Zidane Geram Hubungannya dengan Bale Dianggap Tak Harmonis

Zidane Geram Hubungannya dengan Bale Dianggap Tak Harmonis

Taruhan Maxbet – Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, geram kerap mendapatkan pertanyaan dari awak media terkait hubungan dengan salah satu pemainnya, yakni Gareth Bale. Banyak pihak menyebut hubungan Zidane dan Bale tidak harmonis.

Zidane pun akhirnya angkat bicara terkait rumor tersebut. Pelatih berkepala plontos itu secara tegas mengatakan bahwa hubungannya dengan Bale berjalan baik-baik saja. Tidak ada masalah apa pun yang terjadi antara dirinya dengan Bale.

Karena itu, Zidane pun meminta kepada seluruh pihak untuk tidak lagi mempertanyakan hubungannya dengan Bale. Hal ini dilakukan agar rumor yang menyebut hubungannya dengan Bale tak berjalan harmonis tak terus-menerus berembus.

“Saya tidak memiliki masalah apa pun dengan Bale. Dia adalah salah satu dari 25 pemain dalam skuad. Dia tidak bermain hari ini karena yang lain bermain dengan baik,” ujar Zidane, sebagaimana dikutip dari Goal, Kamis (19/4/2018).

“Jadi, saya harap tidak ada lagi pertanyaan tentang hal tersebut. Sebab, jawaban saya tidak akan pernah berubah dan selalu sama terkait hubungan saya dengan Bale,” lanjut pelatih berpaspor Prancis tersebut.

Rumor ketidakharmonisan Zidane dengan Bale kembali berembus usai Madrid berhadapan dengan Athletic Bilbao dalam laga lanjutan Liga Spanyol 2017-2018 pada Kamis (19/4/2018) dini hari WIB. Link Alternatif Sbobet Pada laga yang berakhir dengan skor imbang 1-1 itu, Zidane kembali tidak memasukkan Bale ke daftar starting XI.

Bale harus puas kembali menjadi pemain cadangan pada pertandingan yang digelar di markas Madrid, Stadion Santiago Bernabeu, tersebut. Zidane memberi Bale kesempatan bermain pada laga tersebut untuk menggantikan Karim Benzema pada menit ke-79.

Zidane sendiri telah memberikan penjelasan terkait keputusannya tidak memasukkan Bale ke skuad utama. Pelatih berusia 45 tahun tersebut mengaku tidak memilih Bale karena pemain Madrid lainnya juga berada dalam kondisi yang baik. Namun, kondisi ini tetap saja membuat rumor keretakan hubungan antara Zidane dan pemain berpaspor Wales tersebut berembus kencang.

Madrid Intip Peluang Boyong Rashford dari Man United

Madrid Intip Peluang Boyong Rashford dari Man United

Judi bola – Real Madrid mengintip peluang untuk memboyong Marcus Rashford dari Manchester United. Seperti diberitakan Daily Express, Rabu (18/4/2018), Madrid ingin memanfaatkan hubungan yang kurang baik antara Rashford dengan pelatih Man United, Jose Mourinho.

Meski mentereng sebagai pelatih, Mourinho memiliki rekam jejak buruk soal pemanfaatan pemain muda. Hampir jarang terdengar, Mou –sapaan akrab Mourinho– menjadikan pesepakbola muda sebagai pemain andalan di timnya.

Hal itu pun juga diberlakukan Mourinho kepada Rashford. Meski memiliki prospek untuk berkembang, Mourinho tak menjadikan Rashford sebagai andalan untuk mengisi lini depan The Red Devils –julukan Man United. Dalam pola 4-2-3-1 racikan Mourinho, ia lebih memilih memainkan Alexis Sanchez ketimbang Rashford di posisi sayap kiri.

Alhasil, jumlah penampilan Rashford musim ini terhitung minim. Link Sbobet Resmi Penyerang berusia 20 tahun itu memang tampil di 30 laga Liga Inggris 2017-2018, namun 16 di antaranya dilalui dari bangku cadangan. Padahal ketika dipercaya sebagai starter, Rashford jarang mengecewakan Mourinho.

Ambil contoh saat Man United mengalahkan Liverpool 2-1 pada 10 Maret 2018. Saat itu, dua gol Man United dicetak Rashford. Karena itulah, Madrid melihat celah untuk mendatangkan Rashford ke Santiago Bernabeu.

Jika berhasil didatangkan, Rashford akan diplot pelatih Madrid Zinedine Zidane untuk diduetkan dengan Cristiano Ronaldo di lini depan dalam pola 4-4-2. Meski begitu, sebuah kesalahan jika Man United menyerah dan melepas Rashford ke Bernabeu.

Hal itu karena masih banyak potensi yang bisa dikembangkan dari Rashford. Dengan usia yang baru menginjak 20 tahun, masih ada kesempatan bagi Rashford untuk menyamai level penyerang Tottenham Hotspur, Harry Kane.

Lucas Vazquez: Juventus Marah karena Iri kepada Kami

Lucas Vazquez: Juventus Marah karena Iri kepada Kami

Judi Casino – Winger Real Madrid, Lucas Vazquez, menilai keberhasilan timnya melaju ke semifinal Liga Champions dalam delapan musim terakhir, membuat iri klub-klub lain terutama Juventus. Karena itu, Vazquez tak heran melihat personel Bianconeri –julukan Juventus– begitu marah usai laga yang mempertemukan timnya kontra Juventus di leg II perempatfinal Liga Champions 2017-2018.

Terhitung sejak musim 2010-2011, Los Blancos –julukan Madrid– selalu ambil bagian di semifinal Liga Champions. Akan tetapi ketimbang musim-musim sebelumnya, edisi 2017-2018 jadi yang paling dramatis bagi Madrid.

Sempat menang 3-0 pada leg I yang berlangsung di kandang Juventus, Madrid mengalami situasi sulit saat mentas di pertemuan kedua. Tampil di kandang sendiri yakni Santiago Bernabeu, Madrid tertinggal 0-3 hingga pertandingan memasuki menit 90. Jika skor itu bertahan hingga masa injury time berakhir, pertandingan akan dilanjutkan ke babak tambahan 2 x 15 menit.

Akan tetapi di menit kedua injury time, Juventus dihukum penalti setelah Mehdi Benatia dinilai melakukan pelanggaran terhadap Vazquez. Tidak senang dengan keputusan itu, kapten Juventus Gianluigi Buffon melalukan protes yang berujung dikeluarkannya kiper berusia 40 tahun itu dari lapangan.

Pada akhirnya, Madrid mendapatkan penalti yang mampu dieksekusi dengan baik oleh Cristiano Ronaldo. Link Sbobet Resmi Meski kalah 1-3, namun Madrid tetap lolos ke semifinal karena unggul agregat 4-3 atas Juventus. Selepas laga, pemain-pemain Juventus yang berada di lapangan hingga yang ada di bench terlihat emosi, atas keputusan wasit yang memberikan mereka hukuman penalti.

“Itu jelas penalti. Orang-orang memberikan banyak perhatian atas sesuatu yang telah terjadi. Penalti jadi lebih banyak dibahas di Spanyol ketimbang di Italia. Kami telah menyakiti banyak orang setelah memastikan lolos ke semifinal dalam delapan musim beruntun. Kami membuat orang-orang iri kepada kami,” kata Vazquez mengutip dari Calciomercato, Rabu (18/4/2018).

Selanjutnya di semifinal, Madrid akan bersua Bayern Munich. Dalam delapan musim terakhir, ini merupakan pertemuan ketiga mereka di semifinal Liga Champions. Pada dua edisi sebelumnya, Bayern dan Madrid saling mengalahkan. Pada 2011-2012 Bayern yang unggul, sementara di musim 2013-2014 giliran Madrid yang melaju ke partai puncak setelah menang agregat 5-0.

De Gea Capai Kesepakatan dengan Madrid

De Gea Capai Kesepakatan dengan Madrid

3

Judi Tbsbet – Manchester United dilaporkan menyerah dalam usaha mempertahankan sang penjaga gawang andalan, David de Gea. Seperti diberitakan Don Balon, Rabu (18/4/2018), Man United akhirnya akan melepas De Gea ke Real Madrid pada bursa transfer musim panas 2018.

Untuk mendatangkan De Gea, Madrid akan memecahkan rekor transfer penjaga gawang. Los Blancos –julukan Madrid– akan menggelontorkan 100 juta euro atau sekira Rp1,7 triliun. De Gea sendiri merupakan target lama Madrid.

Sepeninggal Iker Casillas pada bursa transfer musim panas 2015, Madrid langsung membidik penjaga gawang berusia 27 tahun itu. Bahkan saat itu, kesepakatan antara Madrid dan Man United sudah tercapai. Selain memberikan sejumlah uang, Madrid juga akan memberikan sang penjaga gawang yakni Keylor Navas kepada Man United.

Bahkan di hari penutupan bursa transfer musim panas 2015, Navas sudah berada di bandara Kota Madrid untuk terbang ke Manchester. Akan tetapi, transfer De Gea dan Navas urung terjadi. Hal itu karena keterlambatan Man United dalam mengirimkan dokumen transfer De Gea.

Karena itu jelas, Madrid tak ingin kejadian serupa terulang kali ini. Demi merealisasikan transfer, Madrid langsung mendorong agen De Gea yakni Jorge Mendes. Dalam beberapa hari terakhir Mendes dilaporkan berada di Manchester untuk mempercepat terealisasinya transfer.

Tidak heran De Gea menjadi bidikan. Selain tampil apik di musim-musim sebelumnya, performa brilian juga ditampilkan eks penjaga gawang Atletico Madrid itu musim ini. Link Sbobet Resmi Dari 40 penampilan di semua kompetisi, De Gea telah mencatatkan 20 clean sheet.

Terkhusus di Liga Inggris, De Gea mencatatkan 16 clean sheet dari 33 pertandingan. Raihan 16 clean sheet merupakan yang terbanyak ketimbang penjaga gawang lain yang mentas di Liga Inggris musim ini.

Di Liga Inggris 2017-2018, Man United baru kemasukan 26 gol dari 33 penampilan. Minimnya gol yang masuk ke gawang Man United bisa dibilang berkat penampilan prima De Gea yang sejak 2016 berstatus sebagai kiper utama Tim Nasional (Timnas Spanyol). Satu hal yang pasti, kehadiran De Gea membuat Madrid berpotensi kembali meraih banyak gelarnya, layaknya di sepanjang 2017.

Mourinho Lakukan Rotasi Pemain di Laga Bournemouth vs Man United

Mourinho Lakukan Rotasi Pemain di Laga Bournemouth vs Man United

1

Agen CBo855 – Pelatih Manchester United, Jose Mourinho, akan melakukan rotasi pemain saat timnya bertandang ke markas Bournemouth di lanjutan pekan 35 Liga Inggris 2017-2018, Kamis 19 April 2018 dini hari WIB. Hal itu dilakukan Mou –sapaan akrab Mourinho– agar para pemain utamanya dalam kondisi bugar saat bersua Tottenham Hotspur di semifinal Piala FA, Sabtu 21 April 2018.

Selain mengistirahatkan pemain-pemain utama di laga kontra The Cherries –julukan Bournemouth, rotasi personel jadi salah satu cara Mourinho untuk mengetahui seberapa hebat pemain yang dimiliki. Bahkan Mourinho membuka peluang bagi pemain-pemain yang tampil apik di laga kontra Bournemouth, untuk turun di pertandingan versus Tottenham.

“Jika pemain yang saya turunkan di laga kontra Bournemouth tampil fenomenal, ia akan tampil di semifinal. Kata yang tepat bukan rotasi pemain. Ini merupakan peluang bagi beberapa pemain yang mencoba mendapatkan tempat di tim. Pemain yang tampil di laga kontra West Brom (akhir pekan lalu), mereka takkan tampil di laga nanti (versus Bournemouth),” kata Mourinho mengutip dari Sportsmole, Selasa (17/4/2018).

Hal itu berarti, laga melawan Bournemouth menjadi momentum unjuk gigi pemain-pemain pelapis yang sejatinya memiliki kualitas. Sebut saja Joel Pereira, Phil Jones, Scott McTominay, Anthony Martial dan Marcus Rashford.

Sebenarnya tidak mengherankan Mourinho memilih fokus di Piala FA ketimbang Liga Inggris. Link Sbobet Resmi Hal itu karena di Liga Inggris, Man United hampir aman untuk finis di posisi empat besar yang menggaransi tampil di Liga Champions 2017-2018. Saat ini mereka mengoleksi 71 angka, unggul 11 poin dari Chelsea di posisi lima.

Sementara itu, menjuarai Piala FA menjadi hal wajib bagi Man United. Sebab Piala FA jadi satu-satunya kesempatan bagi Man United untuk merebut trofi musim ini. Seperti yang sudah diutarakan di atas, Man United akan bertemu Tottenham dalam laga yang digelar di Stadion Wembley.

Meski Wembley merupakan markas Tim Nasional (Timnas) Inggris, stadion yang sempat dibangun ulang pada 2003 itu adalah kandang The Lilywhites –julukan Tottenham – musim ini. Karena itu, Man United bak tampil di kandang lawan pada laga nanti.

Meski begitu, Man United dapat mengambil inspirasi dari sang rival sekota, Manchester City. Pada Minggu 15 April 2018 dini hari WIB, Man City secara luar biasa mengalahkan Tottenham 3-1 di Stadion Wembley.

Atletico Lebih Diunggulkan ketimbang Arsenal, Diego Simeone Enggan Jemawa

Atletico Lebih Diunggulkan ketimbang Arsenal, Diego Simeone Enggan Jemawa

Agen Ioncasino – Upaya Atletico Madrid untuk bisa meraih kesuksesan di ajang Liga Eropa musim 2017-2018 harus menemui jalan berliku. Pasalnya pada babak semifinal, Atletico harus berjumpa dengan kandidat juara lainnya, yakni Arsenal.

Jika dilihat dari skuad yang bermaterikan kedua tim, Atletico memang sedikit lebih unggul ketimbang Arsenal. Akan tetapi fakta bahwa Arsenal memang memiliki pengalaman panjang di kompetisi Eropa membuat Atletico harus mewaspadai ancaman klub asal London Utara itu.

Bahkan pelatih Atletico, yakni Diego Simeone, dengan tegas menuntut anak-anak arahannya untuk tidak memandang remeh Arsenal. Simeone yakin pertandingan melawan Arsenal bukanlah laga yang mudah untuk dilewati oleh Atletico.

“Mereka adalah lawan dengan pengalaman di Eropa yang panjang. Skuad yang pada mereka miliki mempunyai pengalaman, dan mereka memiliki banyak pemain berkualitas,” ucap Simeone, seperti dikutip dari Marca, Selasa (17/4/2018).

“Mereka juga mempunyai seorang manajer yang sudah meraih banyak hal dalam karier kepelatihannya. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit bagi Atletico. Saya harap anak-anak untuk bisa fokus dalam dua pertandingan melawan mereka,” sambungnya.

Meski begitu, bukan berarti Simeone merasa Atletico silau dengan nama besar yang dimiliki oleh Arsenal. Link Sbobet Resmi Simeone menegaskan bahwa Antoine Griezmann dan kawan-kawan siap meladeni siapa pun lawan mereka di Liga Eropa musim ini.

“Kami harus kembali menunjukkan gairah dan keinginan untuk menang dan mencoba memperjuangkan apa yang ingin kami raih. Karena, ini adalah poin yang sangat penting pada musim ini dan kami akan sangat lapar gelar juara,” papar pelatih asal Argentina tersebut.

