Cristian Gonzales, Mimpi Jadi Pelatih Timnas Dan Ambisi Terus Bermain Di Usia Senja

Cristian Gonzales, Mimpi Jadi Pelatih Timnas Dan Ambisi Terus Bermain Di Usia Senja

2

Situs Judi Casino – PSSI terus berupaya meningkatkan kompetensi pelatih nasional dengan menyelenggarakan program kursus pelatih sepanjang tahun 2018. Kali ini kursus untuk lisensi C digelar PSSI mulai 5-17 Februari.

Menariknya ada satu nama yang mengikuti kursus lisensi yang digelar di National Youth Training Center Sawangan, Depok. Ya sosok itu adalah Cristian Gonzales. Pemain yang akrab disapa El Loco itu mulai memikirkan masa depannya ketika nanti memutuskan pensiun.

Langkah El Loco ini sebagai antisipasi saat nanti dirinya tidak bermain lagi. Apalagi pemain naturalisasi Uruguay ini juga sempat ditunjuk oleh Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi sebagai asisten pelatih di timnas U-19. Namun untuk menjadi asisten pelatih Timnas U-19 ia harus memenuhi sayarat memiliki lisensi C.
Masih belum putuskan gantung sepatu

Gonzales menyadari keputusannya mengambil lisensi kepelatihan adalah demi masa depannya. Jika sudah gantung sepatu, pesepakbola berusia 41 tahun itu memiliki keinginan menjadi pelatih.

“Sekarang tiba di sini untuk mungkin bisa berubah ke depan setelah pensiun dari bola dan konsentrasi sebagai pelatih. Jadi saya datang ke sini untuk sekaligus belajar sedikit sebagai pelatih,” ujarnya.

Langkah yang dilakukan Gonzales sendiri sejatinya dibilang terlambat. Mengingat di usia 41 tahun seharusnya ia sudah menjadi pelatih namun hingga kini ia masih bermain sebagai pemain profesional. Link Sbobet Resmi Gonzales sendiri menilai keterlambatan ini juga karena dirinya fokus bermain.

“Salah satunya itu karena masalah waktu, dan saya juga harus meminta izin dulu kepada Madura. Tapi sekarang saya datang ke sini untuk mencoba, bagaimana beralih karier sebagai pelatih karena saya sampai sekarang masih aktif bermain sepakbola,” sambungnya.

Meski sedang menjalani kursus kepelatihan, Gonzales mengaku belum berniat pensiun. Mantan bintang Arema FC ini hanya ingin mencoba, sambil memikirkan masa depannya kelak.

“PSSI masih percaya sama saya untuk bisa ambil U-19. Tapi bukan tujuan saya untuk datang jadi pelatih karena saya dulu tidak terlalu tertarik untuk bisa jadi pelatih, tetapi karena sekarang kesempatan datang untuk masa depan dan saya mulai mencoba,” tutupnya.

Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *