyaan Juventus dihentikan Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan dengan skor mencolok, 0-3. Laga dini hari nanti dijamin berjalan menarik. Sebab Madrid ingin lolos ke semifinal untuk membuka peluang mereka mengangkat trofi musim ini.

Selain itu, saat ini Madrid menjadi satu-satunya wakil Spanyol yang masih eksis di Liga Champions 2017-2018 setelah Barcelona disingkirkan AS Roma dini hari tadi. Sementara itu Juventus bertekad lolos ke semifinal demi memberikan kado perpisahan kepada Gianluigi Buffon yang kemungkinan besar pensiun akhir musim ini.

Andre Gomes Ingin Hengkang dari Barcelona

Andre Gomes Ingin Hengkang dari Barcelona

Agen Tangkas – Salah satu gelandang muda Barcelona, Andre Gomes, meminta kepada pihak klub untuk melepaskannya di bursa transfer musim panas 2018. Seperti diberitakan El Mundo Deportivo, Sabtu (7/4/2018), klub Raksasa Italia, yakni Juventus, dikabarkan tertarik untuk mendatangkan Gomes ke Allianz Stadium.

Pemain berpaspor Portugal itu, didatangkan dari Valencia pada bursa transfer musim panas 2016 dengan mahar 30 juta euro atau sekira Rp504 miliar. Akan tetapi, selama dua musimnya bersama Barcelona, Gomes sangat sulit untuk menembus skuad utama klub tersebut.

Gomes kalah bersaing dengan dengan beberapa pemain Barcelona lainnya, sebut saja seperti Andres Iniesta, Sergio Busquets, Paulinho, dan Ivan Rakitic. Apalagi, semenjak kedatangan Philippe Coutinho di bursa tranfer musim dingin 2018, membuat persaingan lini tengah Barcelona semakin ketat.

Bersama Barcelona di musim ini, Gomes hanya bermain 28 pertandingan di berbagai kompetisi dan baru menyumbangkan satu assist. Link Sbobet Resmi Tak ayal, Gomes pun akhirnya tidak betah untuk terus menjadi penghangat bangku cadangan di Barcelona. Ia mengatakan sedang dalam masa tidak menikmati sepakbola. Bahkan, ia merasa terlalu malu untuk meninggalkan rumah.

“Saya merasa tidak enak bermain (sepakbola), saya tidak menikmati apa yang saya lakukan sekarang. Teman-teman saya mengatakan bahwa saya bermain hanya diam di tempat dan saya tahu itu benar. Hal itu menggangu saya karena tidak dapat beranjak dari sana,” ucap Gomes, mengutip dari Football Espana, Sabtu (7/4/2018).

“Banyak hal berubah setelah enam bulan saya di sana (Barcelona). Ada lebih banyak tekanan saat ini. Walaupun itu sebenaranya tidak apa-apa, tapi bagi saya tidak. Saya adalah tipe orang yang suka mengkritik diri sendiri. Saya seorang yang perfeksionis dan tidak dapat mentolerir kesalahan,” lanjut pemain berusia 24 tahun itu.

“Saya tidak bisa menyingkirkan pikiran negatif dari kepala. Hal itu pun berpengaruh terhadap penampilan saya, karena berpikir terlalu banyak. Itu membuat saya merasa malu, bahkan, terkadang saya tidak mau keluar dari rumah karena tidak ingin orang-orang melihat saya,” tuntas mantan pemain Valencia itu.

Catatan Manis Manchester United di Stadion Etihad

Catatan Manis Manchester United di Stadion Etihad

Agen Tangkasnet – Manchester United dalam posisi harap-harap cemas akhir pekan ini. Bertandang ke markas Manchester City di lanjutan pekan 33 Liga Inggris 2017-2018, Sabtu 7 April 2018 malam WIB, The Red Devils –julukan Man United– tak boleh merasakan yang namanya kekalahan.

Sebab jika kalah, Man United harus rela melihat Man City melakukan selebrasi juara di hadapan mereka. Sekadar diketahui, Man City akan menjadi kampiun Liga Inggris 2017-2018 jika mengemas tiga poin kontra Man United. Koleksi 87 poin milik klub asuhan Josep Guardiola itu takkan lagi terkejar oleh klub-klub lain.

Meski begitu, Man United sebenarnya layak membusungkan dada jelang menghadapi laga nanti. Hal itu karena pada dua pertandingan tandang terakhir ke Stadion Etihad, Man United tak pernah merasakan yang namanya kekalahan. Dalam kurun waktu tersebut, Man United meraih satu menang dan satu imbang.

Pada pekan 31 Liga Inggris 2015-2016, Man United mengalahkan Man City 1-0 di Stadion Etihad. Saat itu memanfaatkan assist Juan Mata, Marcus Rashford membobol gawang The Citizens –julukan Man City, usai menaruh bola di sela-sela kaki kiper Joe Hart.