Pada prosesnya, Atletico mampu lolos ke babak semifinal Liga Eropa 2017-2018 dengan menjungkalkan wakil Portugal, Sporting Lisbon. Sementara Arsenal mampu menghajar wakil Rusia, CSKA Moskow, dengan kemenangan agregat 6-3.

De Bruyne Yakin Mohamed Salah Jadi Pemain Terbaik Liga Inggris

De Bruyne Yakin Mohamed Salah Jadi Pemain Terbaik Liga Inggris

1

Taruhan Bola – Gelandang Manchester City, Kevin De Bruyne mendukung Mohamed Salah (Liverpool) menjadi pemain terbaik Liga Inggris versi Asosiasi Pesepakbola Profesional (PFA). De Bruyne menilai, Salah layak memenangi penghargaan itu atas apa yang sudah dilakukan bersama Liverpool musim ini.

Pada akhir pekan lalu, PFA mengumumkan enam calon pemain terbaik Liga Inggris 2017-2018. Mereka ialah De Bruyne, David Silva dan Leroy Sane (Manchester City), Harry Kane (Tottenham Hotspur), David de Gea (Manchester United) dan juga Salah (Liverpool).

Dipilihnya enam nama di atas karena telah memberikan sumbangsih besar bagi klub masing-masing. Trio Silva, De Bruyne dan Sane membawa Man City menjuarai Liga Inggris 2017-2018. Sementara itu kontribusi Kane dan De Gea mengantarkan Tottenham dan Man United eksis di papan atas Liga Inggris.

Akan tetapi secara individu, Salah yang paling brilian ketimbang nama-nama di atas. Link Sbobet 2018 Winger berpaspor Mesir itu untuk sementara bercokol sebagai top skor Liga Inggris 2017-2018. Dari 32 penampilan di Liga Inggris 2017-2018, Salah mengemas 30 gol dan 10 assist.

“Saya pikir jika Anda bisa memilih pemain di luar rekan setim Anda, saya pikir Salah layak mendapatkannya (pemain terbaik Liga Inggris versi PFA). Mungkin, Salah akan memenangi gelar itu musim ini. Ia tampil luar biasa dengan mencetak banyak gol, sehingga sulit baginya untuk tidak memenangi trofi itu,” kata De Bruyne mengutip dari NBC Sport, Senin (16/4/2018).

Nantinya, keenam pesepakbola di atas akan dipilih pemain-pemain yang tergabung dalam 100 klub profesional Inggris. Pengumuman peraih trofi pemain terbaik Liga Inggris versi Asosiasi Pesepakbola Profesional akan diumumkan pada 23 April 2018 di Kota London.

Jika Salah menjadi yang terbaik, itu merupakan yang kedua diraih pemain Liverpool dalam lima musim terakhir. Terakhir kali Liverpool mengeluarkan sang pemain menjadi yang terbaik ialah pada 2013-2014.

Saat itu, Luis Suarez menjadi pemain terbaik setelah keluar sebagai top skor kompetisi dengan koleksi 31 gol. Meski Liverpool hanya finis di posisi dua, performa brilian yang ditampilkan membuat Suarez berhak meraih trofi tersebut.

Hughes: Kami Fokus pada Laga Lawan Chelsea

Hughes: Kami Fokus pada Laga Lawan Chelsea

1

Taruhan Bola – Pelatih Southampton, Mark Hughes, mengaku kalau tim asuhannya akan fokus pada laga melawan Chelsea dalam lanjutan pekan ke-34 Liga Inggris 2017-2018. Dalam laga yang akan dimainkan di St Mary’s Stadium, Sabtu (14/4/2018) itu, memiliki nilai penting bagi The Saints –julukan Southampton.

Laga yang digelar di hadapan pendukung Southampton tersebut akan memberi keuntungan tersendiri bagi tim tuan rumah. Pasalnya, Southampton membidik tiga angka guna mengamankan diri dari zona degradasi musim ini.