Sementara itu, hasil imbang tersaji di pekan 26 Liga Inggris 2016-2017. Saat itu, Man City mendominasi pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 62%. Selain itu, Link Sbobet Resmi Man City juga melepaskan tujuh shot on target, berbanding satu milik Man United. Akan tetapi, dewi fortuna tidak berpihak kepada mereka sehingga skor 0-0 bertahan hingga pertandingan berakhir.

Melihat dua hasil di atas, tak ada alasan bagi Man United untuk minder menghadapi Man City. Apalagi, Man City tak dalam kondisi ideal. Pada Kamis 5 April 2018 dini hari WIB, Man City tampil di leg I perempatfinal Liga Champions 2017-2018 kontra Liverpool. Ironisnya, Gabriel Jesus dan kawan-kawan takluk 0-3 dari Liverpool!

Bukan tak mungkin, Man City akan melepas laga kontra Man United demi tampil habis-habisan lawan Liverpool pada leg II yang berlangsung Rabu 11 April 2018 dini hari WIB. Karena itu, Man City berpotensi menurunkan pemain pelapis di laga kontra Man United dan itu dapat dimanfaatkan Setan Merah.

Wenger Puji Penampilan Ozil saat Arsenal Taklukkan CSKA Moskow 4-1

Wenger Puji Penampilan Ozil saat Arsenal Taklukkan CSKA Moskow 4-1

Judi Casino – Hasil manis diraih Arsenal kala menjamu CSKA Moskow di Emirates Stadium dalam laga leg I babak perempatfinal Liga Eropa 2017-2018 pada Jumat (6/4/2018) dini hari WIB. Pada pertandingan tersebut, Arsenal membungkam tamunya dengan skor 4-1.

Pelatih Arsenal, Arsene Wenger, pun merasa puas melihat aksi anak asuhnya pada pertandingan tersebut. Karena itu, Wenger pun melontarkan pujian kepada para pemain Arsenal, termasuk ke Mesut Ozil.

Bagi Wenger, Ozil telah memberikan kontribusi besar atas kemenangan besar yang diraih The Gunners –julukan Arsenal– di Emirates Stadium. Karena itu, Wenger tak sungkan memberi pujian kepadanya.

Ozil menunjukkan penampilan gemilang saat berhadapan dengan CSKA Moskow. Link Alternatif Sbobet Meski tak mencetak gol, pemain berpaspor Jerman itu telah memberikan dua assist yang menambah keunggulan Arsenal pada pertandingan tersebut. Umpan yang berbuah gol itu diberikan Ozil kepada Aaron Ramsey (28’) dan Alexandre Lacazette (35’).

“Ozil sangat menikmati pertandingan ini, Anda bisa menyaksikannya langsung di sepanjang pertandingan. Karena itu, saya harap Anda juga menikmatinya,” ujar Wenger, sebagaimana dikutip dari Soccerway, Jumat (6/4/2018).

“Anda melihat pemain sepakbola yang begitu hebat saat ini. Ketika Anda menyukai sepakbola, permainan seperti inilah yang ingin Anda saksikan,” lanjut pelatih berkewarganegaraan Prancis tersebut.

Hasil apik yang diraih Arsenal pada pertandingan ini tentu saja menjadi modal besar mereka untuk mengarungi laga selanjutnya. Wenger yakin bisa kembali meraih hasil yang manis kala bertandingan ke markas CSKA Moskow di laga leg II babak perempatfinal Liga Eropa 2017-2018 pada Jumat 13 April 2018 dini hari WIB.

Wenger berharap performa terbaik dapat ditunjukkan para pemainnya pada pertandingan tersebut. Hal itu harus dilakukan para pemain Arsenal demi menjaga peluang mereka untuk meraih trofi Liga Eropa pada akhir musim ini. Pasalnya, di kompetisi lainnya, peluang Arsenal untuk merebut titel juara sangatlah kecil. Di Liga Inggris, Arsenal hingga kini masih bertengger di posisi keenam dengan torehan 51 poin, sehingga mustahil untuk bisa menjadi kampiun pada musim ini.

Selain itu, trofi Liga Eropa merupakan satu-satunya cara bagi Arsenal untuk tampil di Liga Champions musim depan. Sebab, mengharapkan lolos lewat jalur liga cukup sulit, mengingat mereka sudah tertinggal 13 poin dari Tottenham Hotspur di posisi empat.

Bhayangkara FC Tak Gentar Hadapi Tekanan Suporter PSMS

Bhayangkara FC Tak Gentar Hadapi Tekanan Suporter PSMS

2

Situs Judi Maxbet – Bhayangkara FC menyatakan kesiapan mereka menghadapi tekanan suporter PSMS Medan. Hal itu jelang mereka tampil di kandang PSMS yakni Stadion Teladan Medan dalam lanjutan pekan kedua Liga 1 2018, Sabtu 31 Maret.

Pelatih Bhayangkara FC, Simon McMenemy mengatakan, sepanjang kompetisi tahun lalu, anak asuhnya telah menunjukkan kemampuan mereka untuk bermain dalam tekanan di depan suporter lawan yang begitu fanatik. Hasilnya pun positif di mana tim berjuluk The Guardian itu keluar sebagai juara Liga 1 2017.

Di awal musim kompetisi tahun ini, mereka juga sudah menunjukkan kemampuan serupa. Terbukti saat bertanding di depan pendukung Persija Jakarta pada pekan lalu, mereka mampu memberikan perlawanan sengit hingga pertandingan berakhir 0-0.

“Keunggulan kami musim lalu adalah bisa bermain dalam tekanan di depan suporter lawan yang begitu banyak. Kami harus bisa menghadapi tekanan itu termasuk pertandingan besok,”kata Simon di Medan, Jumat (30/3/2018).

Simon mengaku, ia sudah punya pengalaman bertanding di Medan. Kala itu ia masih menjadi juru taktik untuk tim Mitra Kukar. Ia pun sadar, mencetak gol di depan suporter fanatik PSMS Medan bukanlah hal mudah.

“Sulit memang mencetak gol di sini. Apalagi saat ini motivasi anak-anak PSMS Medan sangat tinggi karena baru saja promosi ke Liga 1. Kita tentunya jadikan itu pertimbangan. Meski begitu, kita yakin skuad kita bisa bermain baik dan mencuri poin,” lanjut mantan pelatih Tim Nasional Filipina itu.

Sementara itu gelandang Bhayangkara FC, Link Sbobet Resmi TM Ichsan menuturkan meski kubu The Guardian dihuni oleh pemain muda, mereka tetap ingin meraih tiga poin di kandang Ayam Kinantan -julukan PSMS.

“Motivasi mereka untuk mengalahkan Bhayangkara juga lebih besar karena kami juara musim lalu. Walaupun kami di isi oleh pemain muda. Kami tidak akan membiarkan PSMS menang. Kami juga akan bekerja untuk mendapatkan tiga poin di sini. Kami akan bekerja keras,” pungkas TM Ichsan.

Vardy Petik Pelajaran Berharga di Laga Persahabatan Timnas Inggris vs Italia

Vardy Petik Pelajaran Berharga di Laga Persahabatan Timnas Inggris vs Italia

Situs Judi Sbobet – Tim Nasional (Timnas) Inggris kembali melakoni laga persahabatan kontra Italia pada Rabu (28/3/2018) dini hari WIB. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Wembley itu, Inggris ditahan 1-1 oleh Italia.

Meski gagal meraih kemenangan, striker Timnas Inggris, Jamie Vardy, tetap menyambut positif hasil tersebut. Menurut Vardy, hasil ini sudah dapat menjadi bukti bahwa para pemain Timnas Inggris bisa bersaing dengan tim lainnya di Piala Dunia 2018.

Vardy menilai penampilan dirinya serta rekan-rekannya pada laga tersebut sudah begitu kompak. Mereka bisa bermain dan bekerja sama dengan baik hingga dapat menghentikan langkah Italia untuk meraih kemenangan.

Karena itu, Vardy mengaku akan menjadikan pertandingan kontra Italia ini sebagai pelajaran yang berharga untuk menatap laga yang sesungguhnya di Piala Dunia 2018. Ia optimis Timnas Inggris dapat meraih hasil yang apik di turnamen sepakbola internasional empat tahunan tersebut.

“Pertandingan kontra Italia menunjukkan bahwa kami bisa bertahan sebagai satu kesatuan. Dalam laga tersebut, kami juga terlihat bisa memiliki banyak peluang,” ujar Vardy, sebagaimana dikutip dari Sportsmole, Rabu (28/3/2018).

“Laga ini dapat menjadi pelajaran untuk kami. Kini, kami hanya akan melihat seberapa jauh kami bisa pergi saat tampil di ajang Piala Dunia nanti,” lanjut pemain berusia 31 tahun tersebut.

Vardy sendiri menunjukkan permainan memukau pada laga yang berlangsung di Stadion Wembley tersebut. Link Sbobet Resmi Ia berkontribusi besar atas hasil yang diraih The Three Lions –julukan Timnas Inggris– atas Italia.

Pemain Leicester City itu mencetak gol semata wayang pada laga tersebut. Gol itu dicetak Vardy pada babak pertama atau tepatnya pada menit ke-26 lewat umpan cantik yang diberikan Jesse Lingard.

Bagi Vardy, gol yang dicetaknya pada pertandingan tersebut sangatlah berarti. Selain membantu timnya unggul terlebih dahulu dan terhindar dari kekalahan, gol tersebut juga menunjukkan bahwa dirinya dapat berkontribusi untuk timnya. Karena itu, penampilan apiknya saat menghadapi Italia jadi modal besar untuknya dalam menatap pertandingan selanjutnya di Piala Dunia 2018 yang akan digelar mulai Juni.