Hughes pun menekankan bahwa fokus anak-anak asuhnya telah tertuju pada pertandiangan itu. Meskipun Southampton baru saja menaglami kekalahan dari Arsenal pada pertandingan pekan lalu, tetapi pelatih berusia 54 tahun itu mengaku tetap siap menghadapi Chelsea.

“Pertandingan selanjutnya sangatlah penting, karena situasi kami saat ini. Kami tidak memandang terlalu jauh karena kami tidak bisa. Fokus utama kami saat ini ialah pertandingan melawan Chelsea yang akan mengetes kami,” ungkap Hughes, seperti yang diwartakan Sportsmole, Sabtu (14/4/2018).

Performa The Saints memang jauh dari kata sempurna musim ini. Bagaimana tidak, Southampton belum pernah lagi meraih kemenangan di kandang sendiri sejak akhir November 2017. Tim yang biasanya selalu menjadi kuda hitam di klasemen Liga Inggris itu, kini harus rela terjerembab di peringkat ke-18 klasemen sementara dengan koleksi 28 poin.

Laga melawan Chelsea memang terkesan berat bagi tim tuan rumah. Akan tetapi, melihat penampilan Chelsea yang juga tidak terlalu baik, tampaknya membuat Southampton memiliki kesempatan untuk mendapatkan tiga poin. Link Sbobet 2018 Terlebih lagi, tambahan tiga poin itu akan lebih berarti untuk The Saints karena akan membantu mereka lepas dari zona degradasi.

Pertemuan kedua tim pada laga kali ini juga akan menjadi semacam ajang pemanasan. Sebab kedua tim akan bertemu kembali pada babak semifinal Piala FA pada Minggu 22 April 2018 di Stamford Bridge. Dua tim dengan penampilan yang tidak konsisten itu akan mencoba untuk memenangkan laga tersebut, demi mempersembahkan trofi bagi pendukung mereka.

Liverpool Dinilai Cocok Hadapi Bayern Munich di Semifinal Liga Champions

Liverpool Dinilai Cocok Hadapi Bayern Munich di Semifinal Liga Champions

Agen Ioncasino – Pesepakbola legenda asal Inggris, Martin Keown, memberi penilaian soal lawan yang pas untuk dihadapi Liverpool di semifinal Liga Champions 2017-2018. Keown menilai, Liverpool akan melaju ke partai puncak jika bertemu Bayern di semifinal. Hal itu karena dua bek tengah Bayern tidak memiliki kecepatan, sehingga lini serang Liverpool dapat memanfaatkannya.

Setidaknya sejak 2014, Bayern memiliki duet bek tengah tangguh atas nama Mats Hummels dan Jerome Boateng. Sulit melewati keduanya baik dalam duel udara maupun bola-bola bawah. Akan tetapi, trio lini serang Liverpool yakni Mohamed Salah, Sadio Mane dan Roberto Firmino yang memiliki kecepatan di atas rata-rata dapat merepotkan Hummels dan Boateng.

Musim ini, kombinasi Mane, Salah dan Firmino sudah menghasilkan 79 gol bagi The Reds –julukan Liverpool. Salah jadi yang tertajam dengan koleksi 39 gol dari 44 pertandingan. Kombinasi tiga nama di atas memberikan kontribusi besar atas jauhnya laju Liverpool di Liga Champions musim ini.

Ambil contoh saat Liverpool menyingkirkan Manchester City di perempatfinal Liga Champions 2017-2018 dengan agregat 5-1. Dari lima gol yang dicetak, empat di antaranya diciptakan tiga trio di atas. Karena itu, Boateng dan Hummels dalam bahaya jika benar Die Roten –julukan Bayern– dipertemukan dengan Liverpool.

“Di pertahanan, Bayern memiliki Mats Hummels dan Jerome Boateng yang memiliki kekuatan, namun Anda bisa mengantisipasinya. Liverpool bisa mengeksploitasi kecepatan lini serang mereka untuk menghukum Bayer Munich,” kata Keown mengutip dari Daily Mail, Jumat (13/4/2018).

“Boateng memang memiliki kecepatan, namun ia rentan cedera dan itu dapat berdampak terhadap mobilitas dan kelincahannya di atas lapangan. Sementara itu Hummels tidak memiliki kecepatan. Kecepatan lini depan Liverpool sangat sempurna untuk dipertemukan dengan Bayern,” lanjut mantan bek andalan Arsenal itu.

Siapa lawan Liverpool di semifinal baru akan diketahui pada hari ini, Jumat (13/4/2018) mulai pukul 18.00 WIB. Link Sbobet 2018 Undian akan dilangsungkan di Kota Nyon, Swiss.

Sebelumnya, legenda Liverpool yakni Jamie Carragher berharap eks timnya bertemu AS Roma di semifinal. Hal itu karena dalam pandangannya, Roma memiliki level permainan di bawah dua kontestan semifinal lainnya, Bayern dan Real Madrid.

Fullback Madrid: Tak Ada Klub Unggulan di Semifinal Liga Champions

Fullback Madrid: Tak Ada Klub Unggulan di Semifinal Liga Champions

4

Agen Tembak Ikan – Fullback Real Madrid, Dani Carvajal, menyebut tak ada klub unggulan di semifinal Liga Champions 2017-2018. Carvajal menilai, Liga Champions merupakan kompetisi ketat sehingga klub kaya pengalaman pun tak memiliki jaminan untuk melaju jauh.

Semifinalis Liga Champions musim 2017-2018 selain Madrid ialah Liverpool, Bayern Munich dan AS Roma. Masing-masing klub sudah menunjukkan keunggulan mereka masing-masing di fase sebelumnya.

Bayern jadi klub dengan catatan paling bagus di Liga Champions musim ini. Dari 10 pertandingan, klub asuhan Jupp Heynckes itu mengemas delapan menang, satu imbang dan satu kalah. Sementara Liverpool, klub asuhan Jurgen Klopp belum merasakan yang namanya kekalahan dengan raihan enam menang dan empat imbang.

Roma? Meski sudah tiga kali kalah di Liga Champions musim ini, klub Ibu Kota Italia itu mampu mengalahkan klub-klub kuat, terutama di kandang sendiri yakni Stadion Olimpico. Roma sempat mengalahkan Chelsea 3-0 dan yang tergres ialah Barcelona yang disikat dengan skor serupa.

Bagaimana dengan Madrid sendiri? Tim asuhan Zinedine Zidane itu menunjukkan kelayakan mereka untuk meraih hattrick juara di Liga Champions. Hal itu setelah Madrid mengalahkan dua kandidat kampiun di fase knockout, yakni Paris Saint-Germain (PSG) dan Juventus.

Terkhusus menghadapi Juventus, Madrid butuh usaha ekstra meski sudah unggul 3-0 pada leg I. Keunggulan tersebut hampir gagal dimanfaatkan pada pertemuan kedua yang dilangsungkan di Santiago Bernabeu. Link Sbobet 2018 Hal itu karena Madrid sempat tertinggal 0-3, sebelum Cristiano Ronaldo mencetak gol via titik putih, sekaligus mengubah skor menjadi 1-3 dan membuat mereka lolos ke semifinal dengan keunggulan agregat 4-3.

“Tidak ada klub favorit di fase ini. Empat tim yang lolos ke semifinal memiliki peluang untuk juara. Karena itu, kami akan tampil maksimal untuk lolos ke Kiev (venue final Liga Champions),” kata Carvajal mengutip dari Daily Express, Jumat (13/4/2018).

Undian semifinal Liga Champions 2017-2018 akan dilangsungkan di Kota Nyon, Swiss, pada hari ini mulai pukul 18.00 WIB. Semua klub memiliki kesempatan untuk saling bertemu dan laga Madrid vs Bayern jadi yang paling diharapkan terjadi. Sebab dalam 10 musim terakhir, mereka sudah dua kali bertemu di semifinal, tepatnya pada musim 2011-2012 dan 2013-2014